Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Siapkan Langkah Antisipatif Penangguhan Visa Pelajar ke AS

Pemerintah Indonesia merespons kebijakan AS dengan rencana pengalihan studi mahasiswa terdampak ke perguruan tinggi dalam negeri atau negara alternatif.
ErickaEricka29 Mei 2025 Pendidikan
antisipasi pemerintah terhadap penangguhan visa pelajar AS
Ilustrasi antisipasi pemerintah terhadap penangguhan visa pelajar AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Pemerintah Indonesia mulai mengambil langkah antisipatif terkait kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menghentikan sementara proses pengajuan visa pelajar internasional, termasuk penangguhan seluruh wawancara visa pelajar di kedutaan besar AS di seluruh dunia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan bahwa pihaknya bersama pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), tengah menyusun skenario pengalihan studi bagi mahasiswa Indonesia yang terdampak kebijakan tersebut.

“Intinya langkah antisipasi, lebih tepatnya begitu. Kita mengantisipasi jika memang betul itu terjadi,” ujar Brian saat ditemui di Gedung Rektorat ITB, Bandung, Kamis (29/5/2025).

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan tidak ada mahasiswa yang telantar akibat dinamika kebijakan luar negeri mitra pendidikan. Salah satu opsi yang tengah dijajaki adalah mengarahkan studi ke negara alternatif atau menampung mereka di perguruan tinggi dalam negeri.

Kesiapan ini juga ditegaskan oleh Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Tatacipta Dirgantara yang memastikan institusinya siap menampung mahasiswa pindahan dari AS. Ia menyebut bahwa kasus serupa pernah terjadi pada 2001, saat sejumlah mahasiswa Indonesia program S3 dipulangkan dan melanjutkan studi mereka di ITB.

Baca Juga:
  • Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya
  • Dukungan Pemerintah Kaltim: Rp1,1 Triliun Disalurkan untuk Beasiswa
  • Tatacipta Dirgantara Terpilih Sebagai Rektor ITB 2025-2030
  • Jota Joti Meriah, Kak Syamsuddin Himbau Peran Orang Dewasa

“Ini bukan hal baru. Tahun 2001, mahasiswa Indonesia yang sedang S3 di Amerika pulang dan tidak bisa kembali. Mereka menyelesaikan studinya di ITB. Jadi ini pernah terjadi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirajuda. Ia menegaskan bahwa kampus swasta juga siap menampung mahasiswa terdampak, terlebih banyak di antara mereka adalah penerima beasiswa negara.

“Untuk kampus swasta sama saja. Banyak juga mahasiswa kami yang disponsori oleh lembaga negara seperti LPDP, sehingga tetap mengikuti arahan pemerintah,” katanya.

Kebijakan AS yang diumumkan Presiden Donald Trump mencakup penghentian wawancara visa pelajar dan pemeriksaan akun media sosial pemohon visa. Langkah ini dilaporkan terkait dengan pemantauan terhadap aktivitas yang dianggap mendukung “terorisme” atau protes pro-Palestina di kampus-kampus.

Artikel Terkait:
  • Mahasiswa Disabilitas UT Penuh Semangat dalam Ujian Tatap Muka di SMAN 5 Tasikmalaya
  • Kemenag Resmi Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi untuk Lima Bidang Keagamaan
  • Momen Haru Hiasi Wisuda SMA Primaganda di Jombang
  • 100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Dalam dokumen internal dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio disebutkan bahwa penghentian berlaku sampai panduan lanjutan diterbitkan. Hal ini mengaburkan kepastian nasib mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia.

Wakil Mendiktisaintek Stella Christie mengimbau agar seluruh mahasiswa Indonesia di AS dengan visa F, M, dan J tidak meninggalkan wilayah AS hingga ada kejelasan kebijakan lebih lanjut.

“Kami akan ambil langkah strategis untuk menjamin kelanjutan studi mahasiswa, termasuk menjajaki peluang di perguruan tinggi unggulan negara lain maupun dalam negeri,” ujar Stella.

Jangan Lewatkan:
  • KMD Karangnunggal 2025 Dimulai, 33 Calon Pembina Ikut Kursus
  • Lina Marlina Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,96 Hampir Sempurna
  • Bergerak Menginspirasi, Pesantren Pramuka Khalifa Gelar Dianpinsat Gudep Tasikmalaya 05.110
  • Temaram di Khalifa

Ia menekankan bahwa hak pendidikan mahasiswa Indonesia, khususnya penerima beasiswa dengan LoA dari Kemendiktisaintek, tetap menjadi perhatian utama pemerintah.

Antisipasi Pemerintah Brian Yuliarto LPDP Penangguhan Visa Mahasiswa Visa Pelajar AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTrump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
Next Article Kemenag Perkuat Bimbingan Ibadah Jelang Wukuf Arafah

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Perspektif Udex Mundzir

Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Profil Adit Musthofa

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Saintek
Ericka28 April 2025

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi