Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 6 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I

Nilai tukar rupiah menguat jelang rilis pertumbuhan ekonomi, meski dibayangi potensi tekanan global.
ErickaEricka5 Mei 2025 Ekonomi
Nilai tukar rupiah 5 Mei 2025 jelang rilis PDB
Ilustrasi Nilai tukar rupiah 5 Mei 2025 jelang rilis PDB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Angin segar menyapa pasar valuta asing Tanah Air pada awal pekan ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,29% ke posisi Rp16.390, menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut data Bloomberg, rupiah sempat dibuka di posisi Rp16.430 per dolar AS pada Senin pagi (5/5/2025), kemudian terus menguat hingga pukul 09.40 WIB.

Namun, para ekonom memperingatkan potensi depresiasi rupiah seiring kekhawatiran pasar terhadap pelemahan pertumbuhan ekonomi nasional dan kuatnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat.

“Sepertinya akan ada pergerakan terdepresiasi tipis ke level Rp16.420 hingga Rp16.620 per dolar AS,” ungkap Fikri C Permana, Senior Economist dari KB Valbury.

Baca Juga:
  • OJK Siapkan Regulasi Baru untuk Lembaga Keuangan Mikro 
  • Wamendag Ajak JAPINDA Hadapi Tantangan Perdagangan Global
  • MUI Dorong Penerapan Ekonomi Syariah untuk Atasi Kesenjangan
  • Pemerintah Atur Harga LPG 3 Kg di Pengecer Agar Tak Mahal

Ia menjelaskan bahwa ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih lambat dari perkiraan menjadi salah satu penyebab utama tekanan terhadap rupiah.

Selain itu, data tenaga kerja AS yang solid, termasuk non-farm payrolls, turut memberi kekuatan pada dolar dan menambah tekanan eksternal terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Meski begitu, sentimen dari sisi global juga menunjukkan peluang penguatan. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, melihat bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kebijakan tarif terhadap Tiongkok memberi harapan pada tercapainya kesepakatan baru. Hal ini, menurutnya, bisa menguntungkan rupiah.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Umumkan THR PNS, TNI-Polri, hingga Pensiunan Cair 17 Maret
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
  • Stasiun Kereta Cepat Karawang Resmi Beroperasi

“Rupiah diperkirakan akan kembali menguat terhadap dolar AS oleh harapan kesepakatan tarif antara Cina dan AS,” ujarnya. Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.400–Rp16.500 per dolar AS sepanjang hari ini.

Pergerakan rupiah di tengah sentimen campuran ini mencerminkan ketidakpastian arah ekonomi global dan domestik. Sementara pasar menanti kepastian dari data PDB Indonesia, investor tetap mencermati kebijakan eksternal seperti suku bunga The Fed dan dinamika geopolitik AS-Tiongkok yang berpotensi memberi tekanan jangka pendek terhadap nilai tukar.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • Indonesia Hadapi Tarif 19 Persen dari AS Mulai 7 Agustus
  • Ekonomi Kurban 2025 Merosot ke Rp27,1 Triliun, Terendah Sejak Pandemi
  • Lewat Diaspora Loan, BNI Dorong UKM Indonesia Go Global
Data Ketenagakerjaan AS Ekonomi Makro Pasar Valas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rupiah Hari Ini
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePKPA Angkatan III DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya Ditutup, Peserta Siap Jadi Advokat Profesional
Next Article DPRD Kaltim Akan Bahas Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Sore Ini

Informasi lainnya

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Islami Alfi Salamah

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

Daily Tips Alfi Salamah

Prabowo Masih Takut Bayang-Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi