Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 24 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hadiri Mukernas IV MUI, Menag Ungkap Perhatian Prabowo terhadap Ulama

Peran ulama semakin strategis dalam kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo.
AssyifaAssyifa17 Desember 2024 Nasional
Perhatian Prabowo terhadap ulama
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan saat Mukernas IV MUI di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2024). (.inc/reh)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto terhadap peran ulama dan tokoh agama di Indonesia. Menurutnya, keterlibatan ulama dalam kebijakan pemerintahan sangat diperlukan untuk memahami akar permasalahan sosial yang ada.

“Ada sebuah perhatian khusus dari bapak presiden terhadap ulama dan tokoh-tokoh agama. Dan saya kira ini akan menjawab kegelisahan kita juga sebagian bahwa di tempat lain, mestinya ulama itu diajak juga, memikirkan sebab yang menyebabkan akibat-akibat sosial itu muncul,” ujar Nasaruddin saat memberikan sambutan di acara Mukernas IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2024).

Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa Prabowo kerap menginstruksikan dirinya untuk rutin berkomunikasi dengan pimpinan tokoh agama. Hal ini diharapkan dapat membawa perspektif yang lebih komprehensif terhadap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Sebab mungkin di masa lampau, ulama dan tokoh-tokoh agama hanya dilibatkan untuk memikirkan akibat, tapi tidak pernah dilibatkan untuk memikirkan sebab yang menyebabkan akibat itu muncul,” tambahnya.

Nasaruddin juga menyampaikan kritik terhadap pola lama di mana ulama hanya dilibatkan dalam sektor hilir, seperti penanganan dampak kenakalan remaja, lingkungan, dan overpopulation. Namun, mereka jarang dilibatkan di sektor hulu atau perencanaan kebijakan strategis.

“Kalau ada dampak pembangunan, masalah lingkungan, masalah kenakalan remaja, panggil ulama, panggil tokoh-tokoh masyarakat umat, tapi jarang diundang oleh Bappenas di sektor hulu yang melahirkan berbagai macam akibat pembangunan itu,” jelas Nasaruddin.

Ia pun bersyukur bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, perhatian terhadap peran ulama semakin nyata. Menurutnya, Prabowo memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berkontribusi dalam menciptakan persaudaraan global atau ukhuwah basyariyah.

“Beliau punya concern yang sangat luas, bagaimana menjadikan Indonesia sebagai salah satu faktor yang sangat diperhitungkan untuk terciptanya ukhuwah basyariyah, persaudaraan kemanusiaan di level internasional,” tutup Nasaruddin.

Mukernas IV MUI kali ini mengangkat tema “Memperkokoh Peran MUI Sebagai Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah”. Acara tersebut menjadi wadah konsolidasi bagi MUI dalam mengokohkan perannya di tengah dinamika umat dan bangsa.

Muskesnas MUI Prabowo Subianto Prof Nasaruddin Umar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePerlu Sinergi Pemerintah dan Ulama, MUI Gelar Mukernas IV
Next Article 52 Pejabat Kabinet Merah Putih Belum Serahkan LHKPN

Informasi lainnya

Erupsi Gunung Ibu, Warga Diminta Jauhi Kawah Aktif

23 Maret 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

19 Maret 2026

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

19 Maret 2026

Hilal Dipantau di 117 Titik, Lebaran Segera Ditetapkan

19 Maret 2026

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

18 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Juara dari Kebiasaan Kecil 

Profil Adit Musthofa

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Opini Udex Mundzir

Rindu Rasul

Islami Syamril Al-Bugisyi

Pengalaman Naik Bus Umum Samarinda-Balikpapan: Tiket Murah, Musik Dangdut, dan Jalanan Bergelombang

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

301 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi