Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Letusan pagi hari kembali mengingatkan ancaman laten Gunung Semeru bagi warga di kawasan rawan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati4 April 2026 Nasional
Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak
Erupsi Gunung Semeru pagi ini menyemburkan kolom abu setinggi 1.000 meter dengan arah sebaran ke selatan, Sabtu (4/4/2026). (Foto: PVMBG)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lumajang – Seolah membangunkan pagi dengan dentuman sunyi, Gunung Semeru kembali memuntahkan abu vulkanik ke langit, mengingatkan bahwa alam tak pernah benar-benar tidur. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi pada Sabtu pagi dengan kolom abu yang menjulang tinggi, menyelimuti sebagian langit di wilayah selatan.

Erupsi terjadi pada Sabtu (4/4/2026) pukul 05.19 WIB di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu terpantau mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke arah selatan, mengikuti arah angin saat kejadian berlangsung. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru dilaporkan masih berlangsung saat data tersebut disusun.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 04 April 2026, pukul 05:19 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan,” tulis PVMBG dalam laporan resminya pada Sabtu (4/4/2026).

Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga. Dengan status tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sejumlah zona berbahaya. Kawasan tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan, menjadi area yang harus dihindari karena berpotensi dilalui awan panas dan aliran lahar.

Baca Juga:
  • Politisi PDIP DKI Meminta Kejaksaan Menginvestigasi Masalah Halte Transjakarta Revitalisasi Era Anies
  • Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali
  • Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026
  • Sulap Aula Pendopo Wabup Menjadi Penginapan Eksklusif Kukarland Festival 2023

PVMBG menetapkan radius larangan sejauh 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta menjauhi sempadan sungai dalam jarak 500 meter dari tepi sungai, mengingat potensi meluasnya awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” lanjut PVMBG.

Selain ancaman awan panas dan lahar, potensi lontaran material pijar juga menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak gunung. Area ini dinilai sangat berisiko tinggi terhadap bahaya langsung dari aktivitas erupsi.

Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas Gunung Semeru memang menunjukkan peningkatan yang fluktuatif. Erupsi yang terjadi berulang kali menjadi sinyal bahwa tekanan magma di dalam perut bumi masih aktif dan berpotensi memicu letusan susulan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di lereng gunung.

Artikel Terkait:
  • Akhirnya Miftah Mundur, Istana Hormati Keputusan
  • Pemerintah Kabupaten Penajam Serahkan Pegawai dan Aset ke IKN
  • Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda
  • 19 Pramuka Kwarcab Kutim Ikuti Jambore Dunia di Korea Selatan

Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah mitigasi juga diperkuat guna meminimalisasi risiko korban jiwa maupun kerugian material jika terjadi erupsi lanjutan yang lebih besar.

Sebagai gunung api aktif, Semeru memiliki sejarah panjang aktivitas vulkanik yang kerap berdampak pada kehidupan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap rekomendasi resmi menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa hidup berdampingan dengan alam membutuhkan kesiapsiagaan dan kesadaran kolektif. Hingga kini, warga diminta tetap tenang namun waspada serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Libur Lebaran 2025 Selama 11 Hari, Simak Jadwalnya!
  • 17 Juta Pekerja Bergaji Rendah Dapat BSU Rp150 Ribu Juni Ini
  • Mensos Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Dana Bansos
  • Jembatan Suramadu Didesak Dirubuhkan, Pemerintah Pusat Angkat Bicara

Bencana Alam Indonesia Erupsi Semeru Gunung Semeru Lumajang PVMBG
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBanjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam
Next Article Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Informasi lainnya

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

13 April 2026

Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

11 April 2026

Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta

10 April 2026

Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers

7 April 2026

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

4 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam

Islami Alfi Salamah

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Opini Assyifa

Obsesi IQ yang Keliru Arah

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi