Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 9 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lonjakan Signifikan, Encik Wardana: Pemerintah Kurang Tanggap

Pemerintah perlu memberikan subsidi kepada petani agar biaya produksi padi bisa ditekan
Alfi SalamahAlfi Salamah27 Februari 2024 Daerah
Encik Wardana
Encik Wardana, Anggota Komisi II DPRD Kaltim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Harga beras di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami lonjakan signifikan. Hal ini tentu saja menambah beban masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

Beras Medium (kg). 15.650 ; 2. Beras Premium (kg). 17.600 sedang Gula Pasir bertengger di harga Rp 18.500.

Encik Wardani, anggota Komisi II DPRD Kaltim, angkat bicara. Ia mengkritik pemerintah yang dianggapnya kurang tanggap dalam mengatasi permasalahan ini.

“Di saat harga-harga barang lain sudah naik karena imbas kenaikan BBM, mustinya pemerintah bisa menekan kenaikan harga beras dengan solusi-solusi terbaik,” tegas Encik Wardana.

Menurut Encik, kenaikan harga beras ini tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti berkurangnya produksi padi akibat musim kemarau panjang, dan juga biaya produksi yang semakin tinggi.

“Pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini,” kata Encik.
“Jangan sampai masyarakat semakin terbebani dengan harga-harga kebutuhan pokok yang terus-menerus naik,” tambahnya.

Encik menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Di antaranya, c. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

“Pemerintah harus bergerak cepat dan tepat sasaran dalam mengatasi permasalahan ini,” ujar Encik.

“Jangan sampai rakyat kecil yang menjadi korban,” imbuhnya.

Kenaikan harga beras ini tentu saja berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitannya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Harga beras naik terus, sedangkan gaji kami tidak naik, bagaimana kami bisa hidup kalau begini terus?” keluh seorang warga Samarinda.

Warga berharap pemerintah dapat segera mengatasi permasalahan ini agar harga beras kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

BBM naik Encik Wardana Harga Beras
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePeran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik
Next Article 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Bayang-Bayang Dwifungsi

Editorial Udex Mundzir

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ekskul Pramuka Wajib di Sekolah, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.