Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Guru Besar: Pernyataan Jokowi Picu Konflik Komunikasi Publik

Melalui Siaran Daring, Prof Masduki Menyoroti Implikasi Kontroversi Pernyataan Presiden
ErickaEricka7 Februari 2024 Politik
Presiden Republik Indonesia, Joko widodo
Presiden Republik Indonesia, Joko widodo (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sleman – Guru Besar Ilmu Komunikasi Indonesia menyatakan kekhawatiran terhadap pernyataan Presiden Jokowi yang memungkinkan kampanye presiden, merasa bahwa hal tersebut dapat mengganggu stabilitas ruang publik.

“Kami melihat praktik komunikasi publik para pemimpin politik di musim pilpres cenderung keruh, tidak mendidik, dan memicu konflik sosial di ranah digital,” kata Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia, Prof Masduki menyampaikan pernyataan sikapnya secara daring, Rabu (7/2/2024).

Konflik Komunikasi dari Pernyataan Jokowi

Masduki mengatakan, pernyataan Jokowi itu menunjukkan konflik komunikasi. Sebab, tiadanya batasan deklaratif yang tegas antara Jokowi sebagai Kepala Negara dan Kepala Keluarga dari Cawapres Paslon 2.

Terjadi amplifikasi media nasional terhadap pernyataan ini. Selain itu, berbagai aktivitas politik kenegaraan yang menyertainya menyebabkan penumpukan sikap kritis publik dan memperkuat tendensi pembenaran atas politik dinasti.

Baca Juga:
  • Nomor Urut Sudah Ditetapkan, Siapa ‘Raja’ Kaltim 2024?
  • Penangguhan Tak Cukup, Jatam Desak UI Cabut Gelar Doktor Bahlil
  • DPR Akan Panggil Polri Bahas Isu Gas Air Mata Kedaluwarsa
  • Elektabilitas Cecep-Asep Melejit Usai Debat Publik PSU

Para guru besar juga menyoroti berbagai persoalan kebangsaan dan komunikasi, seperti menguatnya politik yang melibatkan media digital, pemakaian tentara digital, dan merebaknya disinformasi. Tak hanya itu, praktek manipulasi konten digital pun bertujuan melawan semangat demokrasi substansial.

“Yakni warga digital sebagai warga negara mengalami kekerasan sistemik, yang diorkestrasi baik oleh para pendengung, dan politisi di dalam dan di luar kekuasaan politik,” katanya.

Guru Besar Ilmu Komunikasi melihat terjadi kemunduran demokratisasi komunikasi, demokrasi digital dan politik elektoral sebagai keadaan yang saling terkait. Mereka mengimbau agar semua pihak menyelamatkan negara dari ambang otoriterisme ala Orde Baru.

“Lebih jauh, mendorong agar menggelorakan keprihatinan atas situasi politik secara umum yang mengarah pada otoriterisme, politik dinasti, yang merusak tatanan keadaban publik, dan studi komunikasi politik di perguruan tinggi di masa depan,” tambah Masduki.

Artikel Terkait:
  • Rudi Mas’ud Tawarkan Aplikasi “Sakti” untuk Giatkan Pelayanan Publik di Kaltim
  • Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar
  • Pramono-Rano Raih Suara Terbanyak, RK-Suswono Walk Out
  • Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

Tuntutan Keteladanan untuk Jokowi

Guru Besar Ilmu Komunikasi Indonesia juga menuntut Jokowi untuk menunjukkan keteladanan sebagai Kepala Negara. Untuk ini perlunya sikap politik dan praktik komunikasi publik yang konsisten dan ajeg pada kaidah etika.

Mereka menuntut agar Jokowi mengkoreksi pernyataannya yang telah memicu kontroversi publik. Mereka juga menekankan pentingnya bekerja berdasarkan moralitas publik dan menjaga politik elektoral yang beretika dengan memprioritaskan kepentingan bangsa, bukan kepentingan pribadi, keluarga, atau golongan tertentu.

“Kami mengimbau agar semua pihak yang terlibat atau berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 mengedepankan kesadaran dan tanggung jawabnya. Demi menjunjung nilai-nilai demokrasi, etika dan hati nurani,” lanjutnya.

Jangan Lewatkan:
  • NasDem Desak Hukuman Berat bagi Oknum Korupsi Dapur MBG
  • Pramono Anung Bentuk Tim Transisi, Siapkan Era Baru Jakarta
  • Jokowi: Kepala Daerah Harus Hadir di Retret Akmil Magelang
  • Bahlil Targetkan Golkar Raih 102 Kursi di Pemilu 2029

“Penyelenggara pemilu, harapannya partai politik maupun pemilih menghasilkan sikap, keputusan dan perilaku yang dapat menjaga keutuhan dan kelangsungan Indonesia. Demi bangsa yang demokratis, berdaulat dan bermartabat,” kata Masduki menutup.

Pemilu 2024
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSaingi Coldplay, Kampanye Akbar AMIN Capai 3,5 Juta Antrean
Next Article Ali Hamdi Tegaskan PKS Berkomitmen selalu Bersama Rakyat

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir

Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud

Islami Alfi Salamah

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Suara Moral yang Tersisa

Editorial Udex Mundzir

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi