Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS

Lobi dilakukan agar produk garmen berbahan kapas AS bisa masuk pasar AS tanpa hambatan tarif.
ErickaEricka4 Mei 2025 Ekonomi
negosiasi tarif ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat
Ilustrasuli ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengupayakan negosiasi penting dengan pemerintah Amerika Serikat untuk membebaskan tarif impor atas produk garmen asal Indonesia.

Usulan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri tekstil dalam negeri di pasar global yang sangat kompetitif.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan Wakil Presiden National Cotton Council (NCC) Amerika Serikat, Robbie Minnich, untuk menyampaikan gagasan kemitraan dagang yang saling menguntungkan.

Dalam skema yang diusulkan, produk garmen Indonesia yang menggunakan kapas olahan dari AS diharapkan bisa dikenakan tarif rendah, bahkan dibebaskan sepenuhnya dari bea masuk.

Baca Juga:
  • Transaksi QRIS UMKM di Malang Tembus Rp 5 Triliun
  • Presiden Prabowo Pastikan BHR Ojol 2025, Besaran Ditentukan Aplikator
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
  • Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex

“Syukur-syukur bisa 0 persen,” ujar Anindya dalam pernyataan resmi pada Ahad (4/5/2025).

Ia menambahkan bahwa lobi ini juga ditujukan kepada kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), agar skema tersebut mendapat dukungan kebijakan dari pihak otoritas perdagangan negeri Paman Sam.

Meski optimistis, Anindya mengakui bahwa tantangan tetap ada, mengingat kapas Amerika juga bersaing dengan komoditas serupa dari Cina dan Brasil.

Namun, ia menilai pertemuan tersebut berlangsung positif dan membuka ruang dialog kebijakan perdagangan yang konstruktif.

Artikel Terkait:
  • Mendag Sebut Distributor Penyebab Harga MinyaKita Mahal
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Terungkap, Pemilik Modal di Balik Hibisc Fantasy Puncak
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun

“Saya rasa meeting-nya sangat baik. Ini pertemuan yang berdampingan dengan pemerintah dan berfokus kepada kebijakan tarif, yang kami yakin pasti ada solusinya,” katanya.

Kadin berharap, jika skema ini berhasil diterapkan, maka industri garmen dalam negeri akan mengalami lonjakan kinerja. Manfaatnya tidak hanya pada peningkatan ekspor, tetapi juga menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi jutaan buruh tekstil di tanah air.

Saat ini, ekspor Indonesia tercatat mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per bulan. Dengan insentif tarif yang kompetitif, peluang peningkatan ekspor produk tekstil, alas kaki, hingga elektronik ke pasar AS diyakini akan semakin besar dan lebih seimbang secara neraca perdagangan.

Langkah Kadin ini mencerminkan strategi diplomasi dagang yang berpihak pada industri nasional dan membuka potensi kolaborasi internasional berbasis kebutuhan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Wacana Zakat Biayai Program MBG, DPR: Tetap Utamakan APBN
  • Airlangga Bantah AS Singgung Barang Bajakan Mangga Dua
  • Indonesia Butuh Rp 13 Ribu T untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
Ekspor Garmen Industri Tekstil Kadin Indonesia Perdagangan Internasional Tarif Impor AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE
Next Article Prabowo Rancang Perkampungan Indonesia Dekat Masjidil Haram

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi