Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ikan Sapu-Sapu dan Krisis Sunyi

Xiaomi Smart Camera C400

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Saat makanan jadi konten dan eksistensi, rasa tak lagi cukup yang penting, layak diunggah dan diburu ramai-ramai.
Alfi SalamahAlfi Salamah20 Januari 2026 Food
Kuliner viral 2026
Ilustrasi Kuliner kekinian (IST)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Setiap tahun punya tren makanannya sendiri. Dari cheese tea hingga croffle, dari dalgona kopi hingga es kepal Milo, kita telah menyaksikan betapa makanan bukan hanya soal rasa, tapi juga gaya hidup. Dan di tahun 2026, fenomena ini makin tak terbendung.

Makanan kekinian kini hadir dengan satu tujuan utama: viral di media sosial. Muncul tren kuliner yang tidak hanya harus enak, tapi juga unik, estetik, dan “Instagrammable”. Dalam era TikTok dan Reels, makanan yang layak tampil di kamera sering kali lebih laku daripada yang sekadar lezat.

Tren Makanan Paling Viral 2026

Beberapa makanan kekinian yang merajai linimasa tahun ini:

  1. Es Krim Nasi Uduk, paduan es krim rasa gurih-rempah yang sempat dianggap “aneh”, kini justru viral karena unik dan lokal.
  2. Toast Pelangi Lava Keju, roti panggang dengan lelehan keju warna-warni yang menggoda mata dan kamera.
  3. Sate Mochi Bakar, varian mochi gurih-manis dibakar di atas arang, disajikan dengan bumbu kacang kekinian.
  4. Minuman Susu + Jelly Fanta, kombinasi warna ngejreng yang muncul dari tren “childhood drinks revamp”.
  5. Martabak Mini Pizza, topping ala western di martabak telur mini, laku keras di food court dan TikTok.

Semua ini punya satu benang merah: unik, mencolok, dan bisa divideo dalam 15 detik. Rasa bisa menyusul, yang penting tampilannya menarik.

Kuliner = Konten = Komoditas

Tak bisa dimungkiri, makanan kini bukan sekadar konsumsi, tapi juga konten dan komoditas visual. Banyak UMKM kuliner yang merancang produknya untuk tampil keren di kamera, bukan hanya di lidah.

Baca Juga:
  • Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas
  • Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa
  • Rahasia Membuat Kentang Goreng Tetap Sehat
  • Kreasi Lezat dari Tape Bandung yang Bikin Nagih

Fenomena ini menciptakan peluang luar biasa di sektor ekonomi kreatif. Brand-brand kecil bisa viral hanya dengan satu video FYP. Contohnya, penjual “Ramen Es Krim” di Cirebon yang naik 800% pesanan setelah videonya ditonton 4 juta kali.

Namun, ini juga membawa tantangan:

  • Ketergantungan pada algoritma membuat bisnis tidak stabil.
  • Muncul produk yang “gimmick” saja tanpa kualitas rasa jangka panjang.
  • Lonjakan harga bahan baku tertentu akibat satu tren viral.

Artinya, meski menyenangkan dan profitable, tren makanan kekinian bisa menjadi ekosistem yang tidak sehat jika tak dikendalikan.

Budaya Konsumsi yang Bergeser

Makanan viral mencerminkan pergeseran budaya konsumsi: dari fungsi (makan untuk kenyang) menjadi simbol (makan untuk tampil). Ini bisa berdampak positif bagi pelaku kreatif kuliner, tapi juga mendorong konsumerisme dangkal jika tak disikapi bijak.

Artikel Terkait:
  • Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California
  • Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat
  • Cara Membuat Kimchi Korea Autentik
  • Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik

Generasi muda kini lebih tertarik mencoba “apa yang lagi rame” ketimbang menggali makanan khas daerah atau resep turun-temurun. Makanan tradisional pun mulai “disulap” demi kebutuhan tampilan, kadang mengorbankan otentisitasnya.

Antara Kreativitas dan Komersialisasi

Tak ada yang salah dengan makanan viral. Bahkan, banyak inovasi lahir dari keberanian untuk tampil beda. Tapi perlu dicatat, tidak semua yang viral pantas ditiru secara membabi buta. Kreativitas kuliner harus tetap memperhatikan aspek kesehatan, etika, dan keberlanjutan bahan baku.

Sebagai konsumen, kita juga perlu lebih reflektif: apakah kita mencoba makanan itu karena suka, penasaran, atau cuma ikut-ikutan biar bisa upload? Sementara itu, bagi pelaku usaha kuliner, penting untuk tidak hanya mengejar tren sesaat. Bisnis makanan yang kuat adalah yang mampu menggabungkan daya tarik visual dengan kualitas rasa dan pengalaman konsumen yang konsisten.

Jangan Lewatkan:
  • Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat
  • 10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya
  • Minuman Viral, Benarkah Sehat?
  • Mengenal Kandungan Gizi Es Krim Vanila

Tren makanan kekinian tahun ini menampilkan semangat eksplorasi dan kreativitas tinggi. Namun, di balik tampilan cantik dan warna-warni mencolok, ada dinamika sosial dan ekonomi yang tak bisa diabaikan. Karena pada akhirnya, yang viral belum tentu bertahan dan yang bertahan, harus punya lebih dari sekadar tampilan.

Kuliner Viral 2026 Makanan Estetik Makanan Kekinian Tren Kuliner UMKM Kuliner
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDigital Nomad, Hidup atau Ilusi?
Next Article Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

Informasi lainnya

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

15 Februari 2026

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

5 Februari 2026

Mengenal Es Gabus: Bahan, Tekstur, dan Keamanan

29 Januari 2026

Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern

24 Desember 2025

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

12 November 2025

Resep Puding Karamel Kukus Hanya dengan 1 Telur

12 November 2025
Paling Sering Dibaca

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Destinasi Impian untuk Cuti Bersama Desember 2023

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi