Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Skripsi Jokowi Dipertanyakan Alumni, UGM Dinilai Tidak Transparan

Pertemuan antara alumni dan pimpinan UGM tak hasilkan kejelasan soal keabsahan skripsi Presiden Jokowi.
Udex MundzirUdex Mundzir15 April 2025 Nasional
Roy suryo
Politikus sekaligus Alumni UGM, Roy Suryo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Suasana pertemuan antara sejumlah alumni dengan pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (15/4/2025) memanas, menyusul permintaan para alumni untuk melihat dokumen akademik Presiden Joko Widodo. Namun, kampus tidak menunjukkan bukti-bukti yang sebelumnya diklaim telah dimiliki, termasuk skripsi dan dokumen pendukung lainnya.

Salah satu alumni, Roy Suryo, menyampaikan bahwa skripsi yang ditunjukkan kampus tampak janggal karena tidak mencantumkan tanggal pengesahan maupun tanda tangan dosen penguji.

“Skripsi Jokowi tidak ada tanggal pengesahan. Tidak ada nama-nama dan tanda tangan dosen penguji,” ungkap Roy seusai pertemuan.

Ia menambahkan, jurusan Teknologi Kayu yang disebut-sebut oleh Jokowi juga tidak tercatat sebagai jurusan di UGM.

“Tidak ada nama Pak Kasmujo sebagai dosen pembimbing. Jurusan Teknologi Kayu yang pernah dikatakan Jokowi, tidak ada di UGM,” jelasnya dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Langkah Anies.

Baca Juga:
  • Skandal Korupsi Proyek BTS BAKTI Kominfo Rugikan Negara Rp 8 Triliun
  • Arab Saudi Buat Jembatan Udara Bantu Korban Gempa Maroko
  • 4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta
  • Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!

Alumni lainnya, dr Tifa, juga mengungkapkan kekecewaannya karena mereka hanya diberi jatah lima kursi dalam forum tersebut, padahal mengaku mewakili suara rakyat.

“Kami ini mewakili 287 juta rakyat, kita hanya diberi kuota 5 kursi,” katanya.

Menurutnya, pihak UGM seharusnya menunjukkan 36 dokumen akademik sebagaimana yang pernah diklaim untuk membuktikan keabsahan status Jokowi sebagai lulusan UGM.

“Kami tidak diberikan satu pun dari 36 dokumen, yang memperkuat Jokowi lulusan dari UGM,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Arus Mudik Naik 7 Persen, Kapolri Cek Rest Area Tol
  • Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”
  • Karya Seni Menggambarkan Penderitaan Anak-anak Gaza
  • KKP Kumpulkan 6,494 Ton Sampah Plastik di Pantai Nongsa Batam

Ia juga menilai pihak UGM tidak terbuka sesuai dengan prinsip Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.

“UGM jangan menjadi bemper seseorang, jangan jadi pelindung, UGM tidak boleh menutup-nutupi, UGM harus bersama dengan kami,” imbuhnya.

Para alumni mengaku kecewa dan memilih walk out dari pertemuan karena merasa tidak mendapatkan kejelasan akademik sebagaimana harapan mereka. Dalam forum itu, beberapa alumni tahun 1980 juga membawa skripsi mereka sendiri sebagai pembanding.

Jangan Lewatkan:
  • UNESCO Akui 5 Arsip Indonesia Sebagai Warisan Dunia
  • PCO Tegaskan Indonesia Gabung BRICS untuk Akses Pasar, Bukan Anti-Barat
  • Pjs. Bupati Sidoarjo Ajak Wartawan Teruskan Semangat Pahlawan
  • Utamakan Keselamatan, Ini Tips Aman saat Mudik

“Dengan mata kepala, kami jelas melihat, banyak beberapa keanehan. Ada mahasiswa lulusan 1980, ada nama dosen penguji. Di skripsi Jokowi, tidak ada dosen penguji,” pungkas dr Tifa.

Alumni UGM Polemik Ijazah Presiden Skripsi Jokowi Transparansi Akademik UGM Yogyakarta
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
Next Article Amien Rais hingga Roy Suryo Desak UGM Buka Kejelasan Ijazah Jokowi

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah

Happy Ericka

Bukan Vasektomi Solusinya

Editorial Udex Mundzir

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya

Happy Alfi Salamah

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi