Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu

Pemerintah siapkan program investasi sapi hidup untuk kurangi impor, libatkan peternak lokal secara langsung.
ErickaEricka18 Mei 2025 Ekonomi
Program investasi sapi hidup nasional 2025
Ilustrasi Program investasi sapi hidup nasional 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Pemerintah pusat berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor daging dan susu sapi. Dalam hal ini, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengumumkan rencana mendatangkan dua juta ekor sapi hidup selama lima tahun ke depan untuk dibudidayakan di dalam negeri.

Menurut Sudaryono, kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi besar penguatan sektor peternakan dan pemberdayaan peternak lokal. Sapi-sapi yang didatangkan tidak akan langsung dipotong, melainkan dipelihara dengan sistem bagi hasil antara investor dan peternak.

“Presiden meminta agar kita perlahan mengurangi impor. Kalau bisa, dalam lima tahun ke depan seluruh kebutuhan daging dan susu dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri,” ujar Sudaryono dalam pembukaan Kontes dan Expo Sapi APPSI Jawa Tengah 2, Ahad (18/5/2025).

Baca Juga:
  • Vietnam Pangkas PPN Jadi 8%, Indonesia Naikkan ke 12%
  • Ekspor UMKM Tembus Rp850 Miliar hingga April 2025
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900

Ia menjelaskan skema program ini melibatkan investasi sapi hidup yang dikelola peternak lokal. Dengan pendekatan kemitraan tersebut, para peternak akan menjadi bagian dari rantai produksi, dari pembibitan hingga distribusi hasil.

“Skemanya adalah investasi sapi hidup. Nantinya sapi dipelihara oleh masyarakat dengan sistem bagi hasil. Investor wajib menggandeng peternak lokal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi nasional, melainkan juga sebagai sarana pemerataan ekonomi di sektor peternakan. Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah ikut aktif dalam menyiapkan infrastruktur pendukung seperti lahan kandang, pelatihan, dan penyuluhan teknis bagi para peternak.

Artikel Terkait:
  • 44 Emiten Terancam Delisting, Termasuk Bakrie Telecom & Waskita
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
  • Batalnya Diskon Listrik, DPR Nilai Pemerintah Beri Harapan Palsu
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen

Langkah ini diambil di tengah tingginya angka impor daging dan susu yang selama ini menjadi beban neraca perdagangan dan menghambat kemandirian pangan. Pemerintah berharap, melalui program ini, Indonesia tidak hanya mampu menekan impor tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

“Dengan melibatkan masyarakat, program ini bisa jadi solusi jangka panjang. Kami tidak ingin ketahanan pangan kita selalu bergantung pada negara lain,” tutup Sudaryono.

Jangan Lewatkan:
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
Impor Susu Ketahanan Pangan Sektor Peternakan Sudaryono Wamentan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePengetahuan Minim Hambat Pengendalian TBC Nasional
Next Article Pemprov Kaltim Dorong Internet Gratis Sampai Pelosok Desa

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Bisnis Silva

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Editorial Udex Mundzir

Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix

Techno Silva
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi