Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan

Perubahan jadwal rilis data bertujuan hadirkan angka final yang lebih akurat, tapi memicu keluhan pelaku usaha.
ErickaEricka28 Mei 2025 Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS)
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan untuk mengubah jadwal rilis data ekspor-impor dari pertengahan bulan menjadi awal bulan. Kebijakan ini berlaku mulai periode April 2025, dengan data neraca perdagangan yang semula dijadwalkan rilis pada pertengahan Mei kini ditunda hingga 2 Juni 2025.

Perubahan ini disampaikan Direktur Statistik Distribusi BPS, Sarpono, dalam konferensi pers di Gedung BPS pada Rabu (28/5/2025). Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas statistik yang dirilis, dengan hanya menyajikan angka tetap yang sudah melalui proses koreksi dari berbagai instansi.

“Rilis akan dilakukan pada Juni dalam bentuk angka tetap. Ini bertujuan agar data yang disampaikan sudah mencakup semua koreksi dari Bea dan Cukai, Pos Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta survei BPS di daerah perbatasan,” jelas Sarpono.

Sebelumnya, BPS merilis data neraca perdagangan pada pertengahan bulan dengan status data sementara. Kini, dengan format angka final, data diyakini lebih akurat dan mampu menggambarkan kondisi riil aktivitas ekspor-impor.

Baca Juga:
  • XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren
  • Hadi Poernomo Desak PPN 12% Dibatalkan, Usul Kembali ke 10%
  • Mentan Ancam Penjarakan Pengusaha Pemalsu Beras Premium
  • BPK Selamatkan Uang Negara Rp 13,66 Triliun pada Semester I 2024

Namun, keputusan ini mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai penundaan rilis data ekspor-impor April terlalu mendadak dan berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, serta pasar keuangan.

“Ketika data ditunda, maka pelaku usaha dan pemangku kebijakan kesulitan memperkirakan kondisi pasar. Ini dapat menunda pengambilan keputusan strategis,” ujar Huda.

Ia menilai jeda waktu dari April hingga awal Juni terlalu panjang, padahal data mentah sudah tersedia dari bulan sebelumnya melalui sistem Bea dan Cukai. Bahkan, Huda menduga penundaan rilis data bisa berkaitan dengan strategi pengendalian isu publik.

Artikel Terkait:
  • Kekhawatiran Sri Mulyani Terhadap Tindakan Bank Dunia
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

Bagi sektor swasta, data ekspor-impor memiliki peran penting dalam membaca arah permintaan pasar dan merespons kebijakan pemerintah, termasuk potensi fluktuasi harga. Ketidakpastian akibat keterlambatan data juga dinilai dapat berdampak terhadap sentimen pasar.

Meski begitu, BPS menyatakan komitmennya untuk menyajikan statistik yang lebih akurat dan komprehensif, serta memastikan berita resmi statistik ke depan memiliki cakupan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
  • Menkeu Purbaya Siap Cairkan Dana Darurat untuk Bencana Sumatra
  • Kemensos Cairkan Bansos Penebalan untuk Bulan Juni dan Juli
  • Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi
BPS Data Ekspor-Impor Ekonomi Makro Jadwal Statistik Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
Next Article Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi