Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS

Lobi dilakukan agar produk garmen berbahan kapas AS bisa masuk pasar AS tanpa hambatan tarif.
ErickaEricka4 Mei 2025 Ekonomi
negosiasi tarif ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat
Ilustrasuli ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengupayakan negosiasi penting dengan pemerintah Amerika Serikat untuk membebaskan tarif impor atas produk garmen asal Indonesia.

Usulan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri tekstil dalam negeri di pasar global yang sangat kompetitif.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan Wakil Presiden National Cotton Council (NCC) Amerika Serikat, Robbie Minnich, untuk menyampaikan gagasan kemitraan dagang yang saling menguntungkan.

Dalam skema yang diusulkan, produk garmen Indonesia yang menggunakan kapas olahan dari AS diharapkan bisa dikenakan tarif rendah, bahkan dibebaskan sepenuhnya dari bea masuk.

Baca Juga:
  • Diskon 70% untuk 6 Bahan Pokok Selama Nataru
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global
  • Menabung Tak Cukup di Era Sekarang
  • Sepekan Terakhir, Bursa Efek Indonesia Catatkan Transaksi Saham Melambat

“Syukur-syukur bisa 0 persen,” ujar Anindya dalam pernyataan resmi pada Ahad (4/5/2025).

Ia menambahkan bahwa lobi ini juga ditujukan kepada kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), agar skema tersebut mendapat dukungan kebijakan dari pihak otoritas perdagangan negeri Paman Sam.

Meski optimistis, Anindya mengakui bahwa tantangan tetap ada, mengingat kapas Amerika juga bersaing dengan komoditas serupa dari Cina dan Brasil.

Namun, ia menilai pertemuan tersebut berlangsung positif dan membuka ruang dialog kebijakan perdagangan yang konstruktif.

Artikel Terkait:
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
  • DPR Tolak Rencana Pajak Toko Online, Sebut Bebani UMKM di Tengah Krisis
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi

“Saya rasa meeting-nya sangat baik. Ini pertemuan yang berdampingan dengan pemerintah dan berfokus kepada kebijakan tarif, yang kami yakin pasti ada solusinya,” katanya.

Kadin berharap, jika skema ini berhasil diterapkan, maka industri garmen dalam negeri akan mengalami lonjakan kinerja. Manfaatnya tidak hanya pada peningkatan ekspor, tetapi juga menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi jutaan buruh tekstil di tanah air.

Saat ini, ekspor Indonesia tercatat mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per bulan. Dengan insentif tarif yang kompetitif, peluang peningkatan ekspor produk tekstil, alas kaki, hingga elektronik ke pasar AS diyakini akan semakin besar dan lebih seimbang secara neraca perdagangan.

Langkah Kadin ini mencerminkan strategi diplomasi dagang yang berpihak pada industri nasional dan membuka potensi kolaborasi internasional berbasis kebutuhan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • 9,3 Ton Tuna Asal Padang Diekspor ke Uni Emirat Arab
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet
  • Pemerintah Atur Harga LPG 3 Kg di Pengecer Agar Tak Mahal
Ekspor Garmen Industri Tekstil Kadin Indonesia Perdagangan Internasional Tarif Impor AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE
Next Article Prabowo Rancang Perkampungan Indonesia Dekat Masjidil Haram

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi

Lebih 12 Persen Tidak Mau Andi Harun Jadi Wali Kota!

Editorial Udex Mundzir

Menyusuri Heningnya Hutan Bambu Arashiyama

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi