Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I

Nilai tukar rupiah menguat jelang rilis pertumbuhan ekonomi, meski dibayangi potensi tekanan global.
ErickaEricka5 Mei 2025 Ekonomi
Nilai tukar rupiah 5 Mei 2025 jelang rilis PDB
Ilustrasi Nilai tukar rupiah 5 Mei 2025 jelang rilis PDB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Angin segar menyapa pasar valuta asing Tanah Air pada awal pekan ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,29% ke posisi Rp16.390, menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut data Bloomberg, rupiah sempat dibuka di posisi Rp16.430 per dolar AS pada Senin pagi (5/5/2025), kemudian terus menguat hingga pukul 09.40 WIB.

Namun, para ekonom memperingatkan potensi depresiasi rupiah seiring kekhawatiran pasar terhadap pelemahan pertumbuhan ekonomi nasional dan kuatnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat.

“Sepertinya akan ada pergerakan terdepresiasi tipis ke level Rp16.420 hingga Rp16.620 per dolar AS,” ungkap Fikri C Permana, Senior Economist dari KB Valbury.

Baca Juga:
  • Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri
  • Defisit APBN 2025 Tetap 2,5%, Pemerintah Waspadai Risiko
  • Zulhas Usul Kewenangan Lartas Impor Pangan Pindah ke Kemenko Pangan
  • Uang Tunai Lenyap? Indonesia Siap Targetkan QRIS untuk Bersaing di ASEAN

Ia menjelaskan bahwa ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih lambat dari perkiraan menjadi salah satu penyebab utama tekanan terhadap rupiah.

Selain itu, data tenaga kerja AS yang solid, termasuk non-farm payrolls, turut memberi kekuatan pada dolar dan menambah tekanan eksternal terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Meski begitu, sentimen dari sisi global juga menunjukkan peluang penguatan. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, melihat bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kebijakan tarif terhadap Tiongkok memberi harapan pada tercapainya kesepakatan baru. Hal ini, menurutnya, bisa menguntungkan rupiah.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Resmi Gabung BRICS, Siap Perluas Kerja Sama Ekonomi
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total
  • PHK Meluas, Pekerja Informal Lampaui 50 Persen
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia

“Rupiah diperkirakan akan kembali menguat terhadap dolar AS oleh harapan kesepakatan tarif antara Cina dan AS,” ujarnya. Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.400–Rp16.500 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pergerakan rupiah di tengah sentimen campuran ini mencerminkan ketidakpastian arah ekonomi global dan domestik. Sementara pasar menanti kepastian dari data PDB Indonesia, investor tetap mencermati kebijakan eksternal seperti suku bunga The Fed dan dinamika geopolitik AS-Tiongkok yang berpotensi memberi tekanan jangka pendek terhadap nilai tukar.

Jangan Lewatkan:
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
  • Stasiun Kereta Cepat Karawang Resmi Beroperasi
Data Ketenagakerjaan AS Ekonomi Makro Pasar Valas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rupiah Hari Ini
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePKPA Angkatan III DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya Ditutup, Peserta Siap Jadi Advokat Profesional
Next Article DPRD Kaltim Akan Bahas Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Sore Ini

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hikmah Peristiwa

Islami Syamril Al-Bugisyi

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Di Atas Hukum, Di Luar Akal Sehat

Editorial Udex Mundzir

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi