Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 31 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

Aktivitas vulkanik intens di Lembata memicu kewaspadaan, warga diminta patuhi zona aman.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Januari 2026 Lingkungan
Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lembata – Dentuman lirih hingga sedang dari perut bumi kembali terdengar di Pulau Lembata, seolah alam memberi tanda agar manusia menjaga jarak. Gunung Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur menunjukkan peningkatan aktivitas dengan ratusan letusan dalam satu hari, disertai aliran lava yang menjalar hingga ratusan meter dari bibir kawah.

Berdasarkan laporan resmi pengamatan, gunung api setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut itu tercatat mengalami 277 kali letusan sepanjang Jumat (16/1/2026) sejak pukul 06.00 hingga 00.00 Wita. Kolom erupsi teramati menjulang antara 200 hingga 500 meter dengan warna asap bervariasi, mulai dari putih, kelabu, sampai hitam pekat.

Aktivitas tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Lembata, NTT, dan terus dipantau secara intensif oleh petugas pos pengamatan setempat. Dalam keterangannya, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menjelaskan bahwa selain letusan yang berulang, teramati pula aliran lava ke sektor barat dengan jarak luncur sekitar 100 meter dari bibir kawah.

Suara gemuruh dan dentuman lemah hingga sedang kerap menyertai aktivitas tersebut, menandakan tekanan magma yang masih aktif di dalam tubuh gunung. “Teramati 277 kali letusan dengan tinggi kolom bervariasi. Aliran lava mengarah ke sektor barat sejauh kurang lebih 100 meter dari bibir kawah,” ujar Stanislaus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga:
  • BPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah
  • Greenpeace: Tambang Nikel Gag Ancam Keanekaragaman Hayati
  • Gubernur Jabar Menangis, Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Disorot

Ia menambahkan, selain erupsi, aktivitas vulkanik lain juga terekam berupa satu kali guguran dengan amplitudo 6,5 milimeter dan durasi 91 detik. Data seismik mencatat adanya 518 kali embusan serta 22 kali tremor non harmonik, yang menunjukkan dinamika magma masih berlangsung di bawah permukaan.

Seiring meningkatnya aktivitas tersebut, pihak pengamatan bersama PVMBG kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi rekomendasi keselamatan. Warga, pengunjung, pendaki, maupun wisatawan diminta tidak memasuki area dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung. Selain itu, wilayah sektoral selatan-tenggara serta barat juga perlu dihindari hingga jarak 2,5 kilometer.

“Masyarakat diharapkan mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta kemungkinan awan panas, terutama di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut,” lanjut Stanislaus.

Ia juga menekankan agar warga tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah. Menurutnya, suara tersebut merupakan karakter alami gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi dan tidak selalu menandakan ancaman langsung selama masyarakat berada di luar zona bahaya.

Artikel Terkait:
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?
  • Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok sendiri bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, gunung ini kerap menunjukkan fluktuasi erupsi, mulai dari lontaran material pijar hingga aliran lava dengan jarak luncur yang bervariasi. Kondisi ini membuat pemerintah daerah bersama aparat terkait terus meningkatkan koordinasi, termasuk kesiapsiagaan jalur evakuasi dan sosialisasi kepada warga di desa-desa sekitar gunung.

Dengan status aktivitas yang masih dinamis, masyarakat di Lembata diharapkan tetap tenang namun waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi, serta mematuhi seluruh imbauan keselamatan. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan risiko di tengah aktivitas alam yang belum menunjukkan tanda mereda.

Jangan Lewatkan:
  • Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis
Aktivitas Vulkanik Erupsi Gunung Api Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCatat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026
Next Article Urban Farming: Mandiri di Kota

Informasi lainnya

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Islami Assyifa

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Misi Kemanusiaan yang Mendunia Palang Merah Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Refleksi Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi