Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Ampas Kopi Bisa Membuat Beton 30 Persen Lebih Kuat

Main Character Energy, Saat Hidup Terasa Seperti Film

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lelah Beribadah

Mari tetap semangat menjalani hari-hari Ramadhan yang masih ada. Jadilah finalis Ramadhan, jangan gugur di tengah jalan.
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi17 Maret 2025 Islami
Beribadah
Ilustrasi lelah beribadah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jujur saya mulai terasa lelah beribadah. Padahal baru tanggal 17 Ramadhan. Tiap hari makan malam selepas shalat magrib. Beberapa menit selesai makan, adzan isya berkumandang. Lanjut lagi ke masjid. Tiba di rumah sekitar jam 21.00. Kalau ada jadwal ceramah tarawih, kadang makan malam sedikit saja. Kadang tidak sempat makan malam kalau jaraknya jauh.

Bagaimana caranya agar tetap semangat meskipun rasa lelah mendera? Dari diskusi dengan pak Syamsul, Wadir Sekolah Islam Athirah Bone, disimpulkan ada 3 kunci yang dapat disingkat S3 yaitu sadar, syukur dan sabar. Maksudnya dengan S3 bisa mencapai level tertinggi seperti halnya tingkat pendidikan formal hingga S3.

Pertama yaitu sadar. Sadari dan yakini bahwa kelelahan yang dirasakan akan dibalas dengan pahala, ampunan dan surga oleh Allah jika tetap semangat hingga akhir. Mau masuk perguruan tinggi negeri idaman saja siswa SMA kelas 12 rela lelah belajar ikut bimbel intensif berbulan-bulan. Saat diumumkan lulus PTN idaman, rasa lelah terganti dengan bahagia.

Ibadah di bulan Ramadhan pun demikian. Puncak kebahagiaan orang yang berpuasa yaitu saat kelak bertemu dengan Allah di surga. Itulah sukses tertinggi orang beriman. Agar kesadaran itu stabil dan tumbuh, maka iman perlu terus diasah dengan nutrisi ilmu agama. Dengarkan ceramah dan kajian yang membahas firman Allah dari Al Quran dan Sunnah.

Baca Juga:
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban
  • Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman
  • Menjadi Lebih Baik

Sadari juga bahwa puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan untuk mentransformasi diri menjadi lebih baik secara lahir dan batin. Itu semua butuh proses panjang dan melelahkan. Perhatikan bagaimana guci yang indah dibuat dari tanah liat. Tanahnya dbanting-banting, dibentuk, dipanaskan. Lalu diamplas dan dicat. Perlu proses panjang sebelum menjadi guci yang indah.

Semula saat tanah liat diinjak. Jika ada di atas lantai akan disapu. Setelah jadi guci harganya mahal dan dipajang di tempat khusus. Dijaga agar tidak jatuh. Menjadi barang istimewa. Itulah buah dari penderitaannya. Demikian pula orang beriman dengan ibadah di bulan Ramadhan. Jika berhasil meraih takwa akan menjadi manusia mulia dunia dan akhirat.

Kedua yaitu syukur. Orang yang bersyukur selalu merasa beruntung. Melihat segala kondisi dari sisi positif. Jika terjatuh dan luka ia berkata “untung hanya luka tidak patah tulang”. Orang yang bersyukur dengan datangnya bulan Ramadhan juga akan merasa beruntung. Tidak semua orang diberi usia masuk Ramadhan. Banyak yang meninggal dunia sebelum bulan Ramadhan. Juga bersyukur tahun ini masih menikmati Ramadhan. Tidak ada jaminan tahun depan masih ada umur panjang.

Ibnul Qayyim mengatakan jika orang yang telah mati diberi kesempatan hidup lagi maka mereka ingin hidup sehari saja di bulan Ramadhan. Mereka ingin beribadah semaksimal mungkin selama sehari itu karena telah melihat besarnya pahala dan manfaatnya di alam barzakh. Kita bersyukur masih hidup di Ramadhan. Syukuri dengan gunakan semaksimal mungkin.

Artikel Terkait:
  • Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah
  • Senyum di Tengah Derita
  • Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan
  • Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Ketiga yaitu sabar. Berbekal sadar dan syukur akan tumbuh kesabaran untuk tetap menjalani ibadah Ramadhan dengan semangat yang menyala. Ciri sabar menurut Aa Gym yaitu hadapi, hayati dan nikmati. Siap menghadapi kondisi yang melelahkan. Mampu menghayati dan menghayati seluruh aktivitas yang dilakukan. Lelah yang nikmat karena penghayatan keimanan.

Mari tetap semangat menjalani hari-hari Ramadhan yang masih ada. Jadilah finalis Ramadhan, jangan gugur di tengah jalan. Ingat, pada 10 malam terakhir Allah siapkan malam lailatul qodar yang lebih baik dari 1000 bulan. Jangan lupa jaga kesehatan dengan nutrisi, istirahat dan olahraga yang cukup. Jangan lupa berdo’a kepada Allah agar diberi kekuatan lahir dan batin untuk meraih lailatul qodar. Meraih pahala, ampunan, rahmat dan ridha Nya. Selamat berjuang. Tetap semangat. Ewako.

Makassar, 17 Ramadhan 1446 H

Jangan Lewatkan:
  • Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya
  • Keberangkatan Haji Diberkahi: Doa Khusus dari Rumah
  • Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?
  • Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah
Lelah beribadah Sabar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam
Next Article Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Informasi lainnya

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Daniel Kahneman: Akhir Tragis Seorang Peraih Nobel

Profil Ericka

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Perspektif Udex Mundzir

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Surah Al-Ma’un, Intisari dan Penjelasan Mendalam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi