Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kenaikan Gangguan Kesehatan Mental Mendorong Pemikiran Pelayanan Kesehatan Jiwa di Kaltim

Alfi SalamahAlfi Salamah14 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan dalam presentase masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan mental. Meskipun demikian, fasilitas pelayanan kesehatan yang menunjang masalah kesehatan jiwa masih terbatas.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa prevalensi rumah tangga dengan anggota yang menderita gangguan jiwa skizofrenia meningkat dari 1,7 permil menjadi 7 permil pada tahun yang sama.

Selain itu, gangguan mental emosional pada penduduk usia di bawah 15 tahun juga mengalami peningkatan, dari 6,1% atau sekitar 12 juta penduduk (Riskesdas 2013) menjadi 9,8% atau sekitar 20 juta penduduk.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mengakui bahwa salah satu faktor peningkatan prevalensi gangguan jiwa ini adalah keterbatasan sarana perawatan kesehatan jiwa.

Ia menyoroti perlunya penguatan rumah sakit umum dan jiwa di berbagai kabupaten dan kota. Sebagai contoh, di Kabupaten Paser, tepatnya di Rumah Sakit Panglima Sebaya, sudah ada upaya pembangunan ruang perawatan khusus untuk pasien dengan gangguan kesehatan jiwa.

“Ini yang menjadi konsen terutama jika prevalensinya meningkat. Kemungkinan besar RS jiwa di Samarinda itu bisa overload, alangkah bagusnya seperti di Paser dia membuat semacam bangunan khusus untuk perawatan kejiwaan,” jelas Salehuddin baru-baru ini.

Menurut Salehuddin, salah satu tantangan utama adalah jumlah psikiater dan psikolog yang belum mencukupi di tiap kabupaten dan kota di Kaltim.

“Pemerintah perlu menghire tenaga kesehatan khusus kesehatan jiwa, jangan sampai mengandalkan rumah sakit seperti RSJ Atma Husada. Itukan sudah di tahap kuratif, misalnya kategori ringan rumah sakit kabupaten kota harusnya bisa memfasilitasi,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Salehuddin menilai bahwa pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif telah mencapai kemajuan yang cukup baik di Kaltim, meskipun prevalensi gangguan jiwa masih cukup tinggi.

Ia memandang bahwa upaya pencegahan perlu ditingkatkan, karena pencegahan merupakan langkah utama dalam menjaga kesehatan mental masyarakat. Kendati begitu, peran kuratif dan rehabilitatif juga masih sangat penting dalam memberikan perawatan yang komprehensif kepada individu yang mengalami gangguan kesehatan mental.

DPRD Prov Kaltim Riskesdas 2013 Salehuddin
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAli Hamdi Mengutuk Keras Deklarasi Perang Israel Terhadap Palestina
Next Article Rusman Ya’qub Minta Aturan Tegas untuk Kampanye di Fasilitas Pendidikan

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025

117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

14 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan

Editorial Udex Mundzir

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Madinah Menjadi Tempat Percetakan Alquran Terbesar di Dunia

Islami Alfi Salamah

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa

Menjadi Lebih Baik

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi