Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser

Pasar keuangan bergejolak, IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa.
ErickaEricka9 September 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan gejolak di pasar keuangan. Sejak pelantikan Purbaya pada Senin (8/9/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan signifikan.

Hingga perdagangan Selasa (9/9/2025) pukul 15.03 WIB, IHSG terkoreksi 1,80 persen ke level 7.627,18, memperdalam penurunan dari sehari sebelumnya. Rupiah juga melemah tajam hingga menembus Rp16.500 per dolar AS, melemah 194 poin atau sekitar 1,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini kontras dengan pergerakan mata uang di kawasan Asia. Bloomberg mencatat, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang regional seperti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, baht Thailand, yen Jepang, hingga dolar Taiwan. Artinya, rupiah menjadi salah satu mata uang paling terpukul di kawasan.

Baca Juga:
  • Menyusuri Capaian Emisi Kendaraan Listrik di Hilir Hingga Dampak Ekstraktif di Hulu
  • Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
  • Libur Panjang Mei, 603 Ribu Tiket Kereta Terjual
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih dipicu faktor domestik ketimbang global. Menurutnya, pasar merespons negatif perpisahan Sri Mulyani dengan Kementerian Keuangan.

“Rupiah diperkirakan akan terus melemah terhadap dolar AS. Salah satu pemicunya adalah sentimen negatif atas kepergian Sri Mulyani. Investor menilai kepergiannya membawa ketidakpastian,” kata Lukman.

Padahal, secara global indeks dolar AS sedang dalam tren tertekan akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed). Dengan kondisi itu, rupiah seharusnya punya peluang menguat, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Artikel Terkait:
  • Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Utang Indonesia Membengkak, Bank Dunia Proyeksi Rasio Sentuh 41 Persen
  • THR dan Gaji ke-13 ASN 2025, Kapan Cair?

Bagi pelaku pasar, sosok Sri Mulyani selama ini dipandang sebagai figur kredibel dalam menjaga kebijakan fiskal Indonesia. Pergantiannya dengan Purbaya Yudhi Sadewa masih menimbulkan pertanyaan, meski yang bersangkutan berjanji mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam tiga tahun mendatang.

Pelemahan IHSG dan rupiah ini menjadi sinyal awal tantangan bagi Menkeu baru. Pemerintah dituntut memberikan kepastian arah kebijakan agar kepercayaan investor kembali pulih dan stabilitas pasar dapat terjaga.

Jangan Lewatkan:
  • Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan Rusak di Era Jokowi
  • Bansos Tak Dipangkas Meski Anggaran Kementerian Ditekan
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak
Ekonomi Indonesia IHSG Purbaya Yudhi Sadewa Rupiah Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025
Next Article Kementerian Haji Baru Diharap Perkuat Diplomasi Indonesia

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Etika Menemukan Barang di Jalan

Islami Ericka

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

Editorial Udex Mundzir

Tiga Kelompok Wanita bagi Laki-laki dalam Islam: Mahram, Azwaj, dan Ajnabi

Islami Udex Mundzir

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Editorial Udex Mundzir

Ketika Narkoba Dilindungi Oknum

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi