Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melemah membuka peluang penguatan rupiah.
ErickaEricka18 Maret 2025 Ekonomi
Uang
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan tipis 0,05% di level Rp 16.415 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Namun, analis memperkirakan rupiah memiliki peluang untuk menguat di tengah tekanan ekonomi Amerika Serikat yang masih berlanjut.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah dapat bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pelemahan dolar AS terjadi setelah data penjualan ritel di negara tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar, yang menandakan perlambatan ekonomi.

“Tekanan pada ekonomi AS membuat dolar melemah, sehingga membuka ruang bagi penguatan rupiah,” ujar Lukman, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga:
  • Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja
  • Mendag Sebut Distributor Penyebab Harga MinyaKita Mahal
  • Google Tampilkan Rupiah Rp8.170 per Dolar AS, Bank Indonesia Bantah
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi

Senada dengan itu, Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, juga menyatakan bahwa rupiah masih memiliki peluang menguat hingga Rp 16.300 per dolar AS.

Ia menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di level 103,40, yang menunjukkan tekanan pasar terhadap mata uang negeri Paman Sam.

“Penurunan indeks dolar AS dipicu oleh data penjualan ritel bulan Februari yang hanya tumbuh 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%,” kata Ariston.

Di sisi lain, kondisi dalam negeri juga turut menopang potensi penguatan rupiah. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2025 serta stimulus ekonomi yang baru dikeluarkan oleh pemerintah Tiongkok memberikan sentimen positif bagi mata uang Garuda.

Artikel Terkait:
  • OJK Izinkan Buyback Saham Tanpa RUPS, Berlaku 6 Bulan
  • Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
  • Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia

Namun, meski ada potensi penguatan, beberapa faktor eksternal dapat membatasi pergerakan rupiah. Kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang terus meningkatkan tarif impor berisiko memicu ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, konflik yang sedang berlangsung di Yaman, yang melibatkan AS, turut mendukung penguatan dolar sebagai aset safe haven.

“Jika ketidakpastian global meningkat, pelaku pasar akan kembali melepas aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah,” tambah Ariston.

Dengan kondisi ini, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi AS dan faktor geopolitik global.

Jangan Lewatkan:
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal
  • Menyusuri Capaian Emisi Kendaraan Listrik di Hilir Hingga Dampak Ekstraktif di Hulu
  • Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
Ekonomi AS Nilai Tukar Rupiah Pasar Keuangan Pergerakan Dolar AS Rupiah 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWabup Kukar Hadiri Tasyakuran Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid
Next Article Pemkab Kukar Gelar Gerakan Etam Mengaji Sambut Ramadan 1446 H

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Provokator di Balik Api Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Opini Alfi Salamah

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir

Keunikan Budaya dan Kemajuan Teknologi, Inilah Keistimewaan Jepang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi