Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Perubahan dimulai dari hal kecil yang kita lakukan setiap hari.
ErickaEricka29 April 2025 Bisnis
kebiasaan masyarakat dalam penggunaan bank digital
Ilustrasi kebiasaan masyarakat dalam penggunaan bank digital
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Rutinitas finansial harian kini bertransformasi dengan hadirnya bank digital. Dari membayar tagihan, menabung otomatis, hingga investasi instan—semua dapat dilakukan dalam genggaman. Perubahan ini tidak terjadi begitu saja, tapi didorong oleh kebiasaan baru masyarakat yang terbentuk seiring berkembangnya teknologi.

Dalam jurnal riset terbaru oleh Kalbis University yang terbit Maret 2025, ditemukan bahwa perilaku pengguna bank digital dipengaruhi oleh ekspektasi kinerja dan kondisi pendukung teknologi, bukan semata kemudahan aplikasi. Penelitian ini melibatkan 150 responden aktif pengguna bank digital, mayoritas dari kelompok usia produktif 18–26 tahun.

“Kebiasaan adalah kunci. Saat seseorang merasa layanan digital benar-benar meningkatkan produktivitasnya, ia akan terbiasa dan setia menggunakannya,” jelas Kevin Widjaja, peneliti yang terlibat dalam studi ini.

Penelitian juga menunjukkan bahwa fitur antarmuka yang sederhana saja belum cukup. Yang lebih penting adalah apakah aplikasi benar-benar membuat pengguna merasa terbantu, cepat, dan aman. Oleh karena itu, faktor performance expectancy (harapan atas kinerja aplikasi) dan facilitating conditions (dukungan teknis dan kenyamanan penggunaan) menjadi sangat dominan.

Baca Juga:
  • APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh
  • Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek
  • Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!
  • Kamu Menjadi Korban Penipuan Online? Begini Cara Melapornya

Dalam data yang dihimpun, ditemukan juga bahwa sebagian besar pengguna aktif adalah pekerja kantoran dan mahasiswa. Ini mengindikasikan bahwa kelompok ini paling mudah membentuk kebiasaan digital karena rutinitas mereka yang padat dan mobilitas tinggi.

Sebaliknya, variabel kemudahan penggunaan (perceived ease of use) tidak berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan. Artinya, kemudahan bukanlah jaminan aplikasi akan dipakai terus-menerus. Pengguna lebih mengutamakan apakah aplikasi itu benar-benar menyelesaikan masalah mereka.

Transformasi digital dalam perbankan tak hanya soal teknologi, tapi juga perubahan budaya. Pengguna kini terbiasa mengelola keuangan secara mandiri dan real-time. Ini adalah kebiasaan baru yang akan terus berkembang, dan bank digital menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat urban modern.

Artikel Terkait:
  • Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan
  • Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial
  • XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi
  • Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Dengan memahami pola ini, bank perlu membangun layanan berbasis kebiasaan pengguna: lebih cepat, lebih responsif, dan lebih personal. Bukan hanya soal fitur, tapi bagaimana fitur tersebut menjadi solusi rutin bagi hidup digital nasabah.

Jangan Lewatkan:
  • Kopi Tuku Branding MRT Cipete
  • Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion
  • Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP
  • Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan
Adopsi Teknologi Finansial Bank Digital Indonesia Kebiasaan Nasabah Perbankan Modern Perubahan Gaya Hidup Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMundur dari PCO, Hasan Nasbi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
Next Article Siswa Nakal di Jabar Akan Dibina TNI-Polri Tanpa Latihan Militer

Informasi lainnya

Waspada Belanja Online Bodong

19 Januari 2026

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

29 Agustus 2025

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

25 Juni 2025

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

19 Mei 2025

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

19 Mei 2025

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

3 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Mar’ie Muhammad: Pejuang Integritas dan Kesederhanaan

Biografi Ericka

Citra Retak di Balik Kata

Gagasan Silva

Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Travel Alfi Salamah

Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban

Editorial Udex Mundzir

Sahabat Kecil Rasulullah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi