Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Butuh Rp 13 Ribu T untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%

Target ambisius pemerintah, efisiensi investasi menjadi kunci utama.
AssyifaAssyifa19 Desember 2024 Ekonomi
Investasi Indonesia 13 ribu triliun
Indonesia memerlukan dana sebesar Rp 13 Triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp 13.528 triliun dalam lima tahun ke depan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun. Hal ini diungkapkan Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Riyatno, dalam forum diskusi bertajuk Strategi Pangkas Birokrasi Perizinan pada Kamis (19/12/2024).

Menurut Riyatno, sekitar 30% dari target pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh sektor investasi, baik domestik maupun asing.

“Investasi menjadi pendukung terbesar kedua setelah konsumsi, mencapai 27% hingga 30%. Oleh karena itu, kebutuhan investasi semakin meningkat,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi di kisaran 13% hingga 19% selama lima tahun mendatang. Pada tahun 2025, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) diharapkan mencapai Rp 1.906 triliun, meningkat 15,52% dari target tahun 2024. Angka ini diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai Rp 3.544 triliun pada 2029, yang diharapkan mampu menciptakan rata-rata 3.400 lapangan kerja baru per tahun.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kepastian hukum. Riyatno mengakui bahwa meskipun regulasi di Indonesia sudah memiliki kerangka yang baik, implementasinya sering kali masih belum optimal.

Baca Juga:
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
  • BPK Selamatkan Uang Negara Rp 13,66 Triliun pada Semester I 2024

“Teorinya bagus, tetapi praktiknya kurang. Ini menjadi PR kami bersama kementerian dan lembaga terkait,” ujar Riyatno.

Ketua Komite Tetap Strategi dan Promosi Investasi Kadin Indonesia, Shaanti Shamdasani, juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam menarik investasi.

“Sistem hukum kita masih dianggap tidak transparan dan memakan waktu lama. Ini membuat banyak investor frustrasi, bahkan meninggalkan Indonesia,” ungkap Shaanti.

Pemerintah juga berencana menurunkan angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dari 6,3% saat ini menjadi 4,15% per tahun. ICOR yang lebih rendah menandakan efisiensi investasi yang lebih baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala Pusat Kajian Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, menegaskan bahwa ICOR Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara tetangga seperti India, Thailand, dan Malaysia yang rata-rata hanya 4%.

Artikel Terkait:
  • Investasi Peternakan Sapi di NTT Libatkan Investor Brasil
  • Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia
  • Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi Nasional
  • Daya Saing Indonesia Merosot 13 Peringkat, Efisiensi Pemerintah Jadi Sorotan

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, ICOR harus diturunkan ke 3,75%, atau porsi investasi dalam pertumbuhan ekonomi harus lebih dari 30%,” ujar Andry.

Dengan target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp 1.650 triliun, hingga September 2024, BKPM melaporkan telah mencapai Rp 1.261 triliun atau 76,4% dari target. Pencapaian ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, langkah-langkah perbaikan terus diupayakan demi menarik lebih banyak investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia Tawarkan Telur Sebagai Alat Negosiasi Tarif AS
  • Prabowo Targetkan Pertumbuhan 8%, Sri Mulyani Beberkan Strategi
  • Bapanas Tegaskan Beras Medium dan Premium Tak Kena PPN
  • Gelombang Penolakan PPN 12 Persen, Indef Sarankan Perppu

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHasil Tidak Optimal di Piala AFF, Ranking Timnas Turun
Next Article Prabowo Dorong D-8 Kembangkan Industri Halal dan Perikanan

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi