Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sri Mulyani Siapkan Rp185 T untuk Pertahanan di RAPBN 2026

Anggaran pertahanan 2026 akan difokuskan pada pembelian pesawat, pemeliharaan alutsista, serta penambahan batalyon dan kodam.
ErickaEricka16 Agustus 2025 Ekonomi
alutsista
Ilustrasi alutsista Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan alokasi anggaran pertahanan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sebesar Rp185 triliun. Dana tersebut disiapkan untuk mendukung strategi pertahanan semesta, termasuk pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Sri Mulyani menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk perawatan kapal perang, kapal angkatan laut, serta alat peluncur milik TNI. Selain itu, anggaran juga mencakup pengadaan pesawat baru, penggantian armada lama, serta penambahan batalyon dan komando daerah militer (kodam). “Pertahanan semesta sudah disampaikan Bapak Presiden, anggaran untuk bidang pertahanan sebesar Rp185 triliun. Digunakan untuk perawatan, pengadaan pesawat dan penggantian pesawat atau alutsista lainnya, termasuk penambahan batalyon dan kodam,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Tak hanya sektor pertahanan, pemerintah juga menyiapkan Rp179,4 triliun untuk bidang ketertiban dan keamanan. Alokasi ini diberikan kepada Polri, BNN, dan BIN guna mendukung pengamanan perbatasan, perawatan peralatan khusus, serta tugas operasional lembaga tersebut. Dana itu juga ditujukan untuk upaya pencegahan terorisme, kejahatan siber, penyelundupan, dan perdagangan manusia.

Baca Juga:
  • Pemerintah Rampungkan Formula Baru Subsidi BBM untuk Ojol dan UMKM
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
  • Bapanas Catat Kenaikan Harga Telur dan Cabai, Beras dan Minyak Turun

Di bidang hukum, pemerintah mengalokasikan Rp60,4 triliun. Anggaran ini diperuntukkan bagi kejaksaan, peradilan, dan institusi terkait penegakan hukum. Fokus penggunaan meliputi penanganan tindak pidana umum, khusus, peradilan tata usaha negara (PTUN), hingga penindakan korupsi, pencucian uang, dan kasus narkotika.

Menurut Sri Mulyani, alokasi anggaran besar untuk sektor pertahanan, keamanan, dan hukum merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas negara. Ia menekankan bahwa investasi di bidang ini tidak hanya untuk penguatan alutsista, tetapi juga untuk menjamin keamanan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Artikel Terkait:
  • Transaksi QRIS UMKM di Malang Tembus Rp 5 Triliun
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • DPR Tolak Rencana Pajak Toko Online, Sebut Bebani UMKM di Tengah Krisis
  • Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

Dengan penetapan RAPBN 2026, pemerintah berharap struktur anggaran yang lebih besar pada sektor strategis ini dapat menjawab tantangan geopolitik, ancaman nontradisional, serta kebutuhan modernisasi pertahanan Indonesia di masa depan.

Jangan Lewatkan:
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • PLTP Ijen Diresmikan, Pemerintah Kucurkan Rp25 Triliun untuk EBT
  • Rangkap Jabatan, IWPI Minta Dirjen Pajak Baru Mundur dari Phapros
Anggaran Pertahanan Ekonomi Indonesia RAPBN 2026 Sri Mulyani TNI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEnggan Komentari Pencekalan Yaqut, DPR: Pansus Haji Sudah Jelas
Next Article PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Opini Udex Mundzir

Yang Janji Prabowo, Rakyat yang Pusing

Opini Udex Mundzir

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Abolisi Tak Sama Dengan Keadilan

Editorial Udex Mundzir

Outfit Kantor Simpel ala Capsule Wardrobe

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi