Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Aksi Boikot Produk Israel Kian Menggema

Secara global, merek seperti McDonald's, Pizza Hut, KFC, dan Starbucks mendapat tekanan signifikan.
Alfi SalamahAlfi Salamah23 November 2024 Ekonomi 5K Views
Boikot produk Israel di Indonesia
Mahasiswa dari berbagai dari daerah serukan lanjutan boikot produk yang terafiliasi dengan Israel (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang aksi peduli Palestina kembali menggema. Massa aksi menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Jumat (25/10/2024). Aksi ini memprotes serangan Israel ke Jabalia, Gaza Utara, sekaligus mendesak pemerintah Amerika Serikat menghentikan dukungannya terhadap Israel. Selain itu, seruan boikot terhadap produk-produk terafiliasi dengan Israel turut digaungkan.

Boikot ini tak hanya terdengar di Indonesia. Secara global, merek seperti McDonald’s, Pizza Hut, KFC, dan Starbucks mendapat tekanan signifikan akibat isu tersebut. Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, menilai fenomena ini berkembang luas.

“Isu boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi mendukung Israel memang sangat masif. Di Indonesia, masyarakat sudah gencar melakukannya,” ujar Andry, Sabtu (23/11/2024).

Baca Juga:
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar
  • AS Kritik Sertifikasi Halal Indonesia: Dinilai Mahal dan Tak Transparan
  • Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Menurut Andry, daya beli masyarakat yang menurun turut memperkuat aksi boikot. Kondisi ekonomi membuat konsumen beralih ke produk lokal yang lebih terjangkau. Alternatif produk lokal memberikan peluang besar untuk menggantikan merek-merek internasional yang diboikot.

“Produk substitusi lokal ini biasanya lebih murah, sehingga masyarakat lebih memilihnya,” ungkap Andry.

Fenomena boikot juga menjadi pukulan besar bagi perusahaan multinasional yang terafiliasi dengan Israel. Andry menyebutkan bahwa efek boikot dirasakan di banyak negara lain.

Artikel Terkait:
  • Bapanas Catat Kenaikan Harga Telur dan Cabai, Beras dan Minyak Turun
  • Airlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • BI Tegaskan Peran Strategis Policy Mix dalam Forum G20

“Ini bukan hanya isu lokal. Secara global, aksi ini benar-benar memberikan dampak signifikan,” kata dia.

Massa aksi di Jakarta menyerukan masyarakat untuk terus mendukung Palestina melalui aksi nyata, termasuk memboikot produk-produk yang terkait Israel. Kampanye ini mencerminkan solidaritas serta keinginan untuk mendukung perdamaian di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • PPN 12 Persen Mulai Januari, Prabowo: Saya Mengerti Berat
  • Indonesia Resmi Gabung BRICS, Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • 44 Emiten Terancam Delisting, Termasuk Bakrie Telecom & Waskita
Aksi peduli Palestina Andry Satrio Nugroho Boikot produk Israel Daya beli masyarakat Jabalia Gaza
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePilkada Sampang 2024: Situasi Ketat, Mandat Diunggulkan
Next Article Menag ke Arab Saudi untuk Bahas Operasional Haji 2025

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Islami Lisda Lisdiawati

Kades Wunut Klaten Bagikan THR Rp200 Ribu per Warga

Happy Ericka

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi