Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

TikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote

Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat memaksa TikTok menghentikan operasinya di negara tersebut.
AssyifaAssyifa18 Januari 2025 Global
Penutupan TikTok di AS,
TikTok dilarang di Amerika Serikat, sehingga banyak pengguna yang berpindah ke aplikasi RedNote (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington D.C. – TikTok akan resmi berhenti beroperasi di Amerika Serikat mulai Minggu 19 Januari 2025, setelah Mahkamah Agung memutuskan melarang aplikasi tersebut jika ByteDance, perusahaan induknya yang berbasis di Tiongkok, tidak menjual kepemilikannya. Keputusan ini diambil atas kekhawatiran terkait keamanan nasional dan potensi pembagian data pengguna kepada pemerintah Tiongkok, meskipun klaim tersebut telah dibantah oleh ByteDance.

TikTok mengeluarkan pernyataan resmi, Jumat malam (17/1/2025), menyebutkan bahwa penutupan akan terjadi kecuali pemerintah AS memberikan jaminan kepada Apple dan Google untuk tidak menghadapi konsekuensi hukum terkait distribusi aplikasi tersebut.

“Kecuali jika Pemerintah Biden memberikan pernyataan definitif untuk memastikan tidak ada tindakan penegakan hukum, TikTok akan ditutup pada 19 Januari,” tulis perusahaan.

Sebanyak 170 juta pengguna TikTok di AS terancam kehilangan akses ke platform ini. Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump menjanjikan upaya untuk menyelamatkan TikTok setelah kembali menjabat pada 20 Januari 2025. Dalam pernyataan melalui media sosialnya, Trump mengatakan, keputusannya soal TikTok akan segera dibuat setelah saya punya waktu untuk meninjau situasinya.

Baca Juga:
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • ChatGPT Disorot, OpenAI Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO
  • SAKA Museum Masuk Daftar Museum Terindah Dunia 2025

Di tengah ketidakpastian ini, CEO TikTok, Shou Zi Chew, dilaporkan akan menghadiri pelantikan Trump di Washington untuk membahas kemungkinan solusi. Trump juga menyebut bahwa ia telah berdiskusi dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, terkait nasib TikTok.

Pengguna TikTok di Amerika mulai beralih ke aplikasi asal Tiongkok lainnya, RedNote atau Xiaohongshu. Sejak Senin (13/1/2025), RedNote menjadi aplikasi paling banyak diunduh di AS, meskipun menghadapi tantangan kebijakan moderasi konten yang ketat. Beberapa pengguna mengeluhkan sensor ketat yang diterapkan platform tersebut, termasuk pembatasan pada konten politik dan sosial.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, pilihan platform adalah hak pribadi pengguna.

Artikel Terkait:
  • Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
  • Prabowo Dorong D-8 Kembangkan Industri Halal dan Perikanan
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8

“Kami mendorong pertukaran antarindividu, tetapi setiap platform memiliki kebijakan masing-masing,” kata Guo Jiakun.

TikTok adalah salah satu aplikasi yang menjadi simbol globalisasi digital, dan keputusannya untuk menghentikan operasi di AS akan memiliki dampak besar pada para kreator konten dan komunitas online. Para analis memperkirakan, langkah ini akan membuka peluang bagi aplikasi lain untuk mendominasi pasar media sosial di Amerika.

Langkah pemerintah AS ini juga dinilai mencerminkan ketegangan geopolitik yang semakin mendalam antara AS dan Tiongkok, dengan platform teknologi menjadi salah satu area konflik utama. Pemerintah Biden maupun Trump menghadapi tekanan untuk memastikan keamanan data nasional di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.

Jangan Lewatkan:
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
Amerika Serikat ByteDance Donald Trump RedNote TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIstana Tegaskan Komitmen Prabowo Lanjutkan Proyek IKN
Next Article WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Refleksi Kemenangan dan Kekalahan dalam Pilkada 2024

Editorial Udex Mundzir

Ujian Jabatan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

Bendera Fiksi, Ketakutan Nyata

Editorial Udex Mundzir

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi