Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ahli Gizi: Rp10 Ribu Bisa Buat Anak Makan Bergizi!

AssyifaAssyifa8 Desember 2024 Nasional
Program makan bergizi Rp10 ribu
Dua siswi menunjukkan nasi kotak makan gratis di sekolah (.bis)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta — Anggaran Rp10 ribu per porsi untuk program makan bergizi gratis pemerintah sempat menuai keraguan. Namun, Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo, optimistis nominal tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah.

“Dilihat dari perencanaannya, Rp10 ribu untuk setiap anak masih mungkin dilaksanakan,” ujar Toto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/12/2024).

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pemantauan dan evaluasi agar program ini dapat berjalan maksimal.

Program makan bergizi gratis dirancang untuk diluncurkan pada Januari 2025. Pemerintah mengusung tujuan mulia, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memastikan pelajar mendapatkan makanan bernutrisi.

Toto menjelaskan bahwa menu makanan bisa disesuaikan dengan kearifan lokal di setiap daerah.

“Beberapa daerah seperti Papua mungkin mengganti nasi dengan sagu atau papeda. Untuk protein, bisa menggunakan ikan, telur, atau sumber nabati lainnya,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa anggaran bisa lebih efektif jika ada subsidi silang dan pengurangan biaya transportasi. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan dapur-dapur lokal yang dekat dengan sekolah.

Menurut Toto, program ini adalah langkah besar yang patut diapresiasi.

“Tidak semua negara sanggup menjalankan program besar seperti ini,” ujarnya.

Meski begitu, keberhasilan program ini bergantung pada kesiapan teknis di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelajar.

Anak Sekolah Makanan Bergizi Gratis Program Nasional Toto Sudargo Universitas Gadjah Mada
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIndonesia Siap Berlaga di Grup ‘Pelatih Korea’ Piala AFF 2024
Next Article Pajak: Cermin Keberlanjutan atau Beban Tanpa Akhir?

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Jamaah Haji Wafat Dibadalkan Gratis dengan Sertifikat Bukti

Islami Alfi Salamah

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Iklan Pinjaman Syariah Mencurigakan, Berujung Minta Uang Zakat

Kroscek Udex Mundzir

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

Editorial Udex Mundzir

Lebih 12 Persen Tidak Mau Andi Harun Jadi Wali Kota!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.