Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menu MBG Ramadan Diganti Instan, Ahli Gizi: Berisiko Sesat Pikir

Perubahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat Ramadan memicu kritik, ahli gizi khawatir anak-anak terbiasa dengan makanan ultraproses.
AssyifaAssyifa10 Maret 2025 Kesehatan
Perubahan menu MBG Ramadan makanan instan
Perubahan menu MBG Ramadan makanan instan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai kritik setelah mengganti menu berbasis makanan segar dengan produk instan seperti roti dan sereal. Perubahan ini dianggap berisiko menanamkan pola pikir keliru kepada anak-anak tentang makanan sehat.

Ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen, menilai bahwa pembagian makanan ultraproses (UPF) di sekolah dapat membuat anak-anak menganggap produk instan sebagai pilihan sehat.

“Jika produk ultraproses dibagikan di sekolah, anak akan berpikir ini adalah asupan sehat. Mereka bisa menganggapnya sebagai pengganti sarapan, padahal jauh dari konsep makanan bergizi berbasis kearifan lokal,” ujarnya dalam unggahan di media sosial, dikutip Senin (10/3/2025).

Dr. Tan menekankan bahwa konsumsi makanan kemasan secara rutin dapat membentuk kebiasaan jangka panjang yang tidak sehat. Ia khawatir anak-anak akan mengabaikan makanan segar seperti telur atau buah karena lebih terbiasa dengan rasa makanan olahan yang cenderung lebih adiktif.

Baca Juga:
  • Waspadai Tanda Masalah Usus Sejak Dini
  • Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
  • Dokter Wayan Pemilik Rumah Sampah di Karawang Tetap Melayani Pasien
  • Self Love, Kunci Kesehatan Mental dan Kebahagiaan Diri

“Kandungan gula dan bahan tambahan dalam makanan ultraproses membuat rasanya lebih kuat. Jika terus dikonsumsi, anak-anak bisa kehilangan ketertarikan pada makanan alami yang lebih sehat,” tambahnya.

Tak hanya berdampak pada anak, dr. Tan juga mengingatkan bahwa perubahan menu ini dapat membingungkan masyarakat secara luas.

“Publik bisa jadi sesat pikir. Mereka akan mengira produk ultraproses baik-baik saja, padahal banyak penelitian menunjukkan keterkaitannya dengan berbagai masalah kesehatan,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Wacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dikritik Keras
  • Gedung Imdaad Hamid RSKD Balikpapan Siap Tangani Penyakit Infeksius dan Stroke
  • Kerja Sama Indonesia-Swedia, RS Dharmais Terima Hibah Rp15,3 Miliar
  • Kepesertaan Aktif JKN Jadi Syarat Pemohon SIM di Sidoarjo

Sebagai solusi, dr. Tan menyarankan agar dapur MBG yang dikelola langsung oleh BGN tetap menyajikan makanan berbasis bahan segar dan kearifan lokal.

“Daripada memberikan makanan kemasan, dapur MBG bisa menyediakan menu berbuka yang lebih sehat seperti lemper, arem-arem, semar mendem, atau kroket. Ini lebih bernutrisi, halal, dan thayib tanpa bahan tambahan pabrikan,” ujarnya.

Kritik terhadap perubahan menu MBG ini semakin kuat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif makanan ultraproses. BGN diharapkan dapat mengevaluasi kembali kebijakan ini agar tidak mengorbankan kesehatan anak-anak dalam jangka panjang.

Jangan Lewatkan:
  • Pemerintah Diminta Waspadai Defisit BPJS Kesehatan
  • Dinas Kesehatan Jakarta Catat 79 Kasus Virus HMPV Selama 2025
  • Sehat Mental di Tengah Serbuan Digital
  • Daun Kemangi Lebih dari Sekedar Pelengkap Hidangan
Badan Gizi Nasional Kesehatan Anak Makanan Instan MBG Ramadan Pola Makan Sehat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSistem “Si Mata Pejuang” Perkuat Daya Tarik Wisata Sangasanga
Next Article Kemenhub: Indonesia Airlines Belum Ajukan Izin Operasi

Informasi lainnya

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Daily Tips Alfi Salamah

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Perspektif Udex Mundzir

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

UI di Puncak Ranking, Tercoreng Predator Tambang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi