Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melemah membuka peluang penguatan rupiah.
ErickaEricka18 Maret 2025 Ekonomi
Uang
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan tipis 0,05% di level Rp 16.415 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Namun, analis memperkirakan rupiah memiliki peluang untuk menguat di tengah tekanan ekonomi Amerika Serikat yang masih berlanjut.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah dapat bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pelemahan dolar AS terjadi setelah data penjualan ritel di negara tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar, yang menandakan perlambatan ekonomi.

“Tekanan pada ekonomi AS membuat dolar melemah, sehingga membuka ruang bagi penguatan rupiah,” ujar Lukman, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga:
  • BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital
  • Apakah Krisis Utang Mengancam RI? Anies Terpukau Saat Baca Buku Mengenai Hal Ini
  • Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
  • OJK Minta Bank Blokir 25.912 Rekening Terkait Judi Online

Senada dengan itu, Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, juga menyatakan bahwa rupiah masih memiliki peluang menguat hingga Rp 16.300 per dolar AS.

Ia menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di level 103,40, yang menunjukkan tekanan pasar terhadap mata uang negeri Paman Sam.

“Penurunan indeks dolar AS dipicu oleh data penjualan ritel bulan Februari yang hanya tumbuh 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%,” kata Ariston.

Di sisi lain, kondisi dalam negeri juga turut menopang potensi penguatan rupiah. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2025 serta stimulus ekonomi yang baru dikeluarkan oleh pemerintah Tiongkok memberikan sentimen positif bagi mata uang Garuda.

Artikel Terkait:
  • Bapanas Catat Kenaikan Harga Telur dan Cabai, Beras dan Minyak Turun
  • DPR Soroti Kepailitan Sritex: Tragedi Nasional
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
  • ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi

Namun, meski ada potensi penguatan, beberapa faktor eksternal dapat membatasi pergerakan rupiah. Kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang terus meningkatkan tarif impor berisiko memicu ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, konflik yang sedang berlangsung di Yaman, yang melibatkan AS, turut mendukung penguatan dolar sebagai aset safe haven.

“Jika ketidakpastian global meningkat, pelaku pasar akan kembali melepas aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah,” tambah Ariston.

Dengan kondisi ini, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi AS dan faktor geopolitik global.

Jangan Lewatkan:
  • Aksi Boikot Produk Israel Kian Menggema
  • Prabowo Targetkan Pertumbuhan 8%, Sri Mulyani Beberkan Strategi
  • Pemerintah Rampungkan Formula Baru Subsidi BBM untuk Ojol dan UMKM
  • THR dan Gaji ke-13 ASN 2025, Kapan Cair?
Ekonomi AS Nilai Tukar Rupiah Pasar Keuangan Pergerakan Dolar AS Rupiah 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWabup Kukar Hadiri Tasyakuran Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid
Next Article Pemkab Kukar Gelar Gerakan Etam Mengaji Sambut Ramadan 1446 H

Informasi lainnya

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa

Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik

Food Alfi Salamah

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi