Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melemah membuka peluang penguatan rupiah.
ErickaEricka18 Maret 2025 Ekonomi
Uang
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan tipis 0,05% di level Rp 16.415 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Namun, analis memperkirakan rupiah memiliki peluang untuk menguat di tengah tekanan ekonomi Amerika Serikat yang masih berlanjut.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah dapat bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pelemahan dolar AS terjadi setelah data penjualan ritel di negara tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar, yang menandakan perlambatan ekonomi.

“Tekanan pada ekonomi AS membuat dolar melemah, sehingga membuka ruang bagi penguatan rupiah,” ujar Lukman, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga:
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • LPG 3 Kg Tak Lagi Dijual Pengecer, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
  • Industri Penerbangan Bangkit, Kilang Pertamina Balikpapan Lampaui 2,6 Juta Barrel Avtur

Senada dengan itu, Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, juga menyatakan bahwa rupiah masih memiliki peluang menguat hingga Rp 16.300 per dolar AS.

Ia menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di level 103,40, yang menunjukkan tekanan pasar terhadap mata uang negeri Paman Sam.

“Penurunan indeks dolar AS dipicu oleh data penjualan ritel bulan Februari yang hanya tumbuh 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%,” kata Ariston.

Di sisi lain, kondisi dalam negeri juga turut menopang potensi penguatan rupiah. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2025 serta stimulus ekonomi yang baru dikeluarkan oleh pemerintah Tiongkok memberikan sentimen positif bagi mata uang Garuda.

Artikel Terkait:
  • Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali
  • Penghapusan Kuota Impor: Antara Efisiensi dan Ancaman bagi Petani
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi
  • DPR RI Siap Dukung Efisiensi Anggaran 2026, Asal Pro Rakyat

Namun, meski ada potensi penguatan, beberapa faktor eksternal dapat membatasi pergerakan rupiah. Kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang terus meningkatkan tarif impor berisiko memicu ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, konflik yang sedang berlangsung di Yaman, yang melibatkan AS, turut mendukung penguatan dolar sebagai aset safe haven.

“Jika ketidakpastian global meningkat, pelaku pasar akan kembali melepas aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah,” tambah Ariston.

Dengan kondisi ini, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi AS dan faktor geopolitik global.

Jangan Lewatkan:
  • BPDP Siap Dampingi UKMK Sawit Tembus Pasar Ekspor
  • Tiga Ruas Tol Gratis Selama Mudik Lebaran 2025
  • Ketua Banggar DPR Sambut Rencana Prabowo Hapus Kuota Impor
  • Kendalikan Inflasi, Disperindag Kabupaten Mojokerto Gencar Operasi Pasar, Ringankan Beban Masyarakat
Ekonomi AS Nilai Tukar Rupiah Pasar Keuangan Pergerakan Dolar AS Rupiah 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWabup Kukar Hadiri Tasyakuran Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid
Next Article Pemkab Kukar Gelar Gerakan Etam Mengaji Sambut Ramadan 1446 H

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tabrani dan Jejak Madura untuk Bangsa

Editorial Lisda Lisdiawati

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Sahabat Kecil Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Bisnis Ericka

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi