Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Kritik Harga Beras Lokal Naik Saat Pasar Dunia Turun

Ironi harga beras Indonesia yang melesat saat pasar global justru menurun, jadi sorotan parlemen.
ErickaEricka17 Mei 2025 Ekonomi
Harga beras Indonesia naik saat pasar global turun
Ilustrasi Harga beras Indonesia naik saat pasar global turun (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketimpangan harga beras antara pasar dunia dan dalam negeri menjadi sorotan tajam anggota DPR RI. Dalam kondisi saat harga beras dunia menunjukkan penurunan drastis, harga di pasar domestik justru terus merangkak naik, memunculkan pertanyaan besar soal efektivitas tata kelola pangan nasional.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, mengkritik keras pemerintah atas fenomena ini. Ia menilai kondisi ini mencerminkan kelemahan dalam sistem distribusi dan kebijakan pangan nasional yang tidak selaras dengan dinamika global.

“Ini ironis. Saat harga beras dunia turun karena kelebihan pasokan, harga beras di dalam negeri justru melonjak. Ini membuktikan ada yang tidak sinkron antara dinamika global dan sistem distribusi pangan nasional kita,” ujar Saadiah dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Data dari FAO dan Bank Dunia mencatat, harga beras global pada April 2025 berada di kisaran US$343–415 per metrik ton, atau sekitar Rp5,5 juta hingga Rp6,6 juta per ton, turun sekitar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan membaiknya produksi dunia, dibukanya kembali ekspor beras oleh India, serta menurunnya permintaan dari negara importir besar, termasuk Indonesia.

Baca Juga:
  • Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat
  • Erick Thohir Ajak Masyarakat Awasi BBM Lewat Konten Digital
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor

Meski harga dunia melandai, harga beras di Indonesia tetap tinggi. Saadiah menyebut ada sejumlah penyebab utama, seperti buruknya pengendalian rantai distribusi, lambatnya penyerapan panen oleh Bulog, serta lemahnya cadangan beras pemerintah dalam menjaga stabilitas harga.

“Kalau harga gabah petani masih rendah, tapi harga beras konsumen mahal, maka jelas yang diuntungkan adalah tengkulak dan spekulan. Negara seharusnya hadir untuk menyeimbangkan, bukan justru membiarkan disparitas harga ini terus melebar,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya evaluasi total terhadap strategi stabilisasi harga pangan. Pemerintah, katanya, harus mempercepat penyerapan hasil panen petani dan mengatur kebijakan impor secara bijak agar tidak merugikan ketersediaan pangan rakyat.

Artikel Terkait:
  • Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
  • Pakar Keamanan Siber Ungkap Bahaya Kesalahan Kurs Rupiah di Google
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan
  • 5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

“Jangan sampai narasi swasembada malah menutupi kegagalan dalam menjamin harga wajar bagi rakyat. Indonesia memerlukan reformasi tata kelola pangan, bukan sekadar kebijakan jangka pendek yang menimbulkan euforia sesaat,” pungkas Saadiah.

Pernyataan ini memperkuat desakan berbagai pihak yang menuntut transparansi dan efektivitas dalam kebijakan pangan nasional, terutama menyangkut keseimbangan antara produksi petani lokal dan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat luas.

Jangan Lewatkan:
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Bulog Distribusi Pangan DPR RI Harga Beras Indonesia Tata Kelola Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeno Aji Kukuhkan FPKS, Dorong Modernisasi Sawit Kaltim
Next Article Wamenag Imbau Jemaah Haji Laporkan Petugas Tak Responsif

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Fakta Sebenernya, Inflasi Pejabat

Editorial Udex Mundzir

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi