Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

Program daring ini menyasar ASN dan masyarakat umum untuk memperkuat nilai cinta dalam pendidikan keagamaan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 April 2026 Pendidikan
Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC
Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan Keagamaan (Kemenag), Mastuki (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti menyalakan lilin di tengah ruang digital yang luas, Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform MOOC Pintar. Program ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai cinta sebagai fondasi dalam pendidikan dan pelayanan keagamaan di era modern.

Pelatihan ini dibuka untuk aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum dengan masa pendaftaran berlangsung sejak Kamis (17/4/2026) hingga Selasa (21/4/2026). Adapun pelaksanaan program dijadwalkan mulai 22 April 2026 sampai 28 April 2026. Peserta dapat mendaftar secara daring melalui platform resmi pintar.kemenag.go.id, yang dirancang untuk memberikan akses luas tanpa batasan geografis.

Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan Keagamaan Kemenag, Mastuki, menjelaskan bahwa meskipun dilaksanakan secara daring, kualitas pelatihan tetap dijaga setara dengan pembelajaran tatap muka. Ia menekankan bahwa materi yang disusun telah melalui perencanaan matang agar tetap relevan dan berdampak bagi peserta.

“Meskipun pelatihan dilakukan secara online, kami menjamin kualitas kontennya sangat bermutu,” ujar Mastuki dalam keterangan resminya pada Ahad (19/4/2026).

Program pelatihan ini mengusung dua pilar utama. Pertama, peserta akan mempelajari filosofi Kurikulum Berbasis Cinta dalam perspektif Islam. Kedua, peserta akan mendalami konsep Panca Cinta melalui metode ARKA yang mencakup Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi. Metode ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
  • Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025
  • Insentif Guru RA dan Madrasah Non-ASN Cair Juni 2025
  • Pramuka Garuda Siaga Tunggal Aisyie Bersinar di SDN 1 Cisayong
  • Temu ISJ Sulawesi Selatan 2025 Resmi Digelar di Maros

“Program ini disusun secara sistematis untuk mentransformasi pola pikir ASN melalui dua pilar utama: materi dasar yang membahas filosofi cinta dalam Islam serta materi inti di mana peserta akan mendalami Panca Cinta melalui metode ARKA atau Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi,” kata Mastuki.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam mendorong transformasi budaya kerja yang lebih humanis dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan yang inklusif. Dengan pendekatan berbasis cinta, diharapkan para ASN dapat memberikan pelayanan publik yang lebih empatik, sementara masyarakat umum memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih mendalam dan aplikatif.

Pelatihan ini juga akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan karakter di lingkungan Kemenag.

Kehadiran menteri dalam pembukaan tersebut menandakan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas strategis dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai.

Artikel Terkait:
  • Riset Alam QSBS: Melatih Public Speaking dan Pola Pikir Kritis
  • Prabowo Usulkan Progran Studi “Serakahnomics” di Kampus Indonesia
  • Pemetaan Masalah: Kemendikbud Ungkap 52 Kampus di Jabar
  • KMD Karangnunggal 2025 Berakhir, 32 Peserta Dinyatakan Lulus

Selain itu, Kemenag menargetkan program ini mampu mencatatkan rekor MURI sebagai kegiatan belajar mandiri berbasis daring dengan jumlah peserta terbanyak dalam waktu bersamaan. Target tersebut mencerminkan ambisi pemerintah untuk memperluas jangkauan pendidikan berbasis nilai melalui teknologi digital.

Dengan memanfaatkan platform MOOC Pintar, Kemenag tidak hanya menghadirkan inovasi dalam metode pembelajaran, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pendidikan keagamaan yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

Pada akhirnya, pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya soal transfer ilmu, tetapi juga tentang menumbuhkan nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari kehidupan beragama.

Jangan Lewatkan:
  • Mahasiswa UT Tasikmalaya Jadi Panitia Jambore Muslim Dunia Pertama
  • Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!
  • Guru Dapat Tanggung Jawab Baru dalam Program MBG Nasional

Kemenag Kurikulum Cinta MOOC Pintar Nasaruddin Umar Pendidikan Keagamaan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
Next Article Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Perspektif Alfi Salamah

Terpidana Dilindungi, Hukum Dipermalukan

Editorial Udex Mundzir

Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Travel Alfi Salamah

Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Refleksi Ericka

Mindset Penghambat Investasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi