Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 5 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melemah membuka peluang penguatan rupiah.
ErickaEricka18 Maret 2025 Ekonomi
Uang
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan tipis 0,05% di level Rp 16.415 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Namun, analis memperkirakan rupiah memiliki peluang untuk menguat di tengah tekanan ekonomi Amerika Serikat yang masih berlanjut.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah dapat bergerak di kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pelemahan dolar AS terjadi setelah data penjualan ritel di negara tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar, yang menandakan perlambatan ekonomi.

“Tekanan pada ekonomi AS membuat dolar melemah, sehingga membuka ruang bagi penguatan rupiah,” ujar Lukman, Selasa (18/3/2025).

Baca Juga:
  • Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
  • Rupiah Menguat Tipis Akibat Prospek Suram Ekonomi AS
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta

Senada dengan itu, Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, juga menyatakan bahwa rupiah masih memiliki peluang menguat hingga Rp 16.300 per dolar AS.

Ia menjelaskan bahwa indeks dolar AS saat ini berada di level 103,40, yang menunjukkan tekanan pasar terhadap mata uang negeri Paman Sam.

“Penurunan indeks dolar AS dipicu oleh data penjualan ritel bulan Februari yang hanya tumbuh 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi 0,6%,” kata Ariston.

Di sisi lain, kondisi dalam negeri juga turut menopang potensi penguatan rupiah. Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2025 serta stimulus ekonomi yang baru dikeluarkan oleh pemerintah Tiongkok memberikan sentimen positif bagi mata uang Garuda.

Artikel Terkait:
  • Kemensos Cairkan Bansos Penebalan untuk Bulan Juni dan Juli
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?
  • BP-Vivo Batalkan Pembelian BBM Pertamina

Namun, meski ada potensi penguatan, beberapa faktor eksternal dapat membatasi pergerakan rupiah. Kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang terus meningkatkan tarif impor berisiko memicu ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, konflik yang sedang berlangsung di Yaman, yang melibatkan AS, turut mendukung penguatan dolar sebagai aset safe haven.

“Jika ketidakpastian global meningkat, pelaku pasar akan kembali melepas aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah,” tambah Ariston.

Dengan kondisi ini, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi AS dan faktor geopolitik global.

Jangan Lewatkan:
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
  • Daftar 10 Terkaya Pejabat RI: Menteri dan Bupati Termasuk
  • Kendalikan Inflasi, Disperindag Kabupaten Mojokerto Gencar Operasi Pasar, Ringankan Beban Masyarakat
Ekonomi AS Nilai Tukar Rupiah Pasar Keuangan Pergerakan Dolar AS Rupiah 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWabup Kukar Hadiri Tasyakuran Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid
Next Article Pemkab Kukar Gelar Gerakan Etam Mengaji Sambut Ramadan 1446 H

Informasi lainnya

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Syarikat Islam Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Ekonomi dan Solidaritas Umat

Islami Ericka

Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi