Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 24 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kecaman keras DPR muncul setelah aktivis HAM Andrie Yunus diserang dengan air keras oleh orang tak dikenal.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati15 Maret 2026 Nasional
DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Aksi gerakan Masyarakat Sipil digelar di Bundaran UGM sebagai bentuk dukungan terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, yang disiram air keras (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Serangan air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus memantik kemarahan di parlemen. Insiden yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) itu dinilai sebagai alarm keras bagi perlindungan ruang sipil di Indonesia.

Kasus tersebut mendapat sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, bersama Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi kekerasan yang menimpa Andrie Yunus.

Peristiwa penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh orang tak dikenal dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. DPR meminta kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini serta memastikan perlindungan bagi korban.

Dalam keterangannya, Habiburokhman menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga negara tidak boleh ditoleransi dalam bentuk apa pun. Ia juga mengungkapkan bahwa Komisi III telah berkomunikasi dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan penyelidikan berjalan cepat dan profesional.

“Kita tidak boleh mentolerir segala bentuk kekerasan kepada warga negara. Apapun bentuk perbedaan pendapat harusnya tidak boleh direspons dengan kekerasan dan premanisme,” ujar Habiburokhman.

Baca Juga:
  • Mendikdasmen Tegaskan Perlindungan Guru dari Kriminalisasi
  • Melangkah ke Surga: Haji, Panggilan Abadi Dalam Hidup
  • Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi
  • Sultan Bojong Koneng Memimpin 113 Orang dalam Umrah

Selain mendorong penegakan hukum, DPR juga menyoroti kondisi korban yang mengalami luka serius akibat serangan tersebut. Habiburokhman menegaskan negara seharusnya hadir dalam situasi seperti ini, termasuk dengan memastikan biaya pengobatan Andrie Yunus ditanggung sepenuhnya.

Di sisi lain, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menilai serangan terhadap aktivis HAM tersebut bukan sekadar tindakan kriminal biasa, tetapi juga mencerminkan ancaman terhadap kebebasan sipil. Menurutnya, aksi teror semacam ini berpotensi menciptakan rasa takut di tengah masyarakat serta merusak ruang dialog dalam negara demokratis.

“Ini bukan soal Andrie semata. Ini soal bagaimana ruang sipil warga yang harus dilindungi dari ekstremisme kekerasan. Teror ini menyasar ketakutan di masyarakat, menggerogoti ruang dialog, memundurkan peradaban,” ucap Willy.

Willy juga menegaskan bahwa aktivis yang memperjuangkan hak asasi manusia memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan demokrasi. Karena itu, negara harus memberikan perlindungan maksimal terhadap mereka agar tidak menjadi target intimidasi atau kekerasan.

“Orang seperti Andrie harus dilindungi dari kemungkinan menjadi objek teror oleh pihak mana pun. Jangan sampai nantinya gelombang warga yang akan melawan teror terhadap ruang sipil ini,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Pemerintah Kabupaten Penajam Serahkan Pegawai dan Aset ke IKN
  • Bisa Online, Arab Saudi Permudah Perpanjangan Visa Kunjungan
  • Siapkan Persyaratan CPNS 2023: Format Dokumen Lengkap
  • Lift di Pakuwon Tower Jakarta Selatan Mengalami Kecelakaan, Tujuh Orang Terperangkap

Serangan terhadap Andrie Yunus memicu perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk organisasi masyarakat sipil dan lembaga hak asasi manusia. Banyak pihak menilai insiden ini sebagai bentuk ancaman terhadap kebebasan berpendapat serta upaya melemahkan gerakan pembela HAM di Indonesia.

Kasus ini kini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk membuktikan komitmen dalam melindungi warga negara serta menegakkan keadilan. Desakan publik agar pelaku segera ditangkap terus menguat, sementara DPR menegaskan akan mengawal proses hukum hingga tuntas.

Dengan meningkatnya perhatian publik, penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan pesan kuat bahwa kekerasan terhadap aktivis dan masyarakat sipil tidak akan mendapat ruang dalam sistem demokrasi Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Bahlil Akan Tertibkan BBM Subsidi, Pantang Mundur Meski Picu Polemik
  • Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Netral dalam Pilihan Politik
  • Mensos Pertimbangkan Vasektomi Jadi Syarat Bansos
  • Tanpa Rafaksi dan HPP Baru, Stok Beras Nasional Meningkat Tajam

Andrie Yunus DPR RI HAM Indonesia Kasus Air Keras KontraS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal
Next Article Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Informasi lainnya

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

10 Juli 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Hati-Hati Pilih Jurusan Kuliah, Ini 10 Paling Berisiko

Daily Tips Udex Mundzir

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi