Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 3 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Peringatan dini BMKG mengungkap potensi cuaca ekstrem di musim kemarau 2025, sejumlah wilayah Indonesia terancam kekeringan.
ErickaEricka12 April 2025 Lingkungan
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Musim kemarau tahun ini diprediksi bakal membawa panas menyengat ke sebagian besar wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa pasca berakhirnya La Nina, Indonesia akan memasuki musim kering dengan cuaca lebih ekstrem dari biasanya.

Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, kondisi iklim netral yang tengah terjadi diperkirakan akan bertahan hingga semester kedua 2025. Namun, hal ini justru memicu masuknya angin monsun Australia yang mempercepat datangnya kemarau di sejumlah wilayah seperti pesisir utara Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.

“Musim kemarau kali ini berpotensi lebih panas dan kering. Kami imbau masyarakat dan pemerintah daerah mengantisipasi dampaknya, terutama di sektor pertanian dan potensi kebakaran hutan,” ujar Dwikorita di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga:
  • Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus
  • El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026
  • Menteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
  • Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

Dwikorita juga menyarankan agar jadwal tanam petani disesuaikan dengan wilayah terdampak, serta penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan ditingkatkan. Di samping itu, pengelolaan air harus dioptimalkan, terutama di daerah yang diprediksi mengalami penurunan curah hujan signifikan.

Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menambahkan bahwa meskipun kondisi iklim 2025 dinyatakan netral tanpa pengaruh El Nino atau La Nina, beberapa daerah tetap akan mengalami musim kemarau lebih basah dari biasanya. Namun, secara umum kemarau diprediksi mendekati normal seperti tahun lalu.

“Karena tidak adanya dominasi iklim global, musim kemarau 2025 akan menyerupai pola tahun 2024. Tidak terlalu ekstrem seperti 2023, tapi tetap perlu waspada terhadap potensi karhutla,” jelas Ardhasena.

Artikel Terkait:
  • Menteri ESDM Hentikan Tambang Nikel di Raja Ampat Milik Antam
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN
  • Bendung Katulampa Siaga 3, Banjir Ancam Jakarta di Musim Hujan

BMKG juga menganjurkan pemangku kepentingan di sektor kebencanaan agar menyiapkan langkah mitigasi, termasuk pengawasan daerah rawan kebakaran dan penyediaan pasokan air untuk kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan peringatan dini ini, pemerintah daerah diharapkan segera merespons dengan kebijakan strategis untuk meminimalkan dampak musim kemarau yang mulai terjadi sejak Maret dan diprediksi memuncak pada Mei 2025.

Jangan Lewatkan:
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm
  • Indonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang
  • Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno
  • Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh
BMKG 2025 Kebakaran Hutan Musim Kemarau Pertanian Kering Prediksi Cuaca Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOrang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
Next Article Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Informasi lainnya

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Bayang-Bayang Dwifungsi

Editorial Udex Mundzir

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Indonesia
Udex Mundzir19 April 2025

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi