Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Gegunung Wetan Gelar Sedekah Laut

Alwi AhmadAlwi Ahmad18 Agustus 2023 Nasional
Sedekah Laut di Desa Gegunung Wetan Rembang
Sedekah Laut di Desa Gegunung Wetan Rembang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Rembang – Warga Desa Gegunung Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, menghidupkan kembali tradisi lama yang sarat makna, Kamis(13/8/2023).

Tradisi sedekah laut, yang sempat terhenti akibat pandemi, kini berlangsung meriah dengan nuansa khas yang menggugah hati.Dalam prosesi yang kental dengan spiritualitas dan kesyukuran, warga melarungkan sesaji di atas miniatur kapal.

Kepala kambing yang menjadi bagian dari sesaji diarak keliling kampung dalam suatu upacara yang membangkitkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Miniatur kapal yang membawa sesaji tersebut kemudian dibawa ke perairan Rembang, di mana nelayan-nelayan berupaya mencari rejeki dari lautan.

Ketua Panitia Sedekah Laut Kartono menjelaskan bahwa tradisi ini bukan hanya sekadar bentuk syukur atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan, tetapi juga merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan leluhur yang memiliki makna mendalam.

“Tradisi larung sesaji ini telah menjadi bagian dari rutinitas para nelayan setiap tahun. Namun, tahun ini memiliki nuansa berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama saat masa pandemi Covid-19. Tahun ini, antusiasme peserta begitu besar, dengan lebih dari 200 perahu nelayan turut serta dalam prosesi,” ujarnya.

Peserta yang berjumlah sekitar 600 orang, serta perahu-perahu dengan berbagai ukuran dari 5 GT hingga 100 GT, menjadi pemandangan menarik dalam prosesi tersebut. Selain kepala kambing, berbagai hasil bumi juga diarak dan diluncurkan ke laut sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur. Prosesi larung berlangsung di Pulau Masaran, yang terletak satu mil dari bibir pantai.

“Sedekah Laut ini dimulai tanggal 12 Agustus dengan karnaval budaya, 13 Agustus Larung sesaji, sorenya panjat pinang. 14 Agustus ketoprak Wahyu Manggolo, 16 Agustus Orkes Dangdut Adela dan ditutup 17 Agustus Pengajian Umum,” terang Kartono.

Tampak semua kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, begitu antusias mengikuti dan merasakan keindahan nilai-nilai budaya lokal. Tradisi yang sempat terhenti akibat pandemi ini memang kembali memikat hati masyarakat.

“Lebih meriah dari tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Tahun ini ada orkes dangdutnya,” tandas Kartono.

Ia juga menyebutkan bahwa dukungan dari C’ketz telah menjadi salah satu faktor utama dalam kesuksesan penyelenggaraan tahun ini. Kartono berharap bahwa C’ketz akan terus memberikan solusi bagi para nelayan dalam menjalankan profesi mereka, serta tetap berperan dalam menghidupkan tradisi dan memajukan kehidupan masyarakat setempat.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIsran Noor Hadiri Upacara Penurunan Bendera di Istana dengan Kurtis
Next Article Prestasi Kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam Kaltim Expo 2023

Informasi lainnya

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

17 Maret 2026

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

17 Maret 2026

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Opini Alfi Salamah

Mewaspadai Komunisme

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau

Editorial Udex Mundzir

Sabar dan Doa: Kunci Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi