Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

Pasar keuangan bergejolak, IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.
ErickaEricka9 September 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan gejolak di pasar keuangan. Sejak pelantikan Purbaya pada Senin (8/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan signifikan.

Hingga perdagangan Selasa (9/9/2025) pukul 15.03 WIB, IHSG terkoreksi 1,80 persen ke level 7.627,18, memperdalam penurunan dari sehari sebelumnya. Rupiah juga melemah tajam hingga menembus Rp16.500 per dolar AS, melemah 194 poin atau sekitar 1,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini kontras dengan pergerakan mata uang di kawasan Asia. Bloomberg mencatat, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang regional seperti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, baht Thailand, yen Jepang, hingga dolar Taiwan. Artinya, rupiah menjadi salah satu mata uang paling terpukul di kawasan.

Baca Juga:
  • Rupiah Terus Melemah, BI Dinilai Gagal Stabilkan Nilai Tukar
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
  • Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih dipicu faktor domestik ketimbang global. Menurutnya, pasar merespons negatif perpisahan Sri Mulyani dengan Kementerian Keuangan.

“Rupiah diperkirakan akan terus melemah terhadap dolar AS. Salah satu pemicunya adalah sentimen negatif atas kepergian Sri Mulyani. Investor menilai kepergiannya membawa ketidakpastian,” kata Lukman.

Padahal, secara global indeks dolar AS sedang dalam tren tertekan akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed). Dengan kondisi itu, rupiah seharusnya punya peluang menguat, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Artikel Terkait:
  • Lonjakan Transaksi Digital Dorong Sinergi Plink–J Trust Bank
  • OJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional

Bagi pelaku pasar, sosok Sri Mulyani selama ini dipandang sebagai figur kredibel dalam menjaga kebijakan fiskal Indonesia. Pergantiannya dengan Purbaya Yudhi Sadewa masih menimbulkan pertanyaan, meski yang bersangkutan berjanji mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam tiga tahun mendatang.

Pelemahan IHSG dan rupiah ini menjadi sinyal awal tantangan bagi Menkeu baru. Pemerintah dituntut memberikan kepastian arah kebijakan agar kepercayaan investor kembali pulih dan stabilitas pasar dapat terjaga.

Jangan Lewatkan:
  • Pertambangan Kaltim Menguat: Pertumbuhan 5,74% di Akhir Tahun 2022
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis
Ekonomi Indonesia IHSG Purbaya Yudhi Sadewa Rupiah Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025
Next Article Kementerian Haji Baru Diharap Perkuat Diplomasi Indonesia

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

PDIP Pecat Jokowi: Dinamika Baru

Editorial Udex Mundzir

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Opini Udex Mundzir

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Ijazah Asli (KataPolisi), Proses Masih Abu-Abu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi