Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Waktu terbaik adalah saat kita mendekat dengan amal yang sederhana namun ikhlas
Udex MundzirUdex Mundzir27 Mei 2025 Islami
keutamaan puasa sembilan hari Dzulhijjah
Ilustrasi puasa hari Dzulhijjah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Hari-hari istimewa di awal Dzulhijjah adalah momen emas untuk memperbanyak ibadah. Umat Islam dianjurkan melakukan amalan saleh, dan salah satunya adalah puasa. Namun masih banyak yang bertanya: bagaimana hukum dan keutamaan puasa Dzulhijjah menurut Islam?

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dianggap sebagai waktu yang paling dicintai Allah untuk beramal. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari disebutkan bahwa amal saleh di hari-hari ini lebih utama daripada jihad, kecuali bagi mereka yang berjuang dan tidak kembali dengan harta maupun jiwa.

Puasa menjadi salah satu amalan yang paling dianjurkan dalam waktu ini. Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ menegaskan bahwa puasa dari tanggal 1 sampai 8 Dzulhijjah adalah sunah. Tidak ada larangan bagi siapa pun, baik yang berhaji maupun tidak.

“Disunnahkan berpuasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah secara keseluruhan,” tulis Imam Nawawi. Pendapat ini juga diamini oleh Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad.

Baca Juga:
  • Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah
  • Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad
  • 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan
  • Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia

Puncaknya adalah puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda: “Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”
(HR. Muslim)

Namun, untuk jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah, berpuasa pada hari tersebut tidak disarankan. Rasulullah sendiri tidak berpuasa saat itu agar lebih kuat menjalani ibadah.

Tanggal 10 Dzulhijjah atau Idul Adha, dilarang berpuasa. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Nabi SAW melarang berpuasa pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Pandangan madzhab juga sepakat dalam hal ini. Madzhab Syafi’i, Hanafi, Maliki, dan Hambali menyunnahkan puasa sembilan hari pertama Dzulhijjah. Mereka juga menegaskan keutamaan puasa Arafah bagi yang tidak berhaji.

Artikel Terkait:
  • Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji
  • Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam
  • Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat
  • Menjaga Amanah

Contoh dari para salaf, seperti istri Nabi, Hafshah radhiyallahu ‘anha, menunjukkan bahwa Nabi tidak pernah meninggalkan puasa sepuluh hari Dzulhijjah, puasa Asyura, tiga hari tiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh.

Untuk niat puasa sunah Dzulhijjah, cukup mengucapkan: “Nawaitu shauma ghadin ‘an sunnati Dzulhijjah lillahi ta’ala.”
Boleh diniatkan di malam hari atau pagi hari sebelum zawal selama belum makan dan minum.

Momen ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk mengumpulkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meski puasa ini sunah, keutamaannya luar biasa, terutama puasa Arafah yang bisa menghapus dosa dua tahun.

Jangan Lewatkan:
  • Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan
  • Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat
  • Keberangkatan Haji Diberkahi: Doa Khusus dari Rumah
  • Menjadi Bintang
Amalan Utama Islam Hari-Hari Mulia Ibadah Sunnah Keutamaan Puasa Arafah Puasa Dzulhijjah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaktu Takbiran Idul Adha, Kapan Dimulai?
Next Article Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa

Kerja Seru di Luar Rumah, Bukan Sekadar Gaya

Happy Alfi Salamah

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Politik Sengketa, Demokrasi yang Tercederai

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi