Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gegetuk, Jejak Manis Kuliner Sunda

Singkong yang sederhana, berubah jadi camilan khas penuh makna budaya di tanah Sunda.
Alfi SalamahAlfi Salamah15 September 2025 Food
Getuk
Getuk Singkong
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak kuliner tradisional di Jawa Barat tidak pernah bisa dilepaskan dari singkong. Dari bahan sederhana inilah lahir gegetuk makanan khas Sunda yang hingga kini masih bertahan, meski keberadaannya mulai jarang ditemui di kota-kota besar. Gegetuk tidak hanya sekadar panganan manis, tetapi juga cerminan kreativitas masyarakat pedesaan dalam mengolah bahan pangan yang melimpah.

Dari Singkong Menjadi Warisan

Gegetuk dibuat dari singkong yang direbus atau dikukus hingga empuk, lalu ditumbuk dan dicampur dengan gula merah atau gula pasir. Setelah itu, adonan dibentuk dan diberi taburan kelapa parut sebagai pelengkap. Kesederhanaan resep ini menyimpan filosofi hidup masyarakat Sunda: hemat, kreatif, dan dekat dengan alam.

Sejarah gegetuk dipercaya lahir dari kebiasaan masyarakat pedesaan yang memanfaatkan singkong sebagai sumber karbohidrat alternatif selain beras. Saat paceklik atau harga beras melambung, singkong menjadi penyelamat. Dari situlah lahir berbagai olahan singkong, dan gegetuk menjadi salah satu yang paling populer.

Cita Rasa dan Variasi

Secara umum, gegetuk hadir dalam dua rasa utama: manis dan asin. Gegetuk manis berwarna kuning kecokelatan karena campuran gula merah, sedangkan gegetuk asin lebih sederhana dengan warna putih polos, hanya diberi sedikit garam.

Ada juga variasi lain, misalnya gegetuk lindri yang berwarna-warni dan dicetak menggunakan alat khusus sehingga tampil menarik di pasar tradisional. Di Sumedang, Jawa Barat, varian ini sangat populer. Meski lebih dikenal sebagai makanan Jawa Tengah, gegetuk lindri punya tempat istimewa di tatar Sunda.

Baca Juga:
  • Minuman Viral, Benarkah Sehat?
  • Rebung Lebih Sehat dari Dugaan
  • Resep Puding Karamel Kukus Hanya dengan 1 Telur
  • Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Selain itu, masyarakat juga mengenal gegetuk goreng, meski sebenarnya lebih identik dengan daerah Sokaraja, Banyumas. Versi ini menawarkan rasa gurih manis dengan tekstur garing di luar, lembut di dalam.

Nilai Gizi dan Kesehatan

Gegetuk sering dianggap sebagai makanan jadul, padahal kandungan gizinya cukup baik. Singkong sebagai bahan utama kaya akan karbohidrat, sehingga mampu memberikan energi yang cukup. Selain itu, singkong juga mengandung serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, menurunkan tekanan darah, hingga menjaga kadar kolesterol.

Kelapa parut yang menjadi taburan memberi tambahan lemak baik dan rasa gurih alami. Gula merah dalam gegetuk manis juga memiliki kandungan mineral seperti zat besi dan magnesium, meski tentu perlu dikonsumsi secukupnya. Dengan kandungan ini, gegetuk bisa disebut sebagai camilan sederhana namun bergizi.

Gegetuk di Tengah Arus Modernisasi

Sayangnya, keberadaan gegetuk kini makin sulit ditemukan, terutama di perkotaan. Generasi muda lebih akrab dengan camilan modern seperti donat, kue kekinian, atau makanan cepat saji. Pedagang gegetuk di pasar tradisional pun jumlahnya berkurang, kalah oleh produk instan yang lebih praktis.

Meski begitu, gegetuk masih bisa ditemukan di beberapa daerah pedesaan Jawa Barat atau dalam acara hajatan. Bahkan, ada komunitas pecinta kuliner tradisional yang berupaya melestarikan makanan ini lewat festival pangan lokal. Media sosial juga mulai digunakan untuk memperkenalkan kembali gegetuk pada generasi muda dengan cara penyajian yang lebih menarik.

Artikel Terkait:
  • Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern
  • Rahasia Membuat Kentang Goreng Tetap Sehat
  • Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat
  • Tren Makanan Sehat di 2024

Cara Membuat Gegetuk

Resep gegetuk sebenarnya sangat mudah diikuti. Berikut langkah ringkas yang biasa dilakukan:

  • 1. Singkong dikupas, dipotong, lalu direbus atau dikukus hingga matang.
  • 2. Tumbuk singkong hingga halus.
  • 3. Campurkan dengan gula merah atau gula pasir, tambahkan sedikit garam.
  • 4. Cetak adonan sesuai selera, bisa berbentuk bulat pipih atau kotak kecil.
  • 5. Taburi kelapa parut yang sudah dikukus dengan daun pandan agar harum.

Kesederhanaan ini membuat gegetuk cocok dijadikan camilan keluarga, terutama saat sore ditemani teh hangat.

Warisan yang Perlu Dijaga

Gegetuk bukan sekadar makanan ringan, tetapi bagian dari identitas budaya Sunda. Di tengah derasnya arus globalisasi, makanan tradisional seperti ini sering terpinggirkan. Padahal, melestarikan gegetuk berarti menjaga warisan leluhur dan menghargai kearifan lokal.

Untuk menjaga keberadaannya, perlu ada dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah daerah bisa mendorong promosi kuliner tradisional lewat festival pangan lokal. Pelaku UMKM pun bisa mengemas gegetuk dengan cara modern agar menarik minat konsumen muda, misalnya menggunakan kemasan estetik atau inovasi rasa baru.

Jangan Lewatkan:
  • Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik
  • Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional
  • Mengenal Kandungan Gizi Es Krim Vanila
  • Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Gegetuk adalah cermin sederhana dari kekayaan kuliner Sunda. Dari singkong, masyarakat menciptakan makanan yang bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga sarat nilai budaya. Jika generasi sekarang mampu melihatnya lebih dari sekadar makanan jadul, gegetuk bisa tetap hidup dan bahkan menjadi ikon kuliner khas Jawa Barat di masa depan.

Getuk Kuliner Indonesia Makanan Sunda Makanan Tradisional
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSMPN 3 Watampone Sukses Selenggarakan Mugus Perdana
Next Article Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Informasi lainnya

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

15 Februari 2026

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

5 Februari 2026

Mengenal Es Gabus: Bahan, Tekstur, dan Keamanan

29 Januari 2026

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

20 Januari 2026

Akar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern

24 Desember 2025

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

12 November 2025
Paling Sering Dibaca

Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?

Islami Udex Mundzir

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Bela Negara atau Bela Penguasa?

Perspektif Udex Mundzir

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Alfi Salamah15 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi