Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pakar Keamanan Siber Ungkap Bahaya Kesalahan Kurs Rupiah di Google

Kesalahan tampilan nilai tukar rupiah di Google memicu keresahan publik dan berpotensi berdampak pada sektor keuangan. Pakar keamanan siber menyoroti pentingnya verifikasi data dari sumber resmi.
AssyifaAssyifa1 Februari 2025 Ekonomi
Kesalahan Kurs Rupiah di Google
Ahli Keamanan Siber Mengungkap Ancaman dari Kesalahan Data Kurs Rupiah di Google (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kesalahan tampilan kurs rupiah di mesin pencarian Google pada Sabtu (1/2/2025) menarik perhatian publik dan pakar keamanan siber. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, mengatakan ketergantungan masyarakat pada Google sebagai sumber informasi keuangan dapat berisiko jika data yang ditampilkan tidak akurat.

Pada pencarian Google, nilai tukar rupiah terhadap 1 dolar AS sempat tercatat Rp8.170,65, jauh di bawah nilai resmi yang dirilis Bank Indonesia (BI), yaitu Rp16.340,30 untuk kurs jual dan Rp16.177,70 untuk kurs beli.

“Kesalahan seperti ini bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk gangguan teknis, variasi sumber data, kesalahan input manusia, atau bahkan kemungkinan manipulasi sistem,” ujar Pratama dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).

Menurutnya, Google mengandalkan algoritma untuk menarik data dari berbagai sumber eksternal, seperti lembaga keuangan, penyedia data ekonomi, dan pasar valuta asing. Jika terjadi gangguan teknis atau perbedaan pembaruan data, kurs yang ditampilkan bisa menjadi tidak akurat.

Baca Juga:
  • Pemerintah Luncurkan Stimulus Konsumsi Jelang Libur Sekolah
  • Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025
  • Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen

Ia juga menyoroti kemungkinan kesalahan input manusia dalam memasukkan data kurs. Jika tidak melewati proses verifikasi otomatis yang ketat, kesalahan ini bisa berdampak luas.

Kesalahan kurs yang berlangsung cukup lama tanpa koreksi dapat menimbulkan kebingungan, keresahan, hingga dampak finansial bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan investor.

“Seorang eksportir yang menetapkan harga jual berdasarkan nilai tukar Google bisa mengalami kerugian besar jika angka tersebut ternyata salah,” ujar Pratama.

Selain itu, wisatawan atau pekerja migran yang ingin menukar uang mereka juga bisa salah perhitungan jika hanya mengandalkan informasi dari Google tanpa melakukan verifikasi ke sumber resmi seperti BI, Bloomberg, Reuters, atau OANDA.

Artikel Terkait:
  • Sri Mulyani Pangkas Pajak demi Redam Dampak Tarif Impor AS
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta
  • Lawan ‘Gaptek’, Debby Dafilah Bimbing UMKM Cisayong Percaya Diri Jualan di TikTok Live
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Menurut Pratama, Google sebagai penyedia informasi seharusnya lebih bertanggung jawab dalam memastikan akurasi data yang ditampilkan.

“Jika kesalahan ini tidak segera diperbaiki, hal ini dapat dikategorikan sebagai penyebaran informasi menyesatkan atau bahkan hoaks,” tegasnya.

BI sendiri telah mengklarifikasi bahwa kesalahan ini berasal dari pihak ketiga yang memasok data ke Google, dan bukan dari sistem resmi pemerintah Indonesia.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi silang terhadap informasi keuangan sebelum mengambil keputusan yang berkaitan dengan transaksi internasional atau perdagangan valuta asing.

Jangan Lewatkan:
  • Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan
  • Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?
  • Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia
  • Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?
Bank Indonesia Google Error Keamanan Siber Kurs Rupiah Nilai Tukar Mata Uang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGoogle Tampilkan Rupiah Rp8.170 per Dolar AS, Bank Indonesia Bantah
Next Article Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

9 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Urban Farming: Mandiri di Kota

Perspektif Alfi Salamah

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Prabowo Tak Berani Pecat Bahlil: Stabilitas Koalisi Mengalahkan Kepentingan Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi