Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bapanas Dorong Penggunaan Bibit Padi Unggul untuk Swasembada Pangan

Melalui optimalisasi penggunaan benih padi unggul dapat turut melejitkan produktivitas beras nasional,
Alfi SalamahAlfi Salamah3 November 2024 Ekonomi 693 Views
Penggunaan bibit padi unggul
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (ketiga kiri) dalam panen padi di lahan yang dikelola PT Sang Hyang Seri (SHS) dan ID FOOD di Subang, Jawa Barat. (Bapenas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Guna mencapai swasembada pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong penggunaan bibit padi unggul di kalangan petani. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyebut langkah ini penting untuk meningkatkan produktivitas beras nasional, yang pada akhirnya mengurangi ketergantungan impor. Hal ini disampaikan Arief pada Ahad (3/11/2024).

Menurut Arief, optimalisasi penggunaan benih padi unggul bisa mempercepat peningkatan hasil panen. “Melalui optimalisasi penggunaan benih padi unggul dapat turut melejitkan produktivitas beras nasional,” kata Arief.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan pusat pembenihan padi unggul dapat memperkuat target swasembada pangan. Salah satu pusat pembenihan yang diunggulkan adalah SHS di Subang, dengan lahan 3.200 hektare. Pusat ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dalam negeri secara signifikan.

“Dengan benih padi terbaik yang ditanam oleh petani, maka dapat menentukan skala produktivitas saat panen nantinya. Target swasembada pangan pun semakin cepat tercapai,” tambah Arief.

Baca Juga:
  • Menko Airlangga Optimistis, Tapi 12 Ribu Buruh Sritex Kena PHK
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi
  • Korea Selatan Suntik Investasi Baru Rp28,6 Triliun ke Indonesia
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat

Penggunaan benih unggul dari pusat pembenihan tersebut diharapkan mampu mencapai produktivitas panen hingga 7-8 ton per hektare. Arief optimis, peningkatan ini bisa mendongkrak produksi nasional hingga 20 persen, sehingga impor beras dapat ditekan.

“Jika semakin banyak petani menanam dengan benih dari sini, dapat bantu melejitkan produksi nasional sampai 20 persen. Impor pun bisa kita hindari,” jelasnya.

Arief menambahkan, pemerintah turut mengupayakan penyerapan hasil panen oleh Bulog guna menjaga stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa produktivitas padi nasional pada 2023 mencapai 52,85 kuintal per hektare, naik dari 51,28 kuintal pada 2020. Dengan eskalasi produksi ini, ia menekankan pentingnya standby buyer seperti Bulog untuk menyerap hasil panen dan menjaga stabilitas harga beras.

“Tentunya dengan adanya eskalasi produksi yang progresif tersebut, harus ada standby buyer untuk membantu penyerapannya,” ungkap Arief.

Artikel Terkait:
  • Daftar 10 Terkaya Pejabat RI: Menteri dan Bupati Termasuk
  • Utang Menggunung, WIKA Rugi Rp1,6 Triliun di Semester I 2025
  • Tok! Pengecer LPG 3 Kg Boleh Jualan Lagi Mulai Hari Ini
  • Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025

Selain itu, Bapanas memastikan bahwa stok CPP digunakan untuk mendukung program intervensi pangan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diluncurkan awal 2025.

Arief menyebut penyerapan beras Bulog menunjukkan progres positif. Per Oktober 2024, pengadaan beras domestik Bulog mencapai 1,084 juta ton, naik 34,15 persen dibanding periode yang sama dua tahun terakhir. Pada periode Januari-Oktober 2022, tercatat 808 ribu ton, sementara pada 2023 mencapai 895 ribu ton.

Pemerintah juga masih melanjutkan distribusi bantuan pangan beras tahap ketiga hingga Desember 2024. Program ini menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, dengan setiap KPM menerima 10 kg beras. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Jangan Lewatkan:
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta
  • BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital
Arief Prasetyo Adi Badan Pangan Nasional Bibit padi unggul
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Serukan Peran Ormas dalam Pilkada 2024
Next Article Debat Pilkada Kaltim Diwarnai Ketegangan antara Hadi Mulyadi dan Moderator

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Opini Alfi Salamah

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi