Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 2 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Gulirkan Koalisi Permanen, Dinilai Ingin Pagari KIM Plus dan PDIP

SilvaSilva16 Februari 2025 Politik
Koalisi permanen Prabowo Subianto 2025
Koalisi permanen Prabowo Subianto 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Wacana koalisi permanen yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai upaya untuk memperkuat barisan partai pendukungnya sekaligus membatasi ruang gerak PDI Perjuangan (PDIP) agar sulit bergabung ke pemerintahan.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menyatakan bahwa langkah ini menjadi sinyal kuat Prabowo untuk menjaga soliditas Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus selama lima tahun ke depan. Ia melihat koalisi permanen ini sebagai strategi politik jangka panjang Prabowo untuk mengamankan kekuatan hingga Pemilu 2029.

“Ide koalisi permanen ini hadir untuk memperkokoh kesatuan partai-partai KIM Plus. Ini juga memberi sinyal bahwa peluang PDIP untuk bergabung ke pemerintahan semakin kecil,” ujar Efriza kepada wartawan pada Minggu (16/02/2025).

Ia menambahkan bahwa dengan mayoritas kekuatan yang dimiliki KIM Plus saat ini, PDIP tampaknya hanya akan menjadi kekuatan dari luar pemerintahan. “Kecuali PDIP hanya mendukung dari luar, karena suara PDIP sekarang tidak sebesar gabungan KIM Plus,” tambah Efriza.

Menurutnya, koalisi permanen juga menjadi pagar pengaman agar partai-partai dalam KIM Plus tetap solid hingga Pemilu Serentak 2029. Dengan begitu, dukungan bagi Prabowo untuk melanjutkan kekuasaan di periode berikutnya lebih terjamin.

“Ada sinyal kuat bahwa ini sebagai pagar agar partai anggota KIM Plus tetap solid hingga 2029 untuk kembali mendukung Prabowo,” kata Efriza.

Baca Juga:
  • Pegiat Koperasi Gresik Bersatu Dukung Gus Muhaimin 2024
  • Target 5 Kursi Pemilu 2024, PBB Kabupaten Mojokerto Ajukan 50 Bacaleg
  • PSU Bebani Negara, Kinerja KPU dan Bawaslu Dikritik
  • Prabowo Butuh Dukungan Muslim, Bisa Berpasangan dengan Anies di 2024

Ia mengaitkan wacana ini dengan pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang telah lebih dulu menyatakan dukungan terhadap Prabowo untuk maju di Pilpres 2029. Hal ini, menurut Efriza, memperkuat dugaan bahwa Prabowo sudah mulai merancang strategi politik jangka panjang.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, membenarkan adanya tawaran koalisi permanen yang disampaikan Prabowo dalam pertemuan Silaturahmi Kebangsaan KIM Plus di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (14/02/2025).

“Pak Prabowo meminta persatuan menjadi kunci utama pemerintahan. Tentu PKB menyambut baik gagasan ini untuk mempercepat pembangunan,” ujar Cak Imin kepada awak media.

Muhaimin menegaskan, partainya mendukung penuh gagasan tersebut karena sejalan dengan cita-cita PKB untuk menjaga stabilitas politik dan mempercepat pembangunan nasional.

Sementara itu, di tengah isu koalisi permanen, Prabowo juga telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H/2025.

Artikel Terkait:
  • Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir
  • Penangguhan Tak Cukup, Jatam Desak UI Cabut Gelar Doktor Bahlil
  • MK Tegaskan Penerapan Batas Usia Capres Cawapres
  • Digitalisasi Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama

Keppres ini mengatur bahwa biaya haji bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Nilai Manfaat, dengan harapan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah haji Indonesia.

Langkah politik Prabowo ini dinilai sebagian pihak sebagai cara untuk mengukuhkan pengaruhnya, baik di lingkup koalisi maupun dalam mengatur kebijakan strategis pemerintahan.

Dengan koalisi permanen, Prabowo seolah ingin menegaskan bahwa kekuatan politik KIM Plus tidak mudah digoyahkan dan siap mendukungnya hingga Pemilu 2029.

Di sisi lain, peluang PDIP untuk masuk ke lingkaran pemerintahan dinilai semakin kecil. Partai berlambang banteng itu diperkirakan hanya bisa bersikap mendukung dari luar, tanpa peran signifikan di dalam kabinet.

Jangan Lewatkan:
  • KPU Dorong Pemerintah dan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Pemilu
  • Unggul Quick Count, Rudy-Seno Tegaskan Lagi Janjinya untuk Masyarakat Kaltim
  • Hadi Mulyadi Usung Visi “Kaltimber-Dolot” untuk Kaltim Mandiri dan Berdaya Saing
  • KPU Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pilkada, Kirap JALIH- KASIJO disambut hangat masyarakat

Dengan dinamika politik yang semakin menghangat ini, publik akan terus mencermati bagaimana peta koalisi pemerintahan berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

KIM Plus Koalisi Permanen Pemilu 2029 Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNada Salsabila dari SMKN 4 Batam Dinobatkan Duta Penulis 2025
Next Article Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Istana Gelar Nuzulul Quran, Prabowo Ajak Tokoh Agama Bersatu

11 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

Bumi Tanpa Pohon, Krisis yang Tak Terlihat

Opini Alfi Salamah

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva

Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Islami Assyifa

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi