Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPK Cetak Quattrick di Riau, Empat Gubernur Tersandung Korupsi

Abdul Wahid menambah daftar panjang gubernur Riau yang dijerat KPK, publik sebut ini aib berulang.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati4 November 2025 Hukum
KPK Cetak Quattrick di Riau, Empat Gubernur Tersandung Korupsi
Gubernur Riau Abdul Wahid (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pekanbaru – Seperti deja vu yang tak kunjung usai, Provinsi Riau kembali diguncang kabar penangkapan kepala daerah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Abdul Wahid, Gubernur Riau yang baru sembilan bulan menjabat, dalam operasi tangkap tangan (OTT). Wahid kini diperiksa bersama sembilan orang lainnya di Gedung Merah Putih KPK.

Jika terbukti bersalah, Abdul Wahid akan menjadi Gubernur Riau keempat yang terjerat lembaga antirasuah. Penangkapan ini melengkapi “rekor quattrick” KPK di bumi Lancang Kuning sebuah catatan kelam yang menampar wajah pemerintahan daerah.

Tiga gubernur sebelumnya yang lebih dulu dijerat korupsi adalah Saleh Djasit, Rusli Zainal, dan Annas Maamun.
Saleh Djasit, Gubernur periode 1998–2003, divonis empat tahun penjara atas korupsi pengadaan 16 unit mobil pemadam kebakaran senilai Rp15,2 miliar. Ia menjadi Gubernur Riau pertama yang ditangkap KPK.

Sementara Rusli Zainal, yang memimpin dua periode (2003–2013), tersangkut dua kasus besar: suap pembangunan venue PON XVIII Riau 2012 dan penyalahgunaan izin kehutanan (IUPHHK-HT). Awalnya divonis 14 tahun, hukumannya dikurangi menjadi 10 tahun setelah Peninjauan Kembali.

Baca Juga:
  • Maraknya Kriminal Oknum TNI, Revisi UU Peradilan Militer Mendesak
  • KPK Pastikan Noel Tak Akan Dapat Amnesti dari Presiden
  • KPK Berwenang Usut Korupsi Militer, TNI Siap Koordinasi dan Hormati Putusan MK
  • Akun Media Sosial Gerakan Rakyat Diretas, Laporan ke Polisi Disiapkan

Berikutnya, Annas Maamun (2014–2019) juga tersandung dua kasus korupsi. Ia menerima suap dari pengusaha sawit untuk mengubah status kawasan hutan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau. Meski sempat menerima grasi dari Presiden pada 2020, Annas kembali ditangkap KPK dalam kasus gratifikasi RAPBD.

Pengamat Kebijakan Publik Riau, M. Rawa El Amady, menilai bahwa pola korupsi di kalangan elite Riau menunjukkan kegagalan moral dan pengawasan kekuasaan. “Kita menilai kalau mereka sudah menjabat, mereka merasa berkuasa penuh. Seolah jabatan itu kerajaan, bisa berbuat semaunya,” ujar Rawa, akademisi Universitas Indonesia, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, kasus-kasus ini mencoreng martabat Riau di mata nasional. “Ini tentunya membuat malu kembali marwah Riau. Kalau ini terbukti, sudah empat gubernur kita terjerat korupsi di KPK,” kata Rawa yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi di Riau.

Artikel Terkait:
  • KPK Selidiki Perancang SK Kuota Haji yang Rugikan Negara Rp1 Triliun
  • Penyidikan Hampir Rampung, Dua Nama Kunci Kasus Kuota Haji
  • MA Mutasi 199 Hakim Usai Kasus Suap Guncang Peradilan
  • KPK Periksa Pejabat Kemenag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Fenomena berulang ini menjadi sinyal bahwa sistem pencegahan korupsi di daerah masih rapuh. Meski sumber daya alam Riau melimpah, integritas pemimpinnya tampak terus diuji oleh godaan kekuasaan.

Publik kini berharap KPK tidak hanya menindak, tetapi juga memperkuat sistem integritas di daerah agar “quattrick” ini menjadi yang terakhir dalam sejarah politik Riau.

Jangan Lewatkan:
  • JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah
  • ICW Dorong KPK Segera Limpahkan Kasus Hasto ke Pengadilan
  • 52 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Serahkan LHKPN
  • Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK
Abdul Wahid Gubernur Riau Kasus Korupsi KPK Riau
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi
Next Article Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Informasi lainnya

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

2 November 2026

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

27 Oktober 2026

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas

Food Silva

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa

3 Cara Efektif Lunasi Utang dengan Cepat

Daily Tips Silva

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Food Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi