Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba

Program Studi Farmasi Unisba terapkan teknik katalisasi fermentasi dengan EM4 untuk memangkas waktu pembuatan eco-enzyme dari tiga bulan menjadi sepuluh hari.
ErickaEricka21 Agustus 2025 Pendidikan
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Komoditas Buah Ceri Kopi Desa Mekarmanik
Pameran dan Penyuluhan Produk Inovasi Desa Mekarmanik.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) melakukan inovasi dalam pengolahan limbah organik melalui penerapan teknik “Katalisasi Fermentasi Menggunakan Bakteri Starter Probiotik EM4”. Inovasi ini diperkenalkan kepada masyarakat Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa semester 6 dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen pada 30 Juni – 12 Juli 2025.

Desa Mekarmanik yang memiliki luas 74,8 km² dengan lahan pertanian subur, selama ini menghadapi tantangan pengelolaan limbah organik. Sekretaris Desa, Ridwan Maulana, menegaskan bahwa potensi lahan tidur desa belum dioptimalkan. “Desa kami memiliki lahan tidur pertanian yang luas, bila dikelola dengan baik dapat menunjang Asta Cita Pemerintahan,” ujarnya.

Tim Farmasi Unisba kemudian merancang program berbasis riset lapangan untuk mengolah limbah pertanian dan rumah tangga (sayuran, buah, dan rimpang) menjadi eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang dapat digunakan sebagai pupuk organik ramah lingkungan. Inovasi ini dinilai dapat membantu penyediaan pupuk murah, membuka peluang kerja baru, meningkatkan nilai jual produk desa, sekaligus mengatasi masalah limbah.

Secara umum, pembuatan eco-enzyme membutuhkan waktu tiga bulan dengan formula 1:3:10 (gula, limbah organik, air). Namun, dengan teknik katalisasi fermentasi menggunakan EM4, waktu produksi dapat dipangkas hanya menjadi 10 hari. Formula yang digunakan tim adalah EM4 : Molase : Air : Limbah sebesar 2 : 3 : 30 : 5. Hasil percobaan menunjukkan cairan berwarna cokelat tua, beraroma segar seperti tape, memiliki lapisan mikroorganisme putih, dan bebas kontaminan serangga.

Baca Juga:
  • Kegiatan Latihan Pengembangan Kepemimpinan Menarik Perhatian di Tasikmalaya
  • Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Saham, Mendikdasmen Angkat Bicara
  • Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
  • Mahasiswa Disabilitas UT Penuh Semangat dalam Ujian Tatap Muka di SMAN 5 Tasikmalaya

“Teknik ini terbukti lebih cepat menghasilkan eco-enzyme berkualitas dibandingkan formula baku. Dalam 10 hari, ciri khas fermentasi sudah terlihat jelas,” jelas apt. Gita Cahya Eka Darma, S.Farm., M.Si., Ketua Tim KKN dan PkM.

Produk eco-enzyme mandiri ini diproyeksikan menjadi solusi untuk pertanian lokal. Selain menyediakan pupuk organik yang murah dan berkelanjutan, eco-enzyme juga berpotensi dijadikan produk bernilai jual bagi masyarakat desa.

Kegiatan pameran dan penyuluhan yang dihadiri perangkat kecamatan, perangkat desa, kelompok tani, karang taruna, dan ibu-ibu kader desa disambut antusias warga. Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, menyampaikan apresiasi. “Kami sangat berterima kasih atas edukasi ini. Semoga bisa terus berlanjut demi kebaikan desa,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Santri QSBS Al-Kautsar 561 Lolos PTN, Dua Diterima di Kedokteran
  • Wisuda Politeknik Triguna Tasikmalaya, 118 Lulusan Dilepas
  • Kolaborasi Kunci Sukses Pramuka Garuda di Tasikmalaya
  • Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

Para peserta menilai metode pembuatan eco-enzyme sederhana, dengan bahan dan alat yang mudah diperoleh. Hal ini membuka peluang penerapan langsung oleh warga tanpa membutuhkan modal besar.

Program ini menjadi bukti sinergi antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Tim Farmasi Unisba berharap keberlanjutan program dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Tonggak Kontribusi Besar Politeknik Triguna ke-15 Untuk Bangsa
  • Prestasi Siswa Meningkat Pesat, Ekskul Pramuka Jadi Kunci
  • SMPN 1 Cisayong Gelar Workshop PBD untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
  • Buka Kuliah Subuh, Ternyata Begini Cara Santri Tasikmalaya Rebut Hati Generasi Alpha
Eco-enzyme Farmasi Bandung Lingkungan Hidup Pertanian Berkelanjutan UNISBA
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMahasiswa Unisba Kenalkan Produk Zero Waste Olahan Kopi Mekarmanik
Next Article Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong

Informasi lainnya

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Ikan Sapu-Sapu dan Krisis Sunyi

23 April 2026
Paling Sering Dibaca

8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan

Daily Tips Assyifa

Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!

Islami Adit Musthofa

Pandemi Berlalu, Industri Film Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan

Happy Ericka

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Hijrah itu Move On

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi