Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 26 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan

Invasi ke Taiwan mungkin akan bergantung pada pengepungan angkatan laut di pulau itu. Hal ini kemudian mendorong perkembangan angkatan laut merupakan sesuatu yang penting bagi Beijing.
ErickaEricka15 Mei 2023 Global
sebuah jet tempur lepas landas dari kapal induk china shandong di atas perairan samudra pasifik selatan prefektur okinawa jepang
Sebuah jet tempur lepas landas dari kapal induk China Shandong, di atas perairan Samudra Pasifik, selatan prefektur Okinawa, Jepang, dalam selebaran yang dirilis oleh Kantor Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang 10 April 2023. (REUTERS/DEFENSE MINISTRY OF JAPAN)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beijing – Kekuatan China terus meningkat seiring berjalannya waktu. Negara yang dikenal sebagai Negeri Tirai Bambu telah menjadi salah satu kekuatan nuklir global yang paling besar, dan memiliki banyak kapal induk di armada lautnya.

China saat ini memiliki salah satu angkatan bersenjata terbesar di dunia, dengan sekitar 2 juta personel aktif. Angkatan lautnya juga merupakan yang terbesar di dunia, dengan perkiraan 355 kapal aktif, melebihi jumlah kapal yang dimiliki oleh negara-negara Barat seperti Amerika Serikat (AS) yang memiliki 296 kapal.

Perkembangan ini memicu kekhawatiran konflik global, dengan Beijing yang terus menekankan tujuannya untuk merebut Taiwan, sebuah pulau yang diklaimnya terus menerus dan menjadi titik panas rivalitas China dengan negara-negara Barat yang membekingi Taipei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli

Invasi ke Taiwan mungkin akan bergantung pada pengepungan angkatan laut di pulau itu. Hal ini kemudian mendorong perkembangan angkatan laut merupakan sesuatu yang penting bagi Beijing.

Pada 2021, Wakil Laksamana Kay-Achim Schonbach, yang saat itu menjadi komandan angkatan laut Jerman, mengatakan China memperluas angkatan lautnya setara dengan seluruh angkatan laut Prancis setiap empat tahun.

Strategi ini terbukti dalam industri galangan kapal China. China Shipbuilding Group Corporation menyumbang seperlima dari produksi kapal global dan juga memproduksi kapal untuk angkatan laut China.

Center for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat bahwa manuver itu menghambat kemampuan negara luar untuk memahami perkembangan militer China.

“Dengan sedikit transparansi dan perbedaan antara operasi militer dan sipil, tidak mungkin untuk menentukan sejauh mana pesanan kapal asing dapat membantu menurunkan biaya modernisasi angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China,” catat CSIS dalam laporan yang dilihat The Guardian, Senin, (15/5/2023).

Angkatan Laut PLA juga menggunakan feri sipil untuk melakukan latihan militer. Ini menghambat kemampuan intelijen AS dan Taiwan untuk mendeteksi aktivitas abnormal.

Meski begitu, ada juga hambatan-hambatan yang mengganjal niat China untuk merebut Taiwan. Lebih dari 90% populasi Taiwan tinggal di kota-kota dan baik China maupun Taiwan telah mempersiapkan diri untuk kemungkinan konflik perkotaan yang berlarut-larut.

Artikel Terkait:
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina

Untuk mengatasi hal ini, Institute for the Study of War tahun lalu mencatat bahwa PLA ‘telah meningkatkan studi, pelatihan, dan persiapannya untuk perang perkotaan di masa depan’.

“Kita dapat mengharapkan upaya tersebut untuk melipatgandakan dan mulai memasukkan pelajaran dari pengalaman Rusia [di Ukraina],” kata Elsa Kania, salah satu penulis laporan tersebut.

Selain itu, tentaranya hampir tidak memiliki pengalaman tempur. Terakhir kali PLA berperang adalah ketika China menginvasi Vietnam pada tahun 1979. Pada tahun 2017 Xi mengatakan bahwa apa yang “paling” dia pikirkan adalah apakah tentara dapat dimobilisasi saat dibutuhkan.

Awal bulan ini, pemerintah merevisi undang-undang wajib militernya untuk memungkinkan pensiunan untuk mendaftar ulang. Amandemen baru mencakup ketentuan masa perang khusus, termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah pasukan dengan cepat.

Blake Herzinger, mantan perwira intelijen angkatan laut AS yang sekarang menjadi rekan di American Enterprise Institute, mencatat bahwa ‘tidak banyak militer di dunia dengan banyak pengalaman tempur’, selain dari Ukraina dan Rusia.

“AS telah memerangi dua pemberontakan berdarah selama 20 tahun. Tetapi total korban AS dalam dua perang itu kemungkinan besar akan menjadi korban seminggu dalam konflik atas Taiwan,” tuturnya.

Jangan Lewatkan:
  • Selandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina
  • Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur
  • Bandara Internasional Laut Merah Riyadh: Destinasi Terbaru Arab Saudi
  • ASEAN Sepakati 8 Poin Deklarasi Kuala Lumpur di KTT ke-46

Tak hanya itu, korupsi dan struktur komando yang kaku masih menjadi penyakit dalam tubuh PLA. Pada tahun 2018, sebuah tajuk rencana di Harian Tentara Pembebasan Rakyat, surat kabar resmi PLA, mengatakan bahwa angkatan bersenjata terinfeksi oleh ‘penyakit perdamaian’, yaitu korupsi.

“Para pemimpin China sangat menyadari tantangan ini, dan telah berfokus pada peningkatan kualitas pasukan mereka dan menjadi lebih mandiri dalam persenjataan. Tidak ada yang sederhana tentang penyerangan di Taiwan. Namun, jarang, dalam sejarah, angkatan laut atau militer membangun dan memodernisasi begitu cepat tanpa alasan nyata untuk melakukannya.”

China Militer China Taiwan Xi Jinping
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRespon Moeldoko dan Menteri Kritik Anies Baswedan Terhadap Subsidi Mobil Listrik
Next Article Niat Umroh, Haji, dan Talbiyah: Bacaan yang Menginspirasi

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Pemblokiran Rekening Tanpa Akal

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Marselino Ferdinan, Bintang Muda Gemilang di Timnas Indonesia

Kroscek Alfi Salamah
Berita Lainnya
Info Haji
Udex Mundzir5 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi