Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Aksi Boikot Produk Israel Kian Menggema

Secara global, merek seperti McDonald's, Pizza Hut, KFC, dan Starbucks mendapat tekanan signifikan.
Alfi SalamahAlfi Salamah23 November 2024 Ekonomi 5K Views
Boikot produk Israel di Indonesia
Mahasiswa dari berbagai dari daerah serukan lanjutan boikot produk yang terafiliasi dengan Israel (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang aksi peduli Palestina kembali menggema. Massa aksi menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Jumat (25/10/2024). Aksi ini memprotes serangan Israel ke Jabalia, Gaza Utara, sekaligus mendesak pemerintah Amerika Serikat menghentikan dukungannya terhadap Israel. Selain itu, seruan boikot terhadap produk-produk terafiliasi dengan Israel turut digaungkan.

Boikot ini tak hanya terdengar di Indonesia. Secara global, merek seperti McDonald’s, Pizza Hut, KFC, dan Starbucks mendapat tekanan signifikan akibat isu tersebut. Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, menilai fenomena ini berkembang luas.

“Isu boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi mendukung Israel memang sangat masif. Di Indonesia, masyarakat sudah gencar melakukannya,” ujar Andry, Sabtu (23/11/2024).

Baca Juga:
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar
  • Ribuan Ojol Tuntut Turunkan Potongan Aplikasi
  • Indonesia Hadapi Tarif 19 Persen dari AS Mulai 7 Agustus

Menurut Andry, daya beli masyarakat yang menurun turut memperkuat aksi boikot. Kondisi ekonomi membuat konsumen beralih ke produk lokal yang lebih terjangkau. Alternatif produk lokal memberikan peluang besar untuk menggantikan merek-merek internasional yang diboikot.

“Produk substitusi lokal ini biasanya lebih murah, sehingga masyarakat lebih memilihnya,” ungkap Andry.

Fenomena boikot juga menjadi pukulan besar bagi perusahaan multinasional yang terafiliasi dengan Israel. Andry menyebutkan bahwa efek boikot dirasakan di banyak negara lain.

Artikel Terkait:
  • Pengusaha Sambut Lega PPN 12% Hanya Berlaku untuk Barang Mewah
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Harga BBM Pertamina Naik, Ini Daftar Terbarunya
  • Prabowo Tegaskan Indonesia Bebas Impor Beras Tahun 2025

“Ini bukan hanya isu lokal. Secara global, aksi ini benar-benar memberikan dampak signifikan,” kata dia.

Massa aksi di Jakarta menyerukan masyarakat untuk terus mendukung Palestina melalui aksi nyata, termasuk memboikot produk-produk yang terkait Israel. Kampanye ini mencerminkan solidaritas serta keinginan untuk mendukung perdamaian di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Wacana Zakat Biayai Program MBG, DPR: Tetap Utamakan APBN
  • Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025
  • Danantara Diapresiasi Haji Isam, Disebut Mesin Ekonomi Baru
  • Indonesia-AS Perkuat Pengendalian Ekspor dan Keamanan Perbatasan
Aksi peduli Palestina Andry Satrio Nugroho Boikot produk Israel Daya beli masyarakat Jabalia Gaza
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePilkada Sampang 2024: Situasi Ketat, Mandat Diunggulkan
Next Article Menag ke Arab Saudi untuk Bahas Operasional Haji 2025

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Sosok Mulia Ciptaan Allah, Inilah Peran Perempuan dalam Islam

Islami Alfi Salamah

KTP dan Pajak yang Tak Sederhana

Editorial Udex Mundzir

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi