Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 23 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Alfi SalamahAlfi Salamah25 November 2024 Bisnis 669 Views
Strategi Laporan Keberlanjutan
Ikoni - Keberlanjutan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tantangan global yang terus berkembang, aspek keberlanjutan menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis. Laporan keberlanjutan tidak hanya menjadi alat evaluasi. Tetapi itu juga strategi untuk memperkuat daya saing perusahaan.

Hal ini disampaikan oleh mantan Menteri Keuangan Indonesia, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, dalam acara The Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

“Laporan keberlanjutan yang diperbaiki dapat memitigasi risiko lebih baik dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ujar Bambang Brodjonegoro, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas National Center for Corporate Reporting (NCCR).

Pernyataan Bambang didukung oleh Sustainability Corporate Global Report 2024 dari OECD, yang menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam pelaporan keberlanjutan. Dalam dunia yang semakin terhubung, pelanggan dan investor menuntut perusahaan untuk beroperasi dengan tanggung jawab yang lebih besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

Chairman Executive Director NCCR, Ali Darwin, menambahkan bahwa tren pelaporan keberlanjutan semakin menguat, sebagaimana ditunjukkan oleh data KPMG yang mengungkapkan bahwa 75% perusahaan besar dunia telah melaksanakan laporan keberlanjutan. Munculnya standar global seperti International Sustainability Standard Board (ISSB) turut membuka jalan menuju masa depan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga:
  • Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion
  • Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI
  • BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri
  • Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Ketua Juri ASRRAT 2024, Dr. V. Saptarini, menjelaskan bahwa laporan keberlanjutan yang baik harus memenuhi standar internasional seperti Global Reporting Initiative (GRI) dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kami melakukan evaluasi independen untuk memastikan laporan yang disampaikan tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga menjaga kredibilitas perusahaan di mata publik,” ujar Dr. Saptarini.

Acara ASRRAT, yang telah diselenggarakan sejak 2005 oleh NCCR bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP), terus mendorong transparansi dan akuntabilitas. Tahun ini, sebanyak 70 organisasi dari berbagai sektor, termasuk swasta, publik, dan institusi pendidikan tinggi, berpartisipasi. Empat perusahaan asing dari Filipina, Bangladesh, Rusia, dan Australia turut hadir, menandakan luasnya pengaruh inisiatif ini.

Dalam ASRRAT 2024, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan PT Indika Energy Tbk, kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan kategori Gold Rank. Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Legal and Corporate Affairs Kideco, Arif Kayanto, dari Chairman of Honorary Assembly ICSP, Prof. Eko Ganis Sukoharsono.

“Ini merupakan bentuk komitmen dan dedikasi penuh atas upaya perbaikan dan penyempurnaan kualitas laporan berkelanjutan, dalam operasional bisnis kami,” ujar Arif Kayanto. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pengakuan atas praktik tata kelola perusahaan yang baik dan bertanggung jawab.

Meskipun tren pelaporan keberlanjutan menunjukkan kemajuan, tantangan tetap ada. Dalam banyak kasus, perusahaan menghadapi dilema antara menekan biaya dan berinvestasi pada keberlanjutan. Belum lagi, kebutuhan untuk mengikuti standar internasional memerlukan sumber daya yang tidak sedikit.

Artikel Terkait:
  • Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
  • Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya
  • Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Namun, keberlanjutan tidak hanya menjadi kewajiban moral, tetapi juga peluang strategis. Dengan adanya standar seperti ISSB, perusahaan dapat menunjukkan tanggung jawab mereka di tingkat global. Selain itu, peningkatan transparansi dalam laporan keberlanjutan membantu mengurangi risiko reputasi dan menarik investor yang lebih peduli terhadap dampak lingkungan dan sosial.

Bagi perusahaan seperti Kideco, keberhasilan di ASRRAT 2024 tidak hanya mencerminkan pencapaian masa kini, tetapi juga tekad untuk terus beradaptasi di masa depan. Arif Kayanto menekankan pentingnya inovasi dan kemitraan untuk memperbaiki kualitas laporan keberlanjutan secara berkelanjutan.

“Kami berharap langkah ini tidak hanya memperkuat posisi kami, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih baik untuk generasi mendatang,” tutup Arif.

Jangan Lewatkan:
  • XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi
  • Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024
  • Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda
  • Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Seiring waktu, laporan keberlanjutan bukan lagi sekadar dokumen, tetapi menjadi cerminan dari integritas dan visi sebuah perusahaan. Dengan tantangan iklim dan tekanan sosial yang terus meningkat, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci menuju masa depan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Arif Kayanto ASRRAT 2024 Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Dr. V. Saptarini Global Reporting Initiative (GRI) Laporan keberlanjutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat
Next Article Mendikdasmen Tegaskan Perlindungan Guru dari Kriminalisasi

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

3 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Panduan Memilih dan Merawat Ban Motor untuk Keselamatan Berkendara

Techno Udex Mundzir

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Travel Alfi Salamah

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Perspektif Udex Mundzir

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi