Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Skripsi Jokowi Dipertanyakan Alumni, UGM Dinilai Tidak Transparan

Pertemuan antara alumni dan pimpinan UGM tak hasilkan kejelasan soal keabsahan skripsi Presiden Jokowi.
Udex MundzirUdex Mundzir15 April 2025 Nasional
Roy suryo
Politikus sekaligus Alumni UGM, Roy Suryo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Suasana pertemuan antara sejumlah alumni dengan pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (15/4/2025) memanas, menyusul permintaan para alumni untuk melihat dokumen akademik Presiden Joko Widodo. Namun, kampus tidak menunjukkan bukti-bukti yang sebelumnya diklaim telah dimiliki, termasuk skripsi dan dokumen pendukung lainnya.

Salah satu alumni, Roy Suryo, menyampaikan bahwa skripsi yang ditunjukkan kampus tampak janggal karena tidak mencantumkan tanggal pengesahan maupun tanda tangan dosen penguji.

“Skripsi Jokowi tidak ada tanggal pengesahan. Tidak ada nama-nama dan tanda tangan dosen penguji,” ungkap Roy seusai pertemuan.

Ia menambahkan, jurusan Teknologi Kayu yang disebut-sebut oleh Jokowi juga tidak tercatat sebagai jurusan di UGM.

“Tidak ada nama Pak Kasmujo sebagai dosen pembimbing. Jurusan Teknologi Kayu yang pernah dikatakan Jokowi, tidak ada di UGM,” jelasnya dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Langkah Anies.

Baca Juga:
  • Joni Pemanjat Tiang Bendera Resmi Dilantik Jadi Bintara TNI AD
  • Mayoritas Bus di Kampung Rambutan Tak Lolos Uji Kelayakan
  • Lewat Metode Air Drop, Kemhan Kirim 800 Ton Bantuan ke Gaza
  • Ekonomi Digital Indonesia Mengalami Lonjakan 78,19 Persen

Alumni lainnya, dr Tifa, juga mengungkapkan kekecewaannya karena mereka hanya diberi jatah lima kursi dalam forum tersebut, padahal mengaku mewakili suara rakyat.

“Kami ini mewakili 287 juta rakyat, kita hanya diberi kuota 5 kursi,” katanya.

Menurutnya, pihak UGM seharusnya menunjukkan 36 dokumen akademik sebagaimana yang pernah diklaim untuk membuktikan keabsahan status Jokowi sebagai lulusan UGM.

“Kami tidak diberikan satu pun dari 36 dokumen, yang memperkuat Jokowi lulusan dari UGM,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
  • Mushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
  • Menkumham Bahas Sistem Royalti dengan Agnez Mo hingga BCL
  • Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia

Ia juga menilai pihak UGM tidak terbuka sesuai dengan prinsip Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.

“UGM jangan menjadi bemper seseorang, jangan jadi pelindung, UGM tidak boleh menutup-nutupi, UGM harus bersama dengan kami,” imbuhnya.

Para alumni mengaku kecewa dan memilih walk out dari pertemuan karena merasa tidak mendapatkan kejelasan akademik sebagaimana harapan mereka. Dalam forum itu, beberapa alumni tahun 1980 juga membawa skripsi mereka sendiri sebagai pembanding.

Jangan Lewatkan:
  • Wartawan Sambut Positif Dialog Terbuka Erick Thohir di Kemenpora
  • Karyawan Dipaksa Staycation dengan Bos, Partai Buruh Tegaskan Penolakan UU Cipta Kerja
  • MK Tegas Tolak Gugatan SIM Berlaku Seumur Hidup
  • Polri Ungkap Alasan Kembali Menerapkan Tilang Manual

“Dengan mata kepala, kami jelas melihat, banyak beberapa keanehan. Ada mahasiswa lulusan 1980, ada nama dosen penguji. Di skripsi Jokowi, tidak ada dosen penguji,” pungkas dr Tifa.

Alumni UGM Polemik Ijazah Presiden Skripsi Jokowi Transparansi Akademik UGM Yogyakarta
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
Next Article Amien Rais hingga Roy Suryo Desak UGM Buka Kejelasan Ijazah Jokowi

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Perspektif Alfi Salamah

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka

Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi