Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu

Pemerintah siapkan program investasi sapi hidup untuk kurangi impor, libatkan peternak lokal secara langsung.
ErickaEricka18 Mei 2025 Ekonomi
Program investasi sapi hidup nasional 2025
Ilustrasi Program investasi sapi hidup nasional 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Pemerintah pusat berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor daging dan susu sapi. Dalam hal ini, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengumumkan rencana mendatangkan dua juta ekor sapi hidup selama lima tahun ke depan untuk dibudidayakan di dalam negeri.

Menurut Sudaryono, kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi besar penguatan sektor peternakan dan pemberdayaan peternak lokal. Sapi-sapi yang didatangkan tidak akan langsung dipotong, melainkan dipelihara dengan sistem bagi hasil antara investor dan peternak.

“Presiden meminta agar kita perlahan mengurangi impor. Kalau bisa, dalam lima tahun ke depan seluruh kebutuhan daging dan susu dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri,” ujar Sudaryono dalam pembukaan Kontes dan Expo Sapi APPSI Jawa Tengah 2, Ahad (18/5/2025).

Baca Juga:
  • Wamendag Ajak JAPINDA Hadapi Tantangan Perdagangan Global
  • BPDP Siap Dampingi UKMK Sawit Tembus Pasar Ekspor
  • Shopee Ungguli TikTok Shop dalam Video Pendek Produk
  • Menaker Bakal Hapus Batas Usia di Lowongan Kerja

Ia menjelaskan skema program ini melibatkan investasi sapi hidup yang dikelola peternak lokal. Dengan pendekatan kemitraan tersebut, para peternak akan menjadi bagian dari rantai produksi, dari pembibitan hingga distribusi hasil.

“Skemanya adalah investasi sapi hidup. Nantinya sapi dipelihara oleh masyarakat dengan sistem bagi hasil. Investor wajib menggandeng peternak lokal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi nasional, melainkan juga sebagai sarana pemerataan ekonomi di sektor peternakan. Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah ikut aktif dalam menyiapkan infrastruktur pendukung seperti lahan kandang, pelatihan, dan penyuluhan teknis bagi para peternak.

Artikel Terkait:
  • BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital
  • AS Terancam Default, Janet Yellen-Warren Buffett Bunyikan Alarm Ekonomi!
  • Jokowi Lepas Tangan Soal Kenaikan PPN 12 Persen
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta

Langkah ini diambil di tengah tingginya angka impor daging dan susu yang selama ini menjadi beban neraca perdagangan dan menghambat kemandirian pangan. Pemerintah berharap, melalui program ini, Indonesia tidak hanya mampu menekan impor tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

“Dengan melibatkan masyarakat, program ini bisa jadi solusi jangka panjang. Kami tidak ingin ketahanan pangan kita selalu bergantung pada negara lain,” tutup Sudaryono.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia Diminta Tegas Pertahankan QRIS dari Tekanan Asing
  • Prabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung
  • Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026
Impor Susu Ketahanan Pangan Sektor Peternakan Sudaryono Wamentan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePengetahuan Minim Hambat Pengendalian TBC Nasional
Next Article Pemprov Kaltim Dorong Internet Gratis Sampai Pelosok Desa

Informasi lainnya

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Islami Alfi Salamah

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir

Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran

Islami Ericka

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi