Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba

Program Studi Farmasi Unisba terapkan teknik katalisasi fermentasi dengan EM4 untuk memangkas waktu pembuatan eco-enzyme dari tiga bulan menjadi sepuluh hari.
ErickaEricka21 Agustus 2025 Pendidikan
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Komoditas Buah Ceri Kopi Desa Mekarmanik
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Desa Mekarmanik.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) melakukan inovasi dalam pengolahan limbah organik melalui penerapan teknik “Katalisasi Fermentasi Menggunakan Bakteri Starter Probiotik EM4”. Inovasi ini diperkenalkan kepada masyarakat Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa semester 6 dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen pada 30 Juni – 12 Juli 2025.

Desa Mekarmanik yang memiliki luas 74,8 km² dengan lahan pertanian subur, selama ini menghadapi tantangan pengelolaan limbah organik. Sekretaris Desa, Ridwan Maulana, menegaskan bahwa potensi lahan tidur desa belum dioptimalkan. “Desa kami memiliki lahan tidur pertanian yang luas, bila dikelola dengan baik dapat menunjang Asta Cita Pemerintahan,” ujarnya.

Tim Farmasi Unisba kemudian merancang program berbasis riset lapangan untuk mengolah limbah pertanian dan rumah tangga (sayuran, buah, dan rimpang) menjadi eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang dapat digunakan sebagai pupuk organik ramah lingkungan. Inovasi ini dinilai dapat membantu penyediaan pupuk murah, membuka peluang kerja baru, meningkatkan nilai jual produk desa, sekaligus mengatasi masalah limbah.

Secara umum, pembuatan eco-enzyme membutuhkan waktu tiga bulan dengan formula 1:3:10 (gula, limbah organik, air). Namun, dengan teknik katalisasi fermentasi menggunakan EM4, waktu produksi dapat dipangkas hanya menjadi 10 hari. Formula yang digunakan tim adalah EM4 : Molase : Air : Limbah sebesar 2 : 3 : 30 : 5. Hasil percobaan menunjukkan cairan berwarna cokelat tua, beraroma segar seperti tape, memiliki lapisan mikroorganisme putih, dan bebas kontaminan serangga.

Baca Juga:
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!
  • Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis
  • DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Nasional
  • PPG untuk 95.367 Guru PAI Digelar, Kemenag Fokus Profesionalisme dan Kesejahteraan

“Teknik ini terbukti lebih cepat menghasilkan eco-enzyme berkualitas dibandingkan formula baku. Dalam 10 hari, ciri khas fermentasi sudah terlihat jelas,” jelas apt. Gita Cahya Eka Darma, S.Farm., M.Si., Ketua Tim KKN dan PkM.

Produk eco-enzyme mandiri ini diproyeksikan menjadi solusi untuk pertanian lokal. Selain menyediakan pupuk organik yang murah dan berkelanjutan, eco-enzyme juga berpotensi dijadikan produk bernilai jual bagi masyarakat desa.

Kegiatan pameran dan penyuluhan yang dihadiri perangkat kecamatan, perangkat desa, kelompok tani, karang taruna, dan ibu-ibu kader desa disambut antusias warga. Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, menyampaikan apresiasi. “Kami sangat berterima kasih atas edukasi ini. Semoga bisa terus berlanjut demi kebaikan desa,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Samri: Kawal Masa Depan Remaja Melalui Pendidikan Seksual Sejak Dini
  • Sidang Senat Mengawali Perjalanan MABA Politeknik Triguna
  • Dewan Guru Besar UI Rekomendasikan Pembatalan Disertasi Bahlil Lahadalia
  • Temaram di Khalifa

Para peserta menilai metode pembuatan eco-enzyme sederhana, dengan bahan dan alat yang mudah diperoleh. Hal ini membuka peluang penerapan langsung oleh warga tanpa membutuhkan modal besar.

Program ini menjadi bukti sinergi antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Tim Farmasi Unisba berharap keberlanjutan program dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Ekspedisi Jejak Hewan dalam Al-Qur’an, Kelompok Bambu dan Semangat Tak Patah
  • UI Tangguhkan Gelar Doktor Bahlil Lahadalia yang Cumlaude
  • Kegiatan Latihan Pengembangan Kepemimpinan Menarik Perhatian di Tasikmalaya
  • SMPN 3 Watampone Sukses Selenggarakan Mugus Perdana
Eco-enzyme Farmasi Bandung Lingkungan Hidup Pertanian Berkelanjutan UNISBA
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMahasiswa Unisba Kenalkan Produk Zero Waste Olahan Kopi Mekarmanik
Next Article Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Editorial Udex Mundzir

Merince Kogoya dan Batas Ekspresi

Editorial Udex Mundzir

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi