Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi

Megawati tegaskan PDIP tak akan jadi oposisi Prabowo-Gibran, tapi jadi pengawas kritis jalannya pemerintahan.
ErickaEricka3 Agustus 2025 Politik
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badung – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan secara tegas bahwa partainya tidak akan berada di jalur oposisi maupun dalam barisan koalisi pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menutup Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025).

“Peran kita adalah memastikan bahwa pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi,” ujar Megawati dalam pidato politiknya di hadapan seluruh kader dan pengurus DPP terpilih.

Keputusan ini disebut sebagai hasil sikap politik kolektif yang disepakati dalam kongres partai. PDIP akan mengambil peran sebagai penyeimbang konstitusional, yang mendukung kebijakan pemerintah yang prorakyat namun juga siap mengkritik bila ada penyimpangan.

“Oleh karena itu, PDI Perjuangan tidak memosisikan sebagai oposisi dan tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan,” tegas Megawati.

Baca Juga:
  • KPU Akui Belum Siapkan Anggaran untuk Pilkada Ulang
  • PDIP Mengusung Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024
  • Kisruh Elpiji 3 Kg, Prabowo Diminta Evaluasi Bahlil dari Kabinet
  • Prabowo Lantik 31 Dubes, Eks KSAU hingga Politisi PDIP

Menurut Presiden RI ke-5 tersebut, dalam sistem presidensial seperti Indonesia, tidak ada istilah oposisi seperti dalam sistem parlementer. Ia mengatakan bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi konstitusional yang berpijak pada kedaulatan rakyat, bukan demokrasi blok kekuasaan.

“Demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi blok-blokan kekuasaan, tetapi demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi,” ujar Megawati.

Ia menekankan bahwa PDIP sebagai partai ideologis tetap berpegang pada nilai kebenaran dan ajaran moral politik yang diwariskan oleh Bung Karno. Keberpihakan partai, kata Mega, bukan ditentukan oleh berada atau tidaknya di dalam pemerintahan, melainkan pada prinsip politik yang berlandaskan Pancasila dan kepentingan rakyat.

Artikel Terkait:
  • Seno Aji Yakin Raih 70 Persen Suara di Samarinda
  • Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Polresta Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkada Serentak 
  • Aturan Baru Pilkada 2024: Form C-Undangan Boleh Dikirim Via WA 
  • Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

Megawati juga menegaskan bahwa PDIP akan bersuara keras jika pemerintah menyimpang dari nilai keadilan sosial, amanat penderitaan rakyat, dan supremasi hukum.

“Konstitusi itu yang paling tinggi,” pungkas Megawati yang juga dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025–2030.

Jangan Lewatkan:
  • Hadi Ajari Rudy-Seno Beda Wewenang Pemerintah Pusat dan Daerah
  • Penangguhan Tak Cukup, Jatam Desak UI Cabut Gelar Doktor Bahlil
  • Ribuan Mahasiswa Kepung Polda Metro Jaya Tuntut Keadilan Kasus Ojol Tewas
  • Pramono-Rano Unggul 50,07%, Pilgub DKI Berpotensi Satu Putaran
Kongres PDIP Megawati Soekarnoputri Partai Penyeimbang PDIP 2025 Pemerintahan Prabowo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBendera One Piece Jelang HUT RI, Ketua MPR: Itu Kreativitas
Next Article Prabowo Dinilai Berhasil Main Halus, PDIP Tak Jadi Oposisi

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka

Doa Awal Ramadhan: Sambut Bulan Suci dengan Penuh Berkah

Islami Assyifa

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Opini Udex Mundzir

5 Cara Atasi Overthinking

Daily Tips Alfi Salamah

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi