Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

Pasar keuangan bergejolak, IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.
ErickaEricka9 September 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan gejolak di pasar keuangan. Sejak pelantikan Purbaya pada Senin (8/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan signifikan.

Hingga perdagangan Selasa (9/9/2025) pukul 15.03 WIB, IHSG terkoreksi 1,80 persen ke level 7.627,18, memperdalam penurunan dari sehari sebelumnya. Rupiah juga melemah tajam hingga menembus Rp16.500 per dolar AS, melemah 194 poin atau sekitar 1,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini kontras dengan pergerakan mata uang di kawasan Asia. Bloomberg mencatat, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang regional seperti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, baht Thailand, yen Jepang, hingga dolar Taiwan. Artinya, rupiah menjadi salah satu mata uang paling terpukul di kawasan.

Baca Juga:
  • Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300
  • Bank Jatim Mojokerto Maknai Ramadan dengan Silaturahmi
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih dipicu faktor domestik ketimbang global. Menurutnya, pasar merespons negatif perpisahan Sri Mulyani dengan Kementerian Keuangan.

“Rupiah diperkirakan akan terus melemah terhadap dolar AS. Salah satu pemicunya adalah sentimen negatif atas kepergian Sri Mulyani. Investor menilai kepergiannya membawa ketidakpastian,” kata Lukman.

Padahal, secara global indeks dolar AS sedang dalam tren tertekan akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed). Dengan kondisi itu, rupiah seharusnya punya peluang menguat, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Artikel Terkait:
  • Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi
  • Hadi Poernomo Desak PPN 12% Dibatalkan, Usul Kembali ke 10%
  • Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I

Bagi pelaku pasar, sosok Sri Mulyani selama ini dipandang sebagai figur kredibel dalam menjaga kebijakan fiskal Indonesia. Pergantiannya dengan Purbaya Yudhi Sadewa masih menimbulkan pertanyaan, meski yang bersangkutan berjanji mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam tiga tahun mendatang.

Pelemahan IHSG dan rupiah ini menjadi sinyal awal tantangan bagi Menkeu baru. Pemerintah dituntut memberikan kepastian arah kebijakan agar kepercayaan investor kembali pulih dan stabilitas pasar dapat terjaga.

Jangan Lewatkan:
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Revisi Anggaran Pendidikan: MBG Turun dan Tunjangan Guru Naik
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
Ekonomi Indonesia IHSG Purbaya Yudhi Sadewa Rupiah Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025
Next Article Kementerian Haji Baru Diharap Perkuat Diplomasi Indonesia

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam

Biografi Alfi Salamah

Guru Hebat

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi