Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 30 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual

Langkah strategis Bukalapak untuk transformasi bisnis memprioritaskan penjualan token listrik, pulsa, dan paket data.
AssyifaAssyifa8 Januari 2025 Ekonomi
Penutupan Produk Fisik Bukalapak
Bukalapak Menghentikan Penjualan Produk Fisik dan Beralih Fokus pada Produk Virtual (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi mengumumkan akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di platform marketplace mereka. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk fokus pada penjualan produk virtual, seperti token listrik, pulsa, paket data, dan layanan sejenis lainnya.

“Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di Marketplace Bukalapak,” ungkap manajemen Bukalapak dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui blog perusahaan, Rabu (8/1/2025).

Keputusan ini akan berdampak langsung pada usaha para pelapak di platform tersebut. Namun, Bukalapak berkomitmen membantu pelapak menjalani transisi dengan menyediakan panduan dan langkah-langkah yang diperlukan.

Manajemen menyebutkan bahwa 9 Februari 2025 pukul 23:59 WIB akan menjadi batas akhir pembeli dapat memesan produk fisik. Sementara itu, fitur penambahan produk baru akan dinonaktifkan mulai 1 Februari 2025.

Baca Juga:
  • AS Kritik Sertifikasi Halal Indonesia: Dinilai Mahal dan Tak Transparan
  • Diskon Listrik 50 Persen Kembali Diberlakukan Mulai 1 Juni 2025
  • Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data
  • Blokir Rekening Nganggur Dinilai Gegabah, DPR Siap Panggil PPATK

“Kami menyarankan kepada pelapak untuk menyelesaikan pengelolaan pesanan yang masuk sebelum tanggal akhir operasional marketplace untuk menghindari pembatalan otomatis,” tambah pernyataan tersebut.

Pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 pukul 23:59 WIB akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem, dan dana dari pesanan yang dibatalkan akan dikembalikan melalui BukaDompet.

Untuk memastikan kelancaran transisi, Bukalapak mengarahkan pelapak yang memiliki saldo atau pengembalian dana agar segera menyelesaikan proses administrasi. Proses pencairan dana di luar tanggal operasional dapat dilakukan melalui email ke layanan pelanggan di BukaBantuan.

Artikel Terkait:
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
  • Utang Indonesia Membengkak, Bank Dunia Proyeksi Rasio Sentuh 41 Persen
  • Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

“Kami berkomitmen untuk mendukung seluruh pengguna Bukalapak selama masa transisi ini,” lanjut pernyataan resmi perusahaan.

Keputusan ini menandai fokus baru Bukalapak dalam memperkuat layanan di segmen produk virtual. Dengan perubahan ini, Bukalapak berharap dapat lebih kompetitif di pasar digital dan mendukung pelanggan melalui layanan yang lebih spesifik dan terintegrasi.

Jangan Lewatkan:
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • OJK Tegaskan Investasi Saham Bukan Judi, Ini Alasannya
  • Pemerintah Atur Harga LPG 3 Kg di Pengecer Agar Tak Mahal
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900
Bukalapak Marketplace Penjualan Virtual Produk Fisik Transportasi Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWujudkan Indonesia Emas dengan Pendidikan Berkualitas
Next Article Tim Transisi Pramono-Rano Diumumkan Usai Penetapan KPU

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Vasektomi Bukan Jawaban Kemiskinan

Opini Udex Mundzir

PKS dan Strategi Politik yang Memukul Balik

Editorial Udex Mundzir

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi