Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Antropologi Kampus Bekal Berharga Meniti Perjalanan Pendidikan Tinggi

Dimanapun kampusnya dimanapun kita berada itu tidak akan membuat kita berkembang seandainya kita tidak mau belajar. Karena berlian ditempatkan dimanapun juga akan tetap jadi berlian. Begitu pun dengan batu  ditempatkan di lemari sekalipun akan tetap menjadi batu
Dexpert CorpDexpert Corp21 September 2023 Pendidikan
Politeknik Triguna
Antropologi Kampus di MABIM Politeknik Triguna (.dex)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Salah satu dosen Triguna menjadi Pembicara dalam Kuliah Terbuka dengan tema “Antropologi Kampus”. Pelaksanaan acara ini sehubungan dengan masa bimbingan (MABIM) mahasiswa baru di Politeknik Triguna pada (21/9/2023).

“Dimanapun kampusnya, dimanapun kita berada itu tidak akan membuat kita berkembang seandainya kita tidak mau belajar. Karena berlian ditempatkan dimanapun juga akan tetap jadi berlian. Begitu pun dengan batu  ditempatkan di lemari sekalipun akan tetap menjadi batu”, Ungkap Lina Marlina motivasi pembuka kuliah terbuka Antropologi Kampus.

PMI Tasikmalaya Ikut Serta Memeriahkan Kuliah Terbuka Politeknik Triguna

Dosen – dosen Triguna ikut serta dalam acara ini. Mereka ialah Ai Indra Lesmana, S.E, M. Si membawakan materi mengenai pemahaman tentang ideologi pancasila, UUD 1945 , NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sementara itu, Dr. Lina Marlina, M.M. membawakan materi mengenai Antropologi Kampus.

PMI Tasikmalaya juga memeriahkan acara tersebut dengan membawakan pemahaman mengenai donor darah. Selanjutnya Riza Faizal, S.IP, M.M. menjadi pembicaa dalam materi Hakikat Mahasiswa. Terakhir, Duta Politri Chantika, ia membangkitkan semangat dengan motivasinya membangun strategi dalam belajar.

Baca Juga:
  • Kelulusan SDN 1 Cisayong, Jenny Tegaskan Pendidikan Lanjut
  • KMD Karangnunggal 2025 Berakhir, 32 Peserta Dinyatakan Lulus
  • Piagam Penghargaan Jadi Penutup Ramadan Leadership Camp
  • SMPN 3 Watampone Sukses Selenggarakan Mugus Perdana

Antropologi Kunci Penting Perkuliahan

Dalam kuliahnya, Dr. Lina Marlina membagikan wawasan mendalam tentang bagaimana antropologi kampus dapat menjadi kunci penting dalam memahami perilaku, norma, dan nilai-nilai yang ada di lingkungan akademik. Beliau juga mengajak mahasiswa untuk menggali dan mengapresiasi berbagai aspek keberagaman di kampus, sehingga mampu menjadi bagian dari komunitas yang inklusif dan berdaya.

Apa Pentingnya Antropologi Kampus?

Antropologi Kampus membantu memahami budaya kampus dan norma-norma sosial yang berlaku, membantu menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus dan merasa lebih termotivasi untuk terlibat dalam kegiatan kampus juga memaksimalkan pengalaman kampus dan meraih kesuksesan akademik dan sosial.

“Bagaimana kita bisa struggle dalam menghadapi masa kuliah? salah satu caranya ialah jangan banyak gengsi. Pemuda masa kini harus kreatif”, ungkap Lina Marlina.

Tipikal Mahasiswa

Terdapat berbagai tipe mahasiswa dengan karakteristik unik masing-masing. Berikut adalah beberapa tipikal mahasiswa yang umum dijumpai di lingkungan kampus:

Artikel Terkait:
  • Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid
  • Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Smartboard di 15 Ribu Sekolah
  • Expo Karya Sekolah Penggerak: Inovasi dan Kreativitas Modal Pendidikan Unggul
  • Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
  • Mahasiswa Kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang), kebanyakan mereka susah berkembang karena kebiasaan ini.
  • Mahasiswa Kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat), mahasiswa ini aktif berorganisasi juga menjadikan kampus sebagai ladang mencari relasi sebanyak mungkin demi masa dpan mereka.
  • Mahasiswa Kunang-kunang (kuliah nangkring-kuliah nangkring), mahasiswa ini sering menghabiskan waktunya dengan nongkrong saat usai kuliah atau paling buruk saat perkuliahan berlangsung.
  • Mahasiswa Kutu-kutu (kuliah touring-kuliah touring), mahasiswa ini sering kali melakukan perjalanan, baik itu mall atau tempat wisata di luar kota.
  • Mahasiwa Kuda-kuda (kuliah agang-kuliah dagang), mahasiswa ini memili untuk berdagang entah sekedar hobi ataupun kebutuhan.

Beradaptasi dengan Belajar dari Pengalaman Mahasiswa Lain

Saat lelah dengan keadaan kampus misalnya ,merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan budaya kampus. Kemudian menemukan kelompok dengan teman-teman yang mendukung. Maka, hal itu akan memmbuat merasa lebih terhubung dengan kampus.

Dengan mempelajari pengalaman orang lain maka, MABA dapat belajar bagaimana mengatasi tantangan yang dihadapi dan menemukan solusi untuk merasa lebih nyaman dan aman dengan kehidupan dan budaya kampus.

Antropologi kampus sangat penting bagi MABA. Dengan memahami budaya kampus dan pengalaman mahasiswaa lain, mahasiswa baru dapat merasa lebih terhubung dengan kampus dan teman-teman.

Kuliah Terbuka “Antropologi Kampus” ini diakhiri dengan semangat tinggi dan antusiasme dari para mahasiswa baru, yang siap memulai perjalanan akademik mereka di Politeknik Triguna. Diharapkan bahwa wawasan yang diperoleh dari acara ini akan menjadi bekal berharga dalam meniti perjalanan pendidikan tinggi mereka.

Jangan Lewatkan:
  • Dewan Guru Besar UI Rekomendasikan Pembatalan Disertasi Bahlil Lahadalia
  • Bersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus
  • PPDB Resmi Ganti Nama Jadi SPMB, Jalur Prioritas untuk Pengurus OSIS dan Pramuka
  • “Akhirnya Paham Cara Menemukan Celah Kebaruan Riset.”
Kabar Tasikmalaya Mahasiswa Baru Politeknik Triguna
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePolisi di Bangkalan Patroli Laut Cegah Gesekan Antar Nelayan
Next Article Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Editorial Udex Mundzir

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

Profil Alfi Salamah

Pancasila Bukan Milik Satu Nama

Editorial Udex Mundzir

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi