Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 25 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya

Tradisi keraton kembali menjadi penuntun waktu terakhir bagi Raja Surakarta PB XIII Hangabehi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati2 November 2025 Obituari
Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya
Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sinuhun Paku Buwono XIII. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Surakarta – Duka menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat setelah wafatnya Raja Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Sang raja akan dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Mataram Islam di Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Namun, sesuai adat keraton, penentuan hari pemakaman tidak dilakukan sembarangan, melainkan berdasarkan hitungan kalender Jawa.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi, menyampaikan bahwa rapat penentuan waktu pemakaman segera digelar. “Kemungkinan besar setelah Selasa Kliwon. Besok itu kebetulan Selasa Kliwon toh. Jadi, mungkin setelah Selasa Kliwon, kemungkinan di atas jam satu atau dua siang,” ungkapnya pada Minggu (02/11/2025).

Sebelum diberangkatkan ke Imogiri, jenazah PB XIII akan disemayamkan terlebih dahulu di pendopo belakang keraton. Prosesi tersebut mengikuti tata cara adat Mataram yang telah diwariskan turun-temurun.

“Memang hari ini kita berduka. Beliau sudah berpulang pagi tadi di Rumah Sakit Indriati. Saat ini sedang dipersiapkan proses pemindahan dari rumah sakit menuju keraton sambil menunggu persiapan pemakaman,” ujar Eddy dengan suara berat.

Baca Juga:
  • Pimpinan Gontor Amal Fathullah Zarkasyi Wafat
  • Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Tutup Usia di Tangerang
  • Atmakusumah Astraatmadja Berpulang, Menkomdigi Sebut Sosok Inspirasi Kebebasan Pers
  • Hamdan ATT Wafat, Sang Pelantun ‘Termiskin di Dunia’ Tinggalkan Duka

Menurutnya, PB XIII telah lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Kondisi beliau sempat membaik dan sempat kembali ke keraton, namun kesehatannya menurun lagi hingga akhirnya tutup usia. “Sebelum acara Adang Dal, beliau sempat masuk rumah sakit. Setelah itu kondur (pulang), ikut acara tersebut, lalu kembali sakit sampai akhirnya dirawat lagi,” jelasnya.

Penyakit komplikasi menjadi penyebab utama wafatnya PB XIII. “Ya, sebenarnya sudah lama beliau sakit. Terakhir komplikasi, gula darah tinggi, dan beberapa masalah lain. Tapi wajar juga karena beliau sudah sepuh,” tutur Eddy menambahkan.

PB XIII Hangabehi lahir pada 28 Juni 1948. Ia merupakan Susuhunan Surakarta kedua belas yang mulai bertakhta pada 2004, menggantikan ayahandanya, PB XII. Namun, perjalanan takhtanya tak lepas dari dinamika internal keraton. Seusai wafatnya PB XII tanpa penetapan putra mahkota resmi, dua putra mendiang raja KGPH Hangabehi dan KGPH Tejowulan sempat berselisih memperebutkan takhta.

Konflik dua raja itu berlangsung selama hampir delapan tahun hingga akhirnya berakhir pada 2012 melalui rekonsiliasi resmi. Pemerintah Kota Surakarta bersama DPR turut memediasi pertemuan tersebut. Sejak saat itu, KGPH Hangabehi secara resmi diakui sebagai PB XIII.

Artikel Terkait:
  • Mantan Rektor UIN Bandung, Prof. Nanat Fatah, Tutup Usia
  • Ibu Mahfud MD, Siti Khadijah, Tutup Usia
  • Suara Kritis Itu Telah Diam, Indonesia Kehilangan Kwik Kian Gie
  • Istri Gubernur Kaltim Wafat, Alek PKS Ucapkan Dukacita Mendalam

Selama masa kepemimpinannya, PB XIII dikenal sebagai sosok yang berupaya menjaga martabat Keraton Surakarta di tengah tantangan modernisasi dan konflik internal. Beliau juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan budaya serta pelestarian tradisi Jawa di tingkat nasional.

Kini, menjelang hari pemakamannya yang dihitung dengan teliti berdasarkan kalender Jawa, rakyat dan keluarga besar keraton memanjatkan doa agar PB XIII Hangabehi berpulang dalam kedamaian dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Jangan Lewatkan:
  • Paus Fransiskus Wafat di Vatikan pada Usia 88 Tahun
  • Emilia Contessa Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Tanah Air Berduka
  • Kepergian Acil Bimbo Tinggalkan Jejak Abadi di Musik Indonesia
  • Istri Wapres Ke-4 RI Karlinah Umar Wirahadikusumah Tutup Usia
Kalender Jawa Keraton Surakarta Obituari Raja PB XIII Surakarta Pemakaman Imogiri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInsentif MBG: Jangan Alihkan Beban
Next Article PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

Informasi lainnya

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

19 September 2026

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

7 Agustus 2026

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

3 Agustus 2026

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

10 Juli 2026

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

16 April 2026

Try Sutrisno Wafat, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik

2 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Keindahan Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi di Punggung Semeru

Travel Alfi Salamah

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah

Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya

Happy Alfi Salamah

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi