Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Alfi SalamahAlfi Salamah25 November 2024 Bisnis 667 Views
Strategi Laporan Keberlanjutan
Ikoni - Keberlanjutan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tantangan global yang terus berkembang, aspek keberlanjutan menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis. Laporan keberlanjutan tidak hanya menjadi alat evaluasi. Tetapi itu juga strategi untuk memperkuat daya saing perusahaan.

Hal ini disampaikan oleh mantan Menteri Keuangan Indonesia, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, dalam acara The Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

“Laporan keberlanjutan yang diperbaiki dapat memitigasi risiko lebih baik dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ujar Bambang Brodjonegoro, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas National Center for Corporate Reporting (NCCR).

Pernyataan Bambang didukung oleh Sustainability Corporate Global Report 2024 dari OECD, yang menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam pelaporan keberlanjutan. Dalam dunia yang semakin terhubung, pelanggan dan investor menuntut perusahaan untuk beroperasi dengan tanggung jawab yang lebih besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

Chairman Executive Director NCCR, Ali Darwin, menambahkan bahwa tren pelaporan keberlanjutan semakin menguat, sebagaimana ditunjukkan oleh data KPMG yang mengungkapkan bahwa 75% perusahaan besar dunia telah melaksanakan laporan keberlanjutan. Munculnya standar global seperti International Sustainability Standard Board (ISSB) turut membuka jalan menuju masa depan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga:
  • Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang
  • Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen
  • Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP
  • Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Ketua Juri ASRRAT 2024, Dr. V. Saptarini, menjelaskan bahwa laporan keberlanjutan yang baik harus memenuhi standar internasional seperti Global Reporting Initiative (GRI) dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kami melakukan evaluasi independen untuk memastikan laporan yang disampaikan tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga menjaga kredibilitas perusahaan di mata publik,” ujar Dr. Saptarini.

Acara ASRRAT, yang telah diselenggarakan sejak 2005 oleh NCCR bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP), terus mendorong transparansi dan akuntabilitas. Tahun ini, sebanyak 70 organisasi dari berbagai sektor, termasuk swasta, publik, dan institusi pendidikan tinggi, berpartisipasi. Empat perusahaan asing dari Filipina, Bangladesh, Rusia, dan Australia turut hadir, menandakan luasnya pengaruh inisiatif ini.

Dalam ASRRAT 2024, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan PT Indika Energy Tbk, kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan kategori Gold Rank. Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Legal and Corporate Affairs Kideco, Arif Kayanto, dari Chairman of Honorary Assembly ICSP, Prof. Eko Ganis Sukoharsono.

“Ini merupakan bentuk komitmen dan dedikasi penuh atas upaya perbaikan dan penyempurnaan kualitas laporan berkelanjutan, dalam operasional bisnis kami,” ujar Arif Kayanto. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pengakuan atas praktik tata kelola perusahaan yang baik dan bertanggung jawab.

Meskipun tren pelaporan keberlanjutan menunjukkan kemajuan, tantangan tetap ada. Dalam banyak kasus, perusahaan menghadapi dilema antara menekan biaya dan berinvestasi pada keberlanjutan. Belum lagi, kebutuhan untuk mengikuti standar internasional memerlukan sumber daya yang tidak sedikit.

Artikel Terkait:
  • Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri
  • Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional
  • Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal
  • Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Namun, keberlanjutan tidak hanya menjadi kewajiban moral, tetapi juga peluang strategis. Dengan adanya standar seperti ISSB, perusahaan dapat menunjukkan tanggung jawab mereka di tingkat global. Selain itu, peningkatan transparansi dalam laporan keberlanjutan membantu mengurangi risiko reputasi dan menarik investor yang lebih peduli terhadap dampak lingkungan dan sosial.

Bagi perusahaan seperti Kideco, keberhasilan di ASRRAT 2024 tidak hanya mencerminkan pencapaian masa kini, tetapi juga tekad untuk terus beradaptasi di masa depan. Arif Kayanto menekankan pentingnya inovasi dan kemitraan untuk memperbaiki kualitas laporan keberlanjutan secara berkelanjutan.

“Kami berharap langkah ini tidak hanya memperkuat posisi kami, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih baik untuk generasi mendatang,” tutup Arif.

Jangan Lewatkan:
  • Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan
  • Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!
  • Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia
  • Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Seiring waktu, laporan keberlanjutan bukan lagi sekadar dokumen, tetapi menjadi cerminan dari integritas dan visi sebuah perusahaan. Dengan tantangan iklim dan tekanan sosial yang terus meningkat, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci menuju masa depan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Arif Kayanto ASRRAT 2024 Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Dr. V. Saptarini Global Reporting Initiative (GRI) Laporan keberlanjutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat
Next Article Mendikdasmen Tegaskan Perlindungan Guru dari Kriminalisasi

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

3 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Bayang Luhut di Tubuh Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah

3 SMA Seni Favorit Para Idol K-Pop Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi