Kukar – Penghargaan nasional yang diraih Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid sebagai Masjid Percontohan dan Ramah terbaik tahun 2024 tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga dorongan baru bagi pengelolaan masjid di Kutai Kartanegara. Momentum ini ditandai dengan kegiatan buka bersama dan tasyakuran yang berlangsung di Kecamatan Tenggarong, Minggu (16/3/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menyoroti pentingnya inovasi dalam menghidupkan peran masjid di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi konsep acara yang dinilai mampu menghadirkan suasana kebersamaan, tidak hanya melalui buka puasa, tetapi juga lewat berbagai perlombaan Islami yang melibatkan warga secara aktif.
Menurutnya, capaian Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid menjadi bukti bahwa pengelolaan masjid yang baik dapat menghadirkan dampak nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan sosial dan keagamaan yang inklusif.
Lebih lanjut, Rendi berharap penghargaan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi Ikatan Remaja Masjid (IRMA) dan pengurus masjid lainnya di Kukar untuk terus berinovasi. Ia menilai, peran aktif generasi muda dan pengelola masjid sangat penting dalam menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan yang terbuka, ramah, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan adanya pencapaian ini, diharapkan semakin banyak masjid di Kukar yang berkembang dan mampu memberikan kontribusi lebih luas dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang harmonis.

