Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sri Mulyani Siapkan Rp185 T untuk Pertahanan di RAPBN 2026

Anggaran pertahanan 2026 akan difokuskan pada pembelian pesawat, pemeliharaan alutsista, serta penambahan batalyon dan kodam.
ErickaEricka16 Agustus 2025 Ekonomi
alutsista
Ilustrasi alutsista Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan alokasi anggaran pertahanan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sebesar Rp185 triliun. Dana tersebut disiapkan untuk mendukung strategi pertahanan semesta, termasuk pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Sri Mulyani menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk perawatan kapal perang, kapal angkatan laut, serta alat peluncur milik TNI. Selain itu, anggaran juga mencakup pengadaan pesawat baru, penggantian armada lama, serta penambahan batalyon dan komando daerah militer (kodam). “Pertahanan semesta sudah disampaikan Bapak Presiden, anggaran untuk bidang pertahanan sebesar Rp185 triliun. Digunakan untuk perawatan, pengadaan pesawat dan penggantian pesawat atau alutsista lainnya, termasuk penambahan batalyon dan kodam,” ujar Sri Mulyani saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Tak hanya sektor pertahanan, pemerintah juga menyiapkan Rp179,4 triliun untuk bidang ketertiban dan keamanan. Alokasi ini diberikan kepada Polri, BNN, dan BIN guna mendukung pengamanan perbatasan, perawatan peralatan khusus, serta tugas operasional lembaga tersebut. Dana itu juga ditujukan untuk upaya pencegahan terorisme, kejahatan siber, penyelundupan, dan perdagangan manusia.

Baca Juga:
  • Prabowo Resmikan Industri Baterai Listrik Terintegrasi Nasional
  • Tiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
  • Libur Panjang Mei, 603 Ribu Tiket Kereta Terjual
  • IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

Di bidang hukum, pemerintah mengalokasikan Rp60,4 triliun. Anggaran ini diperuntukkan bagi kejaksaan, peradilan, dan institusi terkait penegakan hukum. Fokus penggunaan meliputi penanganan tindak pidana umum, khusus, peradilan tata usaha negara (PTUN), hingga penindakan korupsi, pencucian uang, dan kasus narkotika.

Menurut Sri Mulyani, alokasi anggaran besar untuk sektor pertahanan, keamanan, dan hukum merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas negara. Ia menekankan bahwa investasi di bidang ini tidak hanya untuk penguatan alutsista, tetapi juga untuk menjamin keamanan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Artikel Terkait:
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
  • Defisit APBN Berpotensi Bengkak Akibat Program MBG
  • Zulhas Usul Kewenangan Lartas Impor Pangan Pindah ke Kemenko Pangan
  • Pemerintah Tegaskan Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Tak Boleh Rugikan UMKM

Dengan penetapan RAPBN 2026, pemerintah berharap struktur anggaran yang lebih besar pada sektor strategis ini dapat menjawab tantangan geopolitik, ancaman nontradisional, serta kebutuhan modernisasi pertahanan Indonesia di masa depan.

Jangan Lewatkan:
  • Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025
  • Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
Anggaran Pertahanan Ekonomi Indonesia RAPBN 2026 Sri Mulyani TNI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEnggan Komentari Pencekalan Yaqut, DPR: Pansus Haji Sudah Jelas
Next Article PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong

Opini Silva

Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah

Islami Alfi Salamah

Di Atas Hukum, Di Luar Akal Sehat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi