Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

Program daring ini menyasar ASN dan masyarakat umum untuk memperkuat nilai cinta dalam pendidikan keagamaan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 April 2026 Pendidikan
Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC
Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan Keagamaan (Kemenag), Mastuki (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti menyalakan lilin di tengah ruang digital yang luas, Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform MOOC Pintar. Program ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai cinta sebagai fondasi dalam pendidikan dan pelayanan keagamaan di era modern.

Pelatihan ini dibuka untuk aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum dengan masa pendaftaran berlangsung sejak Kamis (17/4/2026) hingga Selasa (21/4/2026). Adapun pelaksanaan program dijadwalkan mulai 22 April 2026 sampai 28 April 2026. Peserta dapat mendaftar secara daring melalui platform resmi pintar.kemenag.go.id, yang dirancang untuk memberikan akses luas tanpa batasan geografis.

Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan Keagamaan Kemenag, Mastuki, menjelaskan bahwa meskipun dilaksanakan secara daring, kualitas pelatihan tetap dijaga setara dengan pembelajaran tatap muka. Ia menekankan bahwa materi yang disusun telah melalui perencanaan matang agar tetap relevan dan berdampak bagi peserta.

“Meskipun pelatihan dilakukan secara online, kami menjamin kualitas kontennya sangat bermutu,” ujar Mastuki dalam keterangan resminya pada Ahad (19/4/2026).

Program pelatihan ini mengusung dua pilar utama. Pertama, peserta akan mempelajari filosofi Kurikulum Berbasis Cinta dalam perspektif Islam. Kedua, peserta akan mendalami konsep Panca Cinta melalui metode ARKA yang mencakup Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi. Metode ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
  • Syafruddin Bawa Rektor Al-Azhar Kairo ke Indonesia, Jalin Kerja Sama Pendidikan Islam
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup
  • Dukungan Pemerintah Kaltim: Rp1,1 Triliun Disalurkan untuk Beasiswa
  • Kemensos-Kemenag Kolaborasi, Sekolah Rakyat Siap Didirikan

“Program ini disusun secara sistematis untuk mentransformasi pola pikir ASN melalui dua pilar utama: materi dasar yang membahas filosofi cinta dalam Islam serta materi inti di mana peserta akan mendalami Panca Cinta melalui metode ARKA atau Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, dan Aplikasi,” kata Mastuki.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam mendorong transformasi budaya kerja yang lebih humanis dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan yang inklusif. Dengan pendekatan berbasis cinta, diharapkan para ASN dapat memberikan pelayanan publik yang lebih empatik, sementara masyarakat umum memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih mendalam dan aplikatif.

Pelatihan ini juga akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan karakter di lingkungan Kemenag.

Kehadiran menteri dalam pembukaan tersebut menandakan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas strategis dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai.

Artikel Terkait:
  • Raih Jota SSTV Award, Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Sukses Digelar
  • 550 Mahasiswa Meriahkan OSMB Program Sarjana dan Diploma UT Bandung 2024/2025 di Tasikmalaya
  • Milad ke-18, Himpaudi Jatim Gelar Corat-Coret Bermakna di Gedek Mojokerto
  • Dewan Guru Besar UI Rekomendasikan Pembatalan Disertasi Bahlil Lahadalia

Selain itu, Kemenag menargetkan program ini mampu mencatatkan rekor MURI sebagai kegiatan belajar mandiri berbasis daring dengan jumlah peserta terbanyak dalam waktu bersamaan. Target tersebut mencerminkan ambisi pemerintah untuk memperluas jangkauan pendidikan berbasis nilai melalui teknologi digital.

Dengan memanfaatkan platform MOOC Pintar, Kemenag tidak hanya menghadirkan inovasi dalam metode pembelajaran, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pendidikan keagamaan yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

Pada akhirnya, pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya soal transfer ilmu, tetapi juga tentang menumbuhkan nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari kehidupan beragama.

Jangan Lewatkan:
  • Mendikdasmen Soroti Maraknya Buzzer Serang Tokoh di Medsos
  • Pramuka Kwarcab Kutim Jambore Dunia di Korea Selatan
  • Bersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus
  • Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong

Kemenag Kurikulum Cinta MOOC Pintar Nasaruddin Umar Pendidikan Keagamaan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
Next Article Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

Informasi lainnya

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Opini Alfi Salamah

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi