Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS

Lobi dilakukan agar produk garmen berbahan kapas AS bisa masuk pasar AS tanpa hambatan tarif.
ErickaEricka4 Mei 2025 Ekonomi
negosiasi tarif ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat
Ilustrasuli ekspor garmen Indonesia ke Amerika Serikat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengupayakan negosiasi penting dengan pemerintah Amerika Serikat untuk membebaskan tarif impor atas produk garmen asal Indonesia.

Usulan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri tekstil dalam negeri di pasar global yang sangat kompetitif.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan Wakil Presiden National Cotton Council (NCC) Amerika Serikat, Robbie Minnich, untuk menyampaikan gagasan kemitraan dagang yang saling menguntungkan.

Dalam skema yang diusulkan, produk garmen Indonesia yang menggunakan kapas olahan dari AS diharapkan bisa dikenakan tarif rendah, bahkan dibebaskan sepenuhnya dari bea masuk.

Baca Juga:
  • Ramal Akan ada Bencana Global Gegara AS
  • Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar
  • Pengenaan Pajak Ekspor Komoditas Nikel Masih Dibahas

“Syukur-syukur bisa 0 persen,” ujar Anindya dalam pernyataan resmi pada Ahad (4/5/2025).

Ia menambahkan bahwa lobi ini juga ditujukan kepada kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), agar skema tersebut mendapat dukungan kebijakan dari pihak otoritas perdagangan negeri Paman Sam.

Meski optimistis, Anindya mengakui bahwa tantangan tetap ada, mengingat kapas Amerika juga bersaing dengan komoditas serupa dari Cina dan Brasil.

Namun, ia menilai pertemuan tersebut berlangsung positif dan membuka ruang dialog kebijakan perdagangan yang konstruktif.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan
  • Kapolri dan Panglima TNI Tanam Jagung, Luncurkan Gugus Tugas Ketahanan Pangan

“Saya rasa meeting-nya sangat baik. Ini pertemuan yang berdampingan dengan pemerintah dan berfokus kepada kebijakan tarif, yang kami yakin pasti ada solusinya,” katanya.

Kadin berharap, jika skema ini berhasil diterapkan, maka industri garmen dalam negeri akan mengalami lonjakan kinerja. Manfaatnya tidak hanya pada peningkatan ekspor, tetapi juga menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi jutaan buruh tekstil di tanah air.

Saat ini, ekspor Indonesia tercatat mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per bulan. Dengan insentif tarif yang kompetitif, peluang peningkatan ekspor produk tekstil, alas kaki, hingga elektronik ke pasar AS diyakini akan semakin besar dan lebih seimbang secara neraca perdagangan.

Langkah Kadin ini mencerminkan strategi diplomasi dagang yang berpihak pada industri nasional dan membuka potensi kolaborasi internasional berbasis kebutuhan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Avanza Kuasai Puncak Penjualan Mobil Indonesia, Brio Tersingkir
  • Bapanas Dorong Penggunaan Bibit Padi Unggul untuk Swasembada Pangan
  • Belajar dari UEA, Prabowo Ingin Besarkan INA
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi
Ekspor Garmen Industri Tekstil Kadin Indonesia Perdagangan Internasional Tarif Impor AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE
Next Article Prabowo Rancang Perkampungan Indonesia Dekat Masjidil Haram

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi