Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 31 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

Efisiensi anggaran besar-besaran disebut sebagai langkah strategis mencegah kebocoran dan potensi korupsi belanja negara.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati20 Maret 2026 Politik
Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN
Prabowo Subianto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bogor – “Uang rakyat itu seperti air di wadah bocor,” menjadi gambaran yang tersirat dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat mengungkapkan keberhasilan pemerintahannya menghemat ratusan triliun rupiah dari anggaran negara melalui kebijakan efisiensi yang ketat.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut pemerintah telah mengamankan sekitar Rp308 triliun dari belanja negara setelah melakukan pemangkasan pada berbagai pos pengeluaran.

Pernyataan itu disampaikan dalam forum diskusi bersama jurnalis senior dan pengamat di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (20/03/2026). Ia menilai langkah tersebut penting untuk menutup celah pemborosan yang berpotensi mengarah pada praktik korupsi, sekaligus memperbaiki tata kelola fiskal nasional.

“Waktu pertama melakukan efisiensi, kita menghemat Rp 308 triliun dari pemerintah pusat. Dari mana itu? Dari semua pengeluaran yang akal-akalan. Keyakinan saya, itu semua Rp 308 triliun ini jika tidak dipotong, ini ke arah korupsi,” ujar Prabowo.

Baca Juga:
  • Asep Sukmana Dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Tasikmalaya
  • PDIP Pertanyakan Peran MKD dalam Pemanggilan Rieke Diah Pitaloka
  • Kenaikan PPN 12 Persen Picu Polemik, PDIP Tegaskan Inisiatif Pemerintahan Jokowi
  • Presiden Jokowi dan Pakar Hukum Bahas Perpanjangan Masa Jabatan

Ia juga mengaitkan kebijakan efisiensi ini dengan indikator ekonomi Incremental Capital Output Ratio (ICOR), yang mencerminkan tingkat efisiensi investasi suatu negara. Menurutnya, angka ICOR Indonesia masih berada di kisaran 6,5, lebih tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia yang berada di angka 4, serta Vietnam sekitar 3,6.

Tingginya ICOR menandakan bahwa Indonesia membutuhkan modal lebih besar untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang sama, sehingga efisiensi menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam konteks tersebut, Prabowo memperkirakan adanya ketidakefisienan hingga sekitar 30 persen dari total anggaran negara yang mendekati Rp3.700 triliun. Jika dikonversikan, nilai inefisiensi tersebut setara dengan sekitar US$75 miliar. Kondisi ini dinilai sebagai indikator perlunya reformasi belanja negara agar lebih tepat sasaran dan produktif.

Selain itu, pemerintah disebut telah memangkas sejumlah pengeluaran yang dianggap tidak prioritas, seperti kegiatan seremonial, pembelian alat tulis kantor, hingga rapat dan seminar yang dinilai tidak berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Prabowo juga menyoroti kebiasaan pengadaan barang tahunan, termasuk perangkat teknologi, yang dinilai tidak efisien jika tidak didasarkan pada kebutuhan riil.

Artikel Terkait:
  • Tidak Hanya Ganjar, Prabowo Juga Menerima Ciuman Tangan dari Buruh.
  • Prabowo Akan Tindak Jenderal TNI-Polri Terlibat Tambang Ilegal
  • Hasto Kristiyanto: Program 3 Juta Rumah Senapas dengan PDIP
  • Rakyat Terluka

Langkah efisiensi ini, lanjutnya, masih berada pada tahap awal dan berpotensi terus diperluas. Ia melihat masih banyak ruang untuk melakukan penghematan, khususnya pada belanja rutin yang tidak memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam menghadapi tantangan ekonomi global, Prabowo turut menyinggung strategi yang diterapkan sejumlah negara lain, seperti pengurangan hari kerja hingga penerapan sistem kerja dari rumah (WFH). Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjadi alternatif untuk menekan biaya operasional tanpa mengurangi produktivitas secara signifikan.

Dengan kebijakan efisiensi ini, pemerintah berharap anggaran negara dapat digunakan lebih optimal untuk program-program prioritas, termasuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Ziarah Makam Pendiri NU, Anies Baswedan Perkuat Sanad Keilmuan di Tebuireng
  • Prabowo: Koruptor Tak Rela Pemerintah Bersih-bersih
  • PDIP Resmi Lantik Mahfud Md sebagai Cawapres Ganjar Pranowo
  • Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar
APBN 2026 Efisiensi Anggaran ICOR Indonesia Korupsi Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran
Next Article Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Informasi lainnya

Efisiensi atau Salah Kelola?

4 Agustus 2026

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

15 Juni 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

MBG dan Risiko Cobra Effect

4 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

Travel Alfi Salamah

Marselino Ferdinan, Bintang Muda Gemilang di Timnas Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Tips Manajemen Waktu Agar Lebih Produktif

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi