Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bapanas Dorong Penggunaan Bibit Padi Unggul untuk Swasembada Pangan

Melalui optimalisasi penggunaan benih padi unggul dapat turut melejitkan produktivitas beras nasional,
Alfi SalamahAlfi Salamah3 November 2024 Ekonomi 696 Views
Penggunaan bibit padi unggul
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (ketiga kiri) dalam panen padi di lahan yang dikelola PT Sang Hyang Seri (SHS) dan ID FOOD di Subang, Jawa Barat. (Bapenas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Guna mencapai swasembada pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong penggunaan bibit padi unggul di kalangan petani. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyebut langkah ini penting untuk meningkatkan produktivitas beras nasional, yang pada akhirnya mengurangi ketergantungan impor. Hal ini disampaikan Arief pada Ahad (3/11/2024).

Menurut Arief, optimalisasi penggunaan benih padi unggul bisa mempercepat peningkatan hasil panen. “Melalui optimalisasi penggunaan benih padi unggul dapat turut melejitkan produktivitas beras nasional,” kata Arief.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan pusat pembenihan padi unggul dapat memperkuat target swasembada pangan. Salah satu pusat pembenihan yang diunggulkan adalah SHS di Subang, dengan lahan 3.200 hektare. Pusat ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dalam negeri secara signifikan.

“Dengan benih padi terbaik yang ditanam oleh petani, maka dapat menentukan skala produktivitas saat panen nantinya. Target swasembada pangan pun semakin cepat tercapai,” tambah Arief.

Baca Juga:
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal

Penggunaan benih unggul dari pusat pembenihan tersebut diharapkan mampu mencapai produktivitas panen hingga 7-8 ton per hektare. Arief optimis, peningkatan ini bisa mendongkrak produksi nasional hingga 20 persen, sehingga impor beras dapat ditekan.

“Jika semakin banyak petani menanam dengan benih dari sini, dapat bantu melejitkan produksi nasional sampai 20 persen. Impor pun bisa kita hindari,” jelasnya.

Arief menambahkan, pemerintah turut mengupayakan penyerapan hasil panen oleh Bulog guna menjaga stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa produktivitas padi nasional pada 2023 mencapai 52,85 kuintal per hektare, naik dari 51,28 kuintal pada 2020. Dengan eskalasi produksi ini, ia menekankan pentingnya standby buyer seperti Bulog untuk menyerap hasil panen dan menjaga stabilitas harga beras.

“Tentunya dengan adanya eskalasi produksi yang progresif tersebut, harus ada standby buyer untuk membantu penyerapannya,” ungkap Arief.

Artikel Terkait:
  • Diskon Listrik 50 Persen Kembali Diberlakukan Mulai 1 Juni 2025
  • Pertamina Bantah LPG 3 Kg Pink Gantikan Gas Melon
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Pertambangan Kaltim Menguat: Pertumbuhan 5,74% di Akhir Tahun 2022

Selain itu, Bapanas memastikan bahwa stok CPP digunakan untuk mendukung program intervensi pangan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diluncurkan awal 2025.

Arief menyebut penyerapan beras Bulog menunjukkan progres positif. Per Oktober 2024, pengadaan beras domestik Bulog mencapai 1,084 juta ton, naik 34,15 persen dibanding periode yang sama dua tahun terakhir. Pada periode Januari-Oktober 2022, tercatat 808 ribu ton, sementara pada 2023 mencapai 895 ribu ton.

Pemerintah juga masih melanjutkan distribusi bantuan pangan beras tahap ketiga hingga Desember 2024. Program ini menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, dengan setiap KPM menerima 10 kg beras. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Jangan Lewatkan:
  • DPR Kritik Harga Beras Lokal Naik Saat Pasar Dunia Turun
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji
  • LPG 3 Kg Tak Lagi Dijual Pengecer, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia
Arief Prasetyo Adi Badan Pangan Nasional Bibit padi unggul
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Serukan Peran Ormas dalam Pilkada 2024
Next Article Debat Pilkada Kaltim Diwarnai Ketegangan antara Hadi Mulyadi dan Moderator

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD

Happy Dexpert Corp

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi