Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jabatan Simbolis atau Ancaman Toleransi?

Udex MundzirUdex Mundzir10 Desember 2024 Editorial
dampak jabatan utusan khusus presiden
Apakah Jabatan Ini Hanya Simbolis atau Justru Menjadi Ancaman bagi Keberlangsungan Toleransi?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Utusan Khusus Presiden adalah jabatan yang seharusnya mendukung harmoni dan keberagaman. Namun, penunjukan Miftah sebagai Utusan Khusus untuk isu toleransi dan dialog antaragama memunculkan kontroversi. Kritik datang bukan hanya dari sisi efektivitas jabatan ini, tetapi juga karena kehadiran Miftah dianggap mengganggu suasana toleransi beragama, terutama di kalangan umat Islam sendiri.

Menurut laporan Suara.com, beberapa pihak menduga bahwa jabatan ini lebih bertujuan sebagai balas jasa politik daripada kebutuhan riil. Miftah, yang dikenal sebagai tokoh publik dan pendakwah, memiliki kedekatan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Hal ini memunculkan kecurigaan bahwa pengangkatannya lebih didasarkan pada hubungan politik daripada pertimbangan strategis.

Namun, masalah yang lebih mendalam adalah dampaknya terhadap umat Islam, yang seharusnya menjadi salah satu kelompok utama yang merasakan manfaat dari kebijakan toleransi. Sosok Miftah tidak sepenuhnya diterima oleh sebagian besar umat Islam karena pandangan dan pendekatannya yang kerap kontroversial. Hal ini justru memicu resistensi dan memperkeruh dialog antarumat beragama yang seharusnya didorong.

Baca Juga:
  • War Ticket: Ilusi Akses Setara
  • MBG dan Risiko Cobra Effect
  • Revisi Dam: Ibadah atau Administrasi?
  • Warisan Masalah Era Jokowi

Dari sisi politik, keputusan ini menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah. Penunjukan tanpa kajian mendalam dapat melemahkan kredibilitas negara dalam mengelola isu-isu sensitif seperti toleransi agama. Dalam praktiknya, toleransi tidak hanya membutuhkan figur populer, tetapi juga kemampuan untuk menjadi jembatan yang diterima semua pihak. Sayangnya, dalam kasus ini, Miftah justru dipandang sebagai sosok yang memecah belah.

Aspek sosial dan budaya memperlihatkan tantangan besar. Isu toleransi agama di Indonesia memerlukan pendekatan yang hati-hati, terutama karena sensitivitasnya di tengah pluralisme bangsa. Jika sosok yang ditunjuk tidak mampu membangun rasa percaya dan harmoni, maka upaya toleransi bisa berbalik menjadi sumber konflik baru.

Artikel Terkait:
  • Tantangan Representasi atau Simbolisme?
  • Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan
  • Refleksi Kemenangan dan Kekalahan dalam Pilkada 2024
  • Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Solusi yang dapat ditawarkan adalah mengevaluasi penunjukan Miftah dan memastikan bahwa jabatan ini dipegang oleh figur yang benar-benar mampu meredakan ketegangan dan membangun dialog inklusif. Pemerintah perlu transparan dalam menentukan kriteria dan indikator keberhasilan utusan khusus agar publik melihat manfaatnya secara nyata. Jika keberadaan jabatan ini justru menjadi beban politik dan sosial, maka penghapusan jabatan tersebut adalah langkah yang lebih bijak.

Akhirnya, penunjukan Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden lebih banyak menimbulkan polemik daripada manfaat. Pemerintah harus mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok, terutama dalam isu sensitif seperti toleransi beragama.

Jangan Lewatkan:
  • Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik
  • Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban
  • Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan
  • Ketika Putra Mahkota Solo ‘Menyesal’ Bergabung dengan Republik
Kritik Sosial Miftah Toleransi Beragama utusan khusus presiden
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleZulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun
Next Article BPOM Terbitkan Izin Edar untuk Dua Obat Kanker Baru

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Panduan Berkunjung ke Klinik IMC

Daily Tips Assyifa

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Hasil Pilkada Jakarta Dua Putaran Ditepis KPU

Kroscek Silva

Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Bisnis Assyifa

Mengelola WhatsApp Channel, Panduan Lengkap untuk Kesuksesan dalam Komunikasi Bisnis

Techno Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi