Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 5 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Konteks sejarah harus dipahami dengan perspektif yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
ErickaEricka19 Maret 2025 Islami
Muslimah
Ilustrasi orang yang sedang berdo'a (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pernikahan Aisyah dengan Nabi Muhammad ﷺ sering menjadi perbincangan dari sudut pandang modern. Namun, jika melihat dari perspektif budaya Arab abad ke-7, pernikahan di usia muda bukanlah hal yang aneh. Tradisi ini juga berlaku di banyak peradaban lain pada masa itu.

Pada zaman tersebut, kedewasaan perempuan diukur bukan dari usia angka, melainkan tanda biologis seperti menstruasi yang menandakan kesiapan fisik untuk menikah dan memiliki keturunan. Jika seorang gadis sudah mengalami pubertas, ia dianggap siap menikah.

Selain itu, pernikahan sering kali digunakan sebagai cara untuk memperkuat hubungan sosial dan politik. Pernikahan Nabi dengan Aisyah juga menjadi bagian dari penguatan hubungan dengan Abu Bakar, sahabat terdekat Nabi dan salah satu pemimpin awal Islam.

Baca Juga:
  • Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret
  • Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya
  • Tiga Kelompok Wanita bagi Laki-laki dalam Islam: Mahram, Azwaj, dan Ajnabi
  • Lebih Berat dari Zina, Inilah Beberapa Larangan Keras Berghibah!

Apakah Pernikahan Dini Wajar di Zaman Itu?

Pernikahan dini bukan hanya terjadi di dunia Islam, tetapi juga di berbagai peradaban lain:

  • Romawi & Yunani Kuno: Gadis-gadis sering menikah di usia 12-14 tahun. Kaisar Augustus bahkan menetapkan usia minimal pernikahan perempuan adalah 12 tahun.
  • Eropa Abad Pertengahan: Margaret Beaufort, ibu Raja Henry VII dari Inggris, menikah pada usia 12 tahun dan melahirkan di usia 13 tahun.
  • Asia & Timur Tengah: Dalam banyak masyarakat agraris, pernikahan dini dianggap penting untuk keberlangsungan keturunan dan ekonomi keluarga.

Tokoh Sejarah Lain yang Menikahi Perempuan Muda

Fenomena ini juga terjadi pada banyak tokoh bersejarah:

Artikel Terkait:
  • Maulid Nabi dan Pemberian Sosial, Menghidupkan Semangat Kepedulian
  • Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?
  • Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah
  • Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam
  • Raja Louis IX dari Prancis menikahi Margaret of Provence saat berusia sekitar 12 tahun.
  • Henry VIII dari Inggris bertunangan dengan Catherine of Aragon saat masih berusia 6 tahun.
  • Dinasti Ming & Qing di China menikahkan putri-putri mereka dalam usia belasan tahun demi kepentingan politik.
  • Amerika Serikat abad ke-19, pernikahan dini masih terjadi di komunitas pedesaan hingga awal abad ke-20.

Pandangan Modern tentang Pernikahan DiniSaat ini, banyak negara telah menaikkan batas usia minimum pernikahan untuk melindungi hak anak dan memastikan kesiapan mental serta fisik mereka. Organisasi seperti PBB dan UNICEF menganggap pernikahan anak sebagai bentuk eksploitasi.

Namun, dalam sejarah, pernikahan dini adalah hal yang lumrah di berbagai peradaban. Dalam kasus Aisyah, penting untuk memahami konteks zamannya, bukan menilainya dengan standar moral modern.

Jangan Lewatkan:
  • Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban
  • Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama
  • Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya
Arab Kuno Peradaban Dunia Pernikahan Dini Sejarah Islam Tradisi Pernikahan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAmalan Agar Bisa Berjodoh dengan Orang yang Dicintai
Next Article Andi Narogong Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus e-KTP

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mengenal Kandungan Gizi Es Krim Vanila

Food Alfi Salamah

QR Warung dan Ketakutan Amerika

Editorial Udex Mundzir

Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya

Happy Udex Mundzir

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi