Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Skripsi Jokowi Dipertanyakan Alumni, UGM Dinilai Tidak Transparan

Pertemuan antara alumni dan pimpinan UGM tak hasilkan kejelasan soal keabsahan skripsi Presiden Jokowi.
Udex MundzirUdex Mundzir15 April 2025 Nasional
Roy suryo
Politikus sekaligus Alumni UGM, Roy Suryo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Suasana pertemuan antara sejumlah alumni dengan pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (15/4/2025) memanas, menyusul permintaan para alumni untuk melihat dokumen akademik Presiden Joko Widodo. Namun, kampus tidak menunjukkan bukti-bukti yang sebelumnya diklaim telah dimiliki, termasuk skripsi dan dokumen pendukung lainnya.

Salah satu alumni, Roy Suryo, menyampaikan bahwa skripsi yang ditunjukkan kampus tampak janggal karena tidak mencantumkan tanggal pengesahan maupun tanda tangan dosen penguji.

“Skripsi Jokowi tidak ada tanggal pengesahan. Tidak ada nama-nama dan tanda tangan dosen penguji,” ungkap Roy seusai pertemuan.

Ia menambahkan, jurusan Teknologi Kayu yang disebut-sebut oleh Jokowi juga tidak tercatat sebagai jurusan di UGM.

“Tidak ada nama Pak Kasmujo sebagai dosen pembimbing. Jurusan Teknologi Kayu yang pernah dikatakan Jokowi, tidak ada di UGM,” jelasnya dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Langkah Anies.

Baca Juga:
  • Polri Ultimatum Dito Mahendra: Kami Tunggu di Bareskrim!
  • Warga Pingsan di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI, Disiplin Menurun Setelah Era Anies Baswedan
  • Bahas Arahan Prabowo, TNI Gelar Rapat Pimpinan di Mabes TNI
  • Penumpang Whoosh Capai 20 Ribu Per Hari Jelang Nataru

Alumni lainnya, dr Tifa, juga mengungkapkan kekecewaannya karena mereka hanya diberi jatah lima kursi dalam forum tersebut, padahal mengaku mewakili suara rakyat.

“Kami ini mewakili 287 juta rakyat, kita hanya diberi kuota 5 kursi,” katanya.

Menurutnya, pihak UGM seharusnya menunjukkan 36 dokumen akademik sebagaimana yang pernah diklaim untuk membuktikan keabsahan status Jokowi sebagai lulusan UGM.

“Kami tidak diberikan satu pun dari 36 dokumen, yang memperkuat Jokowi lulusan dari UGM,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran
  • Warga Wunut Meriahkan HUT RI ke-78 dengan Bari’an Merdeka 1000 Tupeng Cobek
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
  • Inovasi Kemenkes untuk Menurunkan Angka Kematian Jamaah Haji

Ia juga menilai pihak UGM tidak terbuka sesuai dengan prinsip Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.

“UGM jangan menjadi bemper seseorang, jangan jadi pelindung, UGM tidak boleh menutup-nutupi, UGM harus bersama dengan kami,” imbuhnya.

Para alumni mengaku kecewa dan memilih walk out dari pertemuan karena merasa tidak mendapatkan kejelasan akademik sebagaimana harapan mereka. Dalam forum itu, beberapa alumni tahun 1980 juga membawa skripsi mereka sendiri sebagai pembanding.

Jangan Lewatkan:
  • Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo
  • Gairahkan Petugas Haji: Kompetensi Kunci untuk Kesuksesan
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak

“Dengan mata kepala, kami jelas melihat, banyak beberapa keanehan. Ada mahasiswa lulusan 1980, ada nama dosen penguji. Di skripsi Jokowi, tidak ada dosen penguji,” pungkas dr Tifa.

Alumni UGM Polemik Ijazah Presiden Skripsi Jokowi Transparansi Akademik UGM Yogyakarta
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
Next Article Amien Rais hingga Roy Suryo Desak UGM Buka Kejelasan Ijazah Jokowi

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah

Growth Mindset

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Anne Avantie, Dari Dua Mesin Jahit ke Panggung Dunia

Biografi Alfi Salamah

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi