Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mahasiswa Unisba Kenalkan Produk Zero Waste Olahan Kopi Mekarmanik

Program Studi Farmasi Unisba ajarkan warga Mekarmanik olah buah ceri kopi menjadi cascara, kopi honey, dan gula kopi dengan konsep minim limbah.
ErickaEricka21 Agustus 2025 Pendidikan
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Komoditas Buah Ceri Kopi Desa Mekarmanik
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Komoditas Buah Ceri Kopi Desa Mekarmanik (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juni – 12 Juli 2025 ini menutup rangkaian tridharma perguruan tinggi dengan puncak acara berupa “Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Komoditas Buah Ceri Kopi Desa Mekarmanik”.

Desa Mekarmanik memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya kopi arabika lokal. Menurut Sekretaris Desa, Ridwan Maulana, kopi menjadi salah satu komoditas unggulan selain cengkeh dan bawang merah batu.

“Desa kami memiliki komoditas khas, terutama kopi arabika, yang menjadi identitas pertanian warga,” ujarnya.

Data desa mencatat jumlah penduduk 9.307 jiwa dengan mayoritas latar pendidikan rendah, di mana 70,96% hanya tamatan SD atau lebih rendah. Selain itu, 71,44% penduduk berada di usia produktif, namun banyak yang tidak bekerja atau berprofesi sebagai buruh harian lepas. Kondisi ini menjadi latar belakang pentingnya pengembangan produk turunan kopi yang bernilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga:
  • Kwarcab Bone Gelar KPDK Perkuat Tata Kelola Dewan Kerja
  • Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026
  • Ganjar Pranowo Jelaskan Ada Tiga Poin Penting Untuk Kemajuan Pendidikan di Jawa Tengah
  • Mahasiswa Kalla Institute Berjaya di Ajang Nasional

Tim Farmasi Unisba memperkenalkan inovasi produk olahan buah ceri kopi berbasis konsep zero waste. Produk yang dikembangkan meliputi Cascara (teh buah ceri kopi), Kopi Honey, Gula Sari Buah Ceri Kopi, Serat Buah Ceri Kopi, serta sajian Kopi Nabawi dan Kopi Nitro. Proses pengolahan dilakukan dengan metode sederhana namun terukur, termasuk teknik TDA (Tahajud–Dhuha–Ashar) untuk penjemuran cascara dan kopi honey agar menghasilkan cita rasa khas.

Pada bagian lain, tim juga mengolah buah ceri kopi menjadi gula sari dengan teknik ekstraksi mekanis sederhana menggunakan blender dan penyaringan, kemudian dimasak hingga menghasilkan cairan kental bercita rasa unik. Ampasnya dimanfaatkan sebagai serat buah kopi, mempertegas pendekatan minim limbah yang diusung.

Ketua Tim KKN dan PkM, apt. Gita Cahya Eka Darma, S.Farm., M.Si., menegaskan bahwa riset ini dirancang untuk memberi solusi sederhana yang bisa diterapkan warga.

“Harapannya, masyarakat bisa mengolah kopi secara mandiri, tidak hanya menjual bijinya, tetapi juga memanfaatkan seluruh bagian buah kopi menjadi produk bernilai ekonomi,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Kampus-Kampus Top Inggris Tertarik Bangun Cabang di Indonesia
  • Plt. Bupati Sidoarjo Hadiri Pentas Seni Kearifan Lokal SMPN 1 Jabon
  • Sekolah Garuda Siap Bimbing Siswa Masuk Universitas Dunia
  • Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir

Kegiatan pameran dihadiri perangkat desa, kelompok tani, karang taruna, dan kader ibu-ibu desa. Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas edukasi yang diberikan. Semoga kegiatan ini berlanjut dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Antusiasme warga, terutama ibu-ibu, terlihat tinggi karena cara pembuatan produk dinilai tidak rumit serta bahan dan alatnya mudah diperoleh. Program ini juga diharapkan membuka peluang usaha rumah tangga berbasis kopi lokal yang dapat memperkuat perekonomian desa.

Jangan Lewatkan:
  • Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya
  • Pramono Janji Benahi Pendidikan Jakarta Lebih Manusiawi
  • Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba
  • Libur Sekolah Dimajukan, Menag Harap Kemacetan Mudik Berkurang
Farmasi KKN Zero Waste Kopi Arabika Mekarmanik Pendidikan dan Inovasi UNISBA
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFarmasi Unisba Edukasi Warga Mekarmanik Olah Bawang Batu
Next Article Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba

Informasi lainnya

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026

Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

8 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tren Fashion Terbaru 2026

Opini Alfi Salamah

Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Islami Alfi Salamah

Dalam Diam, Tumbuh Arah

Profil Lisda Lisdiawati

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah

7 Kunci Sukses ala Bill Gates yang Bisa Kamu Terapkan

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi