Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Apakah Krisis Utang Mengancam RI? Anies Terpukau Saat Baca Buku Mengenai Hal Ini

Matahari yang terang itu, kini mulai meredup terbenam. Teduh, semilir dan tenang untuk membaca dan bersiap. Sebelum esok menyambut hari yang baru dan lebih baik
Dexpert CorpDexpert Corp9 Mei 2023 Ekonomi
anies baswedan santai
(Instagram/Anies Baswedan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Beberapa saat yang lalu, dunia maya ramai dengan postingan yang menyebutkan Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.

Anies  Baswedan, mantan gubernur DKI Jakarta, membagikan sebuah foto di akun Instagram resminya pada Rabu (26/4/2023) yang menunjukkan dirinya sedang santai membaca buku berjudul “Principles for Navigating Big Debt Crises”.

Anies pun turut membubuhkan caption foto yang bertentangan dengan judul buku tersebut, tetapi masih mengambarkan dirinya yang tengah bersantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Matahari yang terang itu, kini mulai meredup terbenam. Teduh, semilir dan tenang untuk membaca dan bersiap. Sebelum esok menyambut hari yang baru dan lebih baik.”

Baca Juga:
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan
  • Banggar: Prabowo Tak Bisa Serta Merta Turunkan PPN
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua

“Bagi yang telah mengakhiri masa liburan, selamat bersiap kembali bekerja dan berkarya esok hari.”

CNBC Indonesia pun menelusuri buku yang dibaca Anies. Buku berjudul “Principles for Navigating Big Debt Crises” ternyata merupakan karya Ray Dalio dan diterbitkan tahun 2018. Dalio merupakan salah satu investor dan pengusaha paling sukses.

Dikutip dari CFA Institute, Dalio mengungkapkan bahwa krisis utang besar terjadi ketika skala utang mencapai tingkat di mana pemotongan suku bunga saja tidak cukup untuk mencegah depresi.

Adapun, buku Dalio “Principles for Navigating Big Debt Crises” ini menyediakan kerangka kerja untuk memahami mekanisme krisis tersebut dan menetapkan enam tahapan mulai dari benih krisis hingga penyelesaiannya.

Dalam bukunya, dia berargumen jika pembuat kebijakan memiliki empat pengungkit untuk menurunkan utang dan biaya pembayaran utang, yaitu penghematan, gagal bayar dan restrukturisasi utang, percetakan uang oleh bank sentral, dan transfer uang dari mereka yang memiliki lebih banyak kepada mereka yang memiliki lebih sedikit.

Buku tersebut disusun menjadi tiga bagian. Pelajaran utama ada di bagian satu, yang terdiri dari 64 halaman tentang “pola dasar siklus utang besar”. Sementara itu, bagian dua memberikan analisis rinci dari tiga krisis besar untuk mengilustrasikan kerangka kerja Dalio: hiperinflasi Jerman, Depresi Hebat, dan krisis keuangan global baru-baru ini. Bagian tiga memberikan gambaran singkat dari semua 48 episode.

Entah apa maksud Anies menampilkan buku ini. Namun, masalah utang telah menjadi momok di banyak negara. Pasalnya, utang di banyak negara tersebut – termasuk di Indonesia – mengalami kenaikan secara signifikan selama pandemi berlangsung.

Artikel Terkait:
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
  • BI Prakirakan Ekonomi Nasional Menguat pada Semester II 2025
  • Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

Sebagai gambaran, lonjakan tertinggi utang Indonesia terjadi di akhir 2020. Kemenkeu mencatat posisi utang Indonesia hingga akhir Desember 2020 mencapai Rp6.074,56 triliun. Jumlah ini naik Rp1.296,56 triliun dibandingkan posisi pada akhir 2019 sebesar Rp4.778 triliun.

Kemudian, pada akhir 2021, utang pemerintah tercatat sebesar Rp6.908,87 triliun, dengan rasio utang 41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hingga 31 Maret 2023, Kemenkeu mencatat utang RI tembus Rp 7.879,97 triliun atau meningkat Rp 17,39 triliun dari posisi utang pada bulan sebelumnya yang mencapai Rp 7.861,68 triliun. Adapun rasio utang pemerintah, hingga 31 Maret 2023 mencapai 39,17% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Rasio itu naik jika dibandingkan dengan rasio pada Februari 2-23 yang mencapai 29,09%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi kenaikan ini. Dia menegaskan bahwa penarikan utang pemerintah dilakukan secara hati-hati dengan tetap melihat dan menjaga kondisi pasar dan kas pemerintah.

“Pengadaan utang tetap menggunakan prinsip kehati-hatian dengan kondisi pasar dan kas pemerintah yang saat ini cukup tinggi,” tegasnya dalam konferensi pers KSSK II, Senin kemarin (8/5/2023).

Dia pun memastikan bahwa pengelolaan APBN juga dilakukan dengan baik. Dia menambahkan bahwa APBN juga akan terus bekerja secara optimal untuk meredam gejolak global.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo: Investasi Besar Siap Masuk Indonesia Tahun Ini
  • Bahlil Sebut Legalitas Hanya untuk Sumur Minyak Rakyat yang Sudah Jalan
  • Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia
  • Kementerian Investasi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 8% pada 2027

“APBN tetap dikelola dengan hati-hati dan konservatif, dengan memberikan ruang bagi shock absorber kinerja APBN sesuai target,” ujarnya.

Anies  Baswedan APBN Sri Mulyani Utang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAS Terancam Default, Janet Yellen-Warren Buffett Bunyikan Alarm Ekonomi!
Next Article Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ramadhan Terbaik

Islami Syamril Al-Bugisyi

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Gagasan Udex Mundzir

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi