Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Letusan pagi hari kembali mengingatkan ancaman laten Gunung Semeru bagi warga di kawasan rawan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati4 April 2026 Nasional
Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak
Erupsi Gunung Semeru pagi ini menyemburkan kolom abu setinggi 1.000 meter dengan arah sebaran ke selatan, Sabtu (4/4/2026). (Foto: PVMBG)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lumajang – Seolah membangunkan pagi dengan dentuman sunyi, Gunung Semeru kembali memuntahkan abu vulkanik ke langit, mengingatkan bahwa alam tak pernah benar-benar tidur. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi pada Sabtu pagi dengan kolom abu yang menjulang tinggi, menyelimuti sebagian langit di wilayah selatan.

Erupsi terjadi pada Sabtu (4/4/2026) pukul 05.19 WIB di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu terpantau mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke arah selatan, mengikuti arah angin saat kejadian berlangsung. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru dilaporkan masih berlangsung saat data tersebut disusun.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 04 April 2026, pukul 05:19 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan,” tulis PVMBG dalam laporan resminya pada Sabtu (4/4/2026).

Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga. Dengan status tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sejumlah zona berbahaya. Kawasan tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan, menjadi area yang harus dihindari karena berpotensi dilalui awan panas dan aliran lahar.

Baca Juga:
  • Kebugaran Tubuh Lansia: Rahasia Menjaga Kesehatan Abadi
  • Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid
  • Puan Maharani Ajak Perkuat Persaudaraan di Momen Imlek
  • Pengguna Kereta Haramain Meningkat Tajam Hingga 96%

PVMBG menetapkan radius larangan sejauh 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta menjauhi sempadan sungai dalam jarak 500 meter dari tepi sungai, mengingat potensi meluasnya awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” lanjut PVMBG.

Selain ancaman awan panas dan lahar, potensi lontaran material pijar juga menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak gunung. Area ini dinilai sangat berisiko tinggi terhadap bahaya langsung dari aktivitas erupsi.

Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas Gunung Semeru memang menunjukkan peningkatan yang fluktuatif. Erupsi yang terjadi berulang kali menjadi sinyal bahwa tekanan magma di dalam perut bumi masih aktif dan berpotensi memicu letusan susulan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di lereng gunung.

Artikel Terkait:
  • Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia
  • HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan
  • Mirati Dewaningsih Soroti Perlunya Kesetaraan Akses Pendidikan
  • Gerakan Muda Visioner: Kamarudin Tersangka Murni Soal Hukum Bukan Politik

Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah mitigasi juga diperkuat guna meminimalisasi risiko korban jiwa maupun kerugian material jika terjadi erupsi lanjutan yang lebih besar.

Sebagai gunung api aktif, Semeru memiliki sejarah panjang aktivitas vulkanik yang kerap berdampak pada kehidupan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap rekomendasi resmi menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa hidup berdampingan dengan alam membutuhkan kesiapsiagaan dan kesadaran kolektif. Hingga kini, warga diminta tetap tenang namun waspada serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Skripsi Jokowi Dipertanyakan Alumni, UGM Dinilai Tidak Transparan
  • Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Diklaim Sesuai Pengawasan
  • Debat Iran Digelar di Samarinda, Publik Ramai
  • Komdigi Bekukan Worldcoin karena Diduga Langgar Regulasi PSE

Bencana Alam Indonesia Erupsi Semeru Gunung Semeru Lumajang PVMBG
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBanjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam
Next Article Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

Islami Lisda Lisdiawati

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Editorial Udex Mundzir

Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Bisnis Assyifa

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi