Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Akan Panggil Polri Bahas Isu Gas Air Mata Kedaluwarsa

Komisi III DPR akan minta penjelasan Polri terkait tragedi ojol tewas, penggunaan rantis, hingga isu gas air mata kedaluwarsa.
ErickaEricka29 Agustus 2025 Politik
unjuk rasa 28 Agustus 2025
Aksi unjuk rasa 28 Agustus 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi III memastikan akan memanggil pimpinan Polri untuk dimintai penjelasan terkait sejumlah peristiwa yang terjadi dalam unjuk rasa 28 Agustus 2025. Agenda pemanggilan tersebut mencakup pembahasan tentang tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, penggunaan kendaraan taktis (rantis), hingga isu penggunaan gas air mata yang diduga sudah kedaluwarsa.

Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat bersama Polri pada awal pekan depan. “Kita sama-sama mendengar juga informasi (gas air mata kedaluwarsa) itu. Tentu kita beri kesempatan kepada kepolisian menjelaskan sedetail-detailnya, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cukup. Kami akan berusaha juga untuk menanyakan kepada pimpinan Polri, apa sebenarnya yang terjadi,” ujar Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Ia menegaskan rapat tersebut dijadwalkan pada awal pekan, kemungkinan Senin (1/9/2025), dan akan menghadirkan pejabat tinggi Polri. “Minggu depan ya, antara Senin. Itu coba dilihat, karena itu memang sudah ada agendanya, nanti kita lihat siapa yang datang dari Polri,” tambahnya.

Baca Juga:
  • KPU Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Jadi Pemimpin Jakarta Awal Januari
  • Pedagang Pasar Tradisional Minta Capres RI 2024 Penuhi Kriteria Ini!
  • Caleg PPP ini Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Kutim
  • Presiden Jokowi Bocorkan Isu Myanmar di KTT ASEAN

Terkait tewasnya Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Hinca menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, aparat seharusnya memahami standar operasional prosedur (SOP) dalam menghadapi massa. “Kita sayangkan itu terjadi. Mestinya teman-teman di kepolisian paham betul SOP-nya yang bisa mengukur situasi dengan tepat. Karena memang mobil itu cukup kuat untuk dengan masyarakat, mestinya dia bisa membaca situasi itu,” ungkapnya.

Hinca juga menyoroti cara aparat menghalau massa yang dinilai tidak lazim. “Kalau saya lihat kecepatannya, belum pernah saya melihat menghalau massa itu secepat itu. Biasanya kan pelan saja, terus sampai mundur, menggeser, itu yang saya lihat,” lanjutnya.

Artikel Terkait:
  • Debat Pertama, Paslon SAE akan Jadikan Dusun Miliki Ketahanan Ekonomi
  • Prabowo Janji Bahas RUU Perampasan Aset dan Ketenagakerjaan
  • Pilkada Sidoarjo Dipastikan Berakhir Tanpa Gugatan
  • Tim Transisi Pramono-Rano Diumumkan Usai Penetapan KPU

Pemanggilan ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi menyeluruh kepada publik terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam pengendalian massa. Selain itu, DPR menilai transparansi Polri sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah sorotan tajam atas insiden yang menewaskan seorang warga sipil.

Jangan Lewatkan:
  • Rudi Mas’ud Tawarkan Aplikasi “Sakti” untuk Giatkan Pelayanan Publik di Kaltim
  • Rencana 500 Batalyon TNI Tidak Instan, Fokus Awal 100 Unit
  • Deadline 17+8, Mahasiswa Unpad Turun ke DPR Sore Ini
  • Debat Pilgub Kaltim 2024: Rudy Pertegas Usulan Pendidikan dan Makan Gratis
DPR RI Gas Air Mata Kedaluwarsa Kasus Affan Ojol Polri Rantis Brimob
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRibuan Mahasiswa Kepung Polda Metro Jaya Tuntut Keadilan Kasus Ojol Tewas
Next Article Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Terlibat Kasus Ojol Tewas

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir

Bebas Bertanggung Jawab

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix

Techno Silva
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi