Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

Kepergian Sinuhun Paku Buwono XIII Hangabehi membuka babak baru dalam sejarah panjang Kasunanan Surakarta.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati3 November 2025 Figur
PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi
Mendiang Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Solo – Kesedihan menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Raja mereka, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, wafat pada Minggu (2/11/2025) setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Indriati akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Kepergian sang raja meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar: siapa penerus sah takhta kerajaan yang kaya tradisi itu?

Dalam tradisi kerajaan Jawa, penerus biasanya adalah putra tertua dari istri resmi atau permaisuri. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keraton mengenai suksesi. Seluruh keluarga besar, abdi dalem, serta pihak keraton masih memusatkan perhatian pada prosesi pemakaman PB XIII yang dijadwalkan pada 5 November 2025 mendatang.

Dari informasi yang dihimpun, PB XIII Hangabehi pernah menikah sebanyak tiga kali dan memiliki tujuh orang anak. Pernikahan pertama dengan KRAy Endang Kusumaningdyah dikaruniai tiga anak perempuan: GKR Timoer, GRAy Devi Lelyana Dewi, dan GRAy Dewi Ratih Widyasari. Setelah bercerai, ia menikah dengan KRAy Winari Sri Haryani, dari mana lahir tiga anak lagi: GPH Mangkubumi, BRAy Sugih Oceania, dan GRAy Putri Purnaningrum.

Baca Juga:
  • UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia
  • Sani Beberkan Makna dan Hikmah Idulfitri 1444 H
  • Gelar Safari Ramadan, Harun Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi
  • Wakil Rektor II UMJ Raih Guru Besar, Dorong Kemajuan Akademik

Pernikahan ketiganya dengan KRAy Adipati Pradapaningsih Asih Winarni atau kini bergelar GKR Pakubuwana XIII, dikaruniai seorang putra: KGPH Purbaya, yang dikenal juga sebagai KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.

Pada Minggu (27/2/2022), dalam peringatan Tingalan Dalem Jumenengan ke-18 PB XIII, sang raja menetapkan KGPH Purbaya sebagai putra mahkota dan mengukuhkan Asih Winarni sebagai permaisuri resmi. “Yang istimewa kali ini adalah pengukuhan garwa dalem menjadi Gusti Kanjeng Ratu Paku Buwono, serta penetapan KGPH Purbaya sebagai putra mahkota,” ujar KGPH Dipokusumo, adik PB XIII, kala itu kepada wartawan.

Menurutnya, penetapan tersebut merupakan bentuk regenerasi dan kesinambungan tradisi kerajaan. “Dalam tradisi keraton, regenerasi merupakan bagian penting dari tata adat. KGPH Purbaya diberikan kekancingan sebagai tanda pengukuhan putra mahkota,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Seno Aji Hadiri RAKORDA Kelitbangan Riset dan Inovasi di NTB
  • Gus Barra Nyatakan Siap Menjadi Bupati Mojokerto 2024
  • Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf
  • Ihsan Jaya Faturrohman Juara Lomba Esai Pharmacy UI 2024

Namun, pengangkatan itu sempat menuai penolakan dari sebagian keluarga keraton. Salah satunya datang dari GKR Wandasari atau Gusti Moeng, yang menilai status ibu dari Purbaya belum memenuhi syarat adat untuk diangkat sebagai permaisuri resmi. “Seorang permaisuri harus dinikahkan secara bhayangkari dan dalam kondisi tertentu sesuai pakem keraton. Dalam hal ini, syarat itu belum terpenuhi,” ungkapnya kala itu.

Kini, dengan wafatnya PB XIII Hangabehi, perdebatan mengenai suksesi Keraton Surakarta kemungkinan akan kembali mengemuka. Sementara itu, masyarakat dan keluarga besar keraton masih larut dalam suasana duka, menanti kejelasan siapa yang akan melanjutkan takhta luhur Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Jangan Lewatkan:
  • Lina Marlina: Sekolah Ramah Anak, Bukan Sekadar Slogan
  • Dedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Gaji
  • Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka
  • SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal
Keraton Surakarta PB XIII Hangabehi Putra Mahkota Purbaya Suksesi Keraton Jawa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya
Next Article KPK Cetak Quattrick di Riau, Empat Gubernur Tersandung Korupsi

Informasi lainnya

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

29 Mei 2026

Merajut Kembali Wibawa Keraton Surakarta

5 Januari 2026

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

Hamangkunegoro Dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV di Surakarta

15 November 2025

Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya

2 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025
Paling Sering Dibaca

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi