Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Akan Panggil Polri Bahas Isu Gas Air Mata Kedaluwarsa

Komisi III DPR akan minta penjelasan Polri terkait tragedi ojol tewas, penggunaan rantis, hingga isu gas air mata kedaluwarsa.
ErickaEricka29 Agustus 2025 Politik
unjuk rasa 28 Agustus 2025
Aksi unjuk rasa 28 Agustus 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi III memastikan akan memanggil pimpinan Polri untuk dimintai penjelasan terkait sejumlah peristiwa yang terjadi dalam unjuk rasa 28 Agustus 2025. Agenda pemanggilan tersebut mencakup pembahasan tentang tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, penggunaan kendaraan taktis (rantis), hingga isu penggunaan gas air mata yang diduga sudah kedaluwarsa.

Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat bersama Polri pada awal pekan depan. “Kita sama-sama mendengar juga informasi (gas air mata kedaluwarsa) itu. Tentu kita beri kesempatan kepada kepolisian menjelaskan sedetail-detailnya, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cukup. Kami akan berusaha juga untuk menanyakan kepada pimpinan Polri, apa sebenarnya yang terjadi,” ujar Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Ia menegaskan rapat tersebut dijadwalkan pada awal pekan, kemungkinan Senin (1/9/2025), dan akan menghadirkan pejabat tinggi Polri. “Minggu depan ya, antara Senin. Itu coba dilihat, karena itu memang sudah ada agendanya, nanti kita lihat siapa yang datang dari Polri,” tambahnya.

Baca Juga:
  • RIDO Salahkan KPU usai Kekalahan di Pilgub Jakarta
  • Sandiaga Uno Janjikan Pengumuman Pilihan Parpol dalam Beberapa Pekan Mendatang
  • DPR Sahkan KUHAP Baru Berlaku Awal 2026
  • Daftar Capres Relawan Jokowi, Tanpa Nama Anies

Terkait tewasnya Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Hinca menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, aparat seharusnya memahami standar operasional prosedur (SOP) dalam menghadapi massa. “Kita sayangkan itu terjadi. Mestinya teman-teman di kepolisian paham betul SOP-nya yang bisa mengukur situasi dengan tepat. Karena memang mobil itu cukup kuat untuk dengan masyarakat, mestinya dia bisa membaca situasi itu,” ungkapnya.

Hinca juga menyoroti cara aparat menghalau massa yang dinilai tidak lazim. “Kalau saya lihat kecepatannya, belum pernah saya melihat menghalau massa itu secepat itu. Biasanya kan pelan saja, terus sampai mundur, menggeser, itu yang saya lihat,” lanjutnya.

Artikel Terkait:
  • Cecep Naik Elektabilitas, Tasikmalaya Belum Siap Berubah
  • DPR Desak Menteri PKP Perjelas Skema Program 3 Juta Rumah
  • MK Tolak Gugatan Isran-Hadi, Pilgub Kaltim Berakhir Tanpa Sengketa
  • Kemlu Cari Lokasi Alternatif Pulau Galang untuk Warga Gaza

Pemanggilan ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi menyeluruh kepada publik terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam pengendalian massa. Selain itu, DPR menilai transparansi Polri sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah sorotan tajam atas insiden yang menewaskan seorang warga sipil.

Jangan Lewatkan:
  • MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional
  • Seno Aji: Sinergi dengan Daerah, Kunci Atasi Kemiskinan di Kaltim
  • Meski Diwarnai Insiden Pilkada Sampang 2024 Terbilang Aman
  • LSI: Publik Dukung Program Prabowo, Pilkada DPRD Ditolak
DPR RI Gas Air Mata Kedaluwarsa Kasus Affan Ojol Polri Rantis Brimob
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRibuan Mahasiswa Kepung Polda Metro Jaya Tuntut Keadilan Kasus Ojol Tewas
Next Article Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Terlibat Kasus Ojol Tewas

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Travel Alfi Salamah

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi