Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli

Kesepakatan Google dengan startup AI Character.AI memicu penyelidikan hukum, di tengah sorotan ketat regulator atas dominasi perusahaan teknologi.
ErickaEricka24 Mei 2025 Global
Google
Gedung Google (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington, DC – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) tengah menyelidiki kesepakatan Google dengan startup kecerdasan buatan Character.AI atas dugaan pelanggaran terhadap undang-undang antimonopoli. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan ketat regulator terhadap dominasi raksasa teknologi dalam industri AI yang berkembang pesat.

Menurut laporan Reuters, penyelidikan ini berfokus pada struktur perjanjian lisensi non-eksklusif yang diteken pada 2024. DOJ mencurigai Google merancang kerja sama ini untuk menghindari pengawasan merger formal, sekalipun Google mengklaim tidak memiliki saham di Character.AI.

“Google senang menyambut talenta dari Character.AI, tapi kami tidak memiliki kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Mereka tetap entitas yang terpisah,” ujar juru bicara Google menanggapi penyelidikan tersebut.

Dalam kesepakatan tersebut, Google mendapatkan akses ke teknologi model bahasa besar milik Character.AI, dan merekrut dua pendiri startup itu—Noam Shazeer dan Daniel De Freitas—yang sebelumnya merupakan mantan pegawai Google.

Baca Juga:
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
  • Serangan Rusia di Kyiv Mencapai Tingkat Eskalasi Mengerikan
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara

Pihak Character.AI belum memberikan tanggapan, sementara DOJ juga enggan mengomentari lebih lanjut. Namun, pengawasan terhadap langkah Google menegaskan bahwa regulator mulai mengambil pendekatan lebih agresif terhadap strategi integrasi vertikal atau akuisisi tidak langsung oleh perusahaan besar.

Tren serupa juga terlihat pada Microsoft yang berinvestasi hingga USD 650 juta ke Inflection AI, serta Amazon yang merekrut staf dan pendiri dari startup AI Adept. Kesepakatan tersebut juga menarik perhatian regulator karena berpotensi mengganggu persaingan pasar.

Saat ini, Google juga sedang menghadapi dua gugatan besar lain dari pemerintah AS terkait dominasi pasar mesin pencari dan periklanan digital. Komisi Perdagangan Federal (FTC) bahkan mendukung usulan agar Google membuka akses data pencarian kepada pesaing untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat.

Artikel Terkait:
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO
  • Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah
  • Pramuka Indonesia Gigih Hadapi Jambore Korsel Panas

Persaingan di ranah mesin pencari kini semakin ketat, terlebih dengan kehadiran layanan pencarian berbasis AI dan dominasi platform sosial seperti TikTok sebagai sumber informasi bagi generasi muda.

Dengan meningkatnya pengawasan regulasi, perusahaan teknologi seperti Google kini berada di bawah tekanan untuk membuktikan bahwa kemitraan dan inovasi mereka tidak melanggar hukum atau merusak iklim persaingan.

Jangan Lewatkan:
  • Visa Ditolak AS, Presiden Palestina Gagal Hadiri Sidang PBB
  • Dubai Berencana Bangun Masjid Terapung Pertama di Dunia
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43
Character AI DOJ AS Google Antimonopoli Persaingan AI 2025 Regulasi Teknologi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
Next Article Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Tips Temukan Passion dan Bakat ala Remaja Masa Kini

Opini Alfi Salamah

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi