Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual

Langkah strategis Bukalapak untuk transformasi bisnis memprioritaskan penjualan token listrik, pulsa, dan paket data.
AssyifaAssyifa8 Januari 2025 Ekonomi
Penutupan Produk Fisik Bukalapak
Bukalapak Menghentikan Penjualan Produk Fisik dan Beralih Fokus pada Produk Virtual (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi mengumumkan akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di platform marketplace mereka. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk fokus pada penjualan produk virtual, seperti token listrik, pulsa, paket data, dan layanan sejenis lainnya.

“Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di Marketplace Bukalapak,” ungkap manajemen Bukalapak dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui blog perusahaan, Rabu (8/1/2025).

Keputusan ini akan berdampak langsung pada usaha para pelapak di platform tersebut. Namun, Bukalapak berkomitmen membantu pelapak menjalani transisi dengan menyediakan panduan dan langkah-langkah yang diperlukan.

Manajemen menyebutkan bahwa 9 Februari 2025 pukul 23:59 WIB akan menjadi batas akhir pembeli dapat memesan produk fisik. Sementara itu, fitur penambahan produk baru akan dinonaktifkan mulai 1 Februari 2025.

Baca Juga:
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • 5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan
  • OJK Tegaskan Investasi Saham Bukan Judi, Ini Alasannya
  • Tiga Ruas Tol Gratis Selama Mudik Lebaran 2025

“Kami menyarankan kepada pelapak untuk menyelesaikan pengelolaan pesanan yang masuk sebelum tanggal akhir operasional marketplace untuk menghindari pembatalan otomatis,” tambah pernyataan tersebut.

Pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 pukul 23:59 WIB akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem, dan dana dari pesanan yang dibatalkan akan dikembalikan melalui BukaDompet.

Untuk memastikan kelancaran transisi, Bukalapak mengarahkan pelapak yang memiliki saldo atau pengembalian dana agar segera menyelesaikan proses administrasi. Proses pencairan dana di luar tanggal operasional dapat dilakukan melalui email ke layanan pelanggan di BukaBantuan.

Artikel Terkait:
  • JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis China
  • Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Melebihi Ekspektasi di Kuartal I 2023
  • DPR Dukung Pembubaran Satgas Saber Pungli Demi Efisiensi
  • Pertamina Bantah LPG 3 Kg Pink Gantikan Gas Melon

“Kami berkomitmen untuk mendukung seluruh pengguna Bukalapak selama masa transisi ini,” lanjut pernyataan resmi perusahaan.

Keputusan ini menandai fokus baru Bukalapak dalam memperkuat layanan di segmen produk virtual. Dengan perubahan ini, Bukalapak berharap dapat lebih kompetitif di pasar digital dan mendukung pelanggan melalui layanan yang lebih spesifik dan terintegrasi.

Jangan Lewatkan:
  • Banggar: Prabowo Tak Bisa Serta Merta Turunkan PPN
  • Ramal Akan ada Bencana Global Gegara AS
  • Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Hapus Pembebasan PPN, Ini kata Bu Sri Mulyani!
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
Bukalapak Marketplace Penjualan Virtual Produk Fisik Transportasi Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWujudkan Indonesia Emas dengan Pendidikan Berkualitas
Next Article Tim Transisi Pramono-Rano Diumumkan Usai Penetapan KPU

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Pentingnya Self-Care dan Cara Menjaganya

Opini Alfi Salamah

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Argumen Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi